Portal Berita Ekonomi Rabu, 23 Mei 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:20 WIB. BSM - Bank Syariah Mandiri mencatat pertumbuhan bisnis emas hingga 14% mencapai Rp2,5 triliun per April 2018.
  • 06:17 WIB. CSAP - Catur Sentosa Adiprana berencana menggelar private placement dengan mengincar dana segar Rp223,89 miliar.
  • 06:17 WIB. BBKP - Bank Bukopin memproyeksi NIM naik hingga ke atas 3% pada 2018.
  • 06:15 WIB. Bukopin - Bank Bukopin menargetkan rasio profitabiltias ke level 1,2% pada tahun ini.
  • 22:57 WIB. Siber - University of Greenwich didenda kisaran Rp2,2 miliar oleh Information Commisioner's Office (ICO) karena kebocoran data. 
  • 22:54 WIB. Qualcomm - Tiga ponsel Snapdragon 845 baru bakal sapa Indonesia di kuartal ketiga 2018.
  • 22:51 WIB. Dell EMC - Data center tercepat Dell EMC, PowerMax, tiba di Indonesia.
  • 22:46 WIB. HTC - HTC bocorkan tampang dan harga ponsel flagship terbarunya, U12.
  • 22:37 WIB. Xiaomi - Hadir di Indonesia, Redmi S2 dibanderol di kisaran Rp2,3 juta.
  • 22:25 WIB. Xiaomi - Xiaomi Mi Max 3 akan diperkenalkan pada Juli 2018.
  • 21:28 WIB. BTN - BTN akan menjaga NIM di level 4,5% sampai 4,9%.
  • 21:28 WIB. Pelindo III - Arus kunjungan kapal di pelabuhan yang dikelola Pelindo III pada QI 2018 capai 14.109 unit, tumbuh 7% YoY.
  • 21:27 WIB. JSMR - JSMR menempatkan 316 unit toilet portable di rest area di jalan tol fungsional.
  • 21:26 WIB. Pelindo III - Pelindo III catat pendapatan usaha Rp2,3 triliun pada Q1 2018, tumbuh 17% secara tahunan.
  • 21:23 WIB. JSMR - Sambut arus mudik dan balik, JSMR tambah kapasitas toilet wanita sebanyak 77 unit di rest area jalan tol.

Menteri Luhut Sebut Potensi Kekayaan Laut Indonesia Capai US$1,1 Triliun/Tahun

Foto Berita Menteri Luhut Sebut Potensi Kekayaan Laut Indonesia Capai US$1,1 Triliun/Tahun
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Maritim), Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan masih minimnya eksplorasi potensi kekayaan laut Indonesia. Sejauh ini, baru sekitar 8 persen kekayaan laut di Nusantara yang telah digarap. Padahal, potensi kekayaan laut Indonesia bila dieksplorasi dengan baik dapat dikonversikan menjadi pendapatan negara mencapai US$1,1 triliun per tahun.
 
Menko Luhut mengungkap belum optimalnya eksplorasi kekayaan laut Indonesia menjadi pekerjaan rumah untuk terus digenjot. "Nah, sekarang kita lagi kerjakan itu. Kita berharap bisa naikkan dengan cepat karena kekayaan laut kita per tahun kalau dieksplorasi lebih bagus lagi bisa menghampiri US$1,1 triliun. Yang sekarang kan masih kecil sekali," kata dia, di Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Sabtu, (26/8/2017)
 
Menko Maritim menjelaskan eksplorasi kekayaan laut idealnya dilakukan secara holistik. Artinya, menyeluruh dengan mempertimbangkan seluruh aspek. Dikatakannya, terdapat tiga sektor strategis dalam pengembangan kekayaan laut Indonesia. Rinciannya pariwisata, perikanan dan energi. "Penerimaan paling tinggi itu dari pariwisata, lalu perikanan dan energi. Jadi kita harusnya mengarah ke sana," terang dia.
 
Untuk sektor pariwisata, pemerintah Indonesia dibawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo alias Jokowi memang menaruh atensi besar. Indonesia sebagai negara maritim dinilai memiliki potensi yang besar untuk menjadi tujuan utama destinasi wisata. Sektor pariwisata didorong menjadi penyumbang pendapatan negara karena memiliki multiplier effect yang sangat besar. 
 
Untuk sektor perikanan, Menko Luhut menekankan pentingnya manajemen pengelolaan kekayaan hasil laut. Di Indonesia terdapat 11 zona sumber ikan tangkap yang menjadi fokus Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) yang membentang dari Laut Cina Selatan hingga Laut Flores. Agar maksimal, pemerintah menempuh berbagai upaya untuk mencegah penangkapan ikan secara serampangan.
 
Selanjutnya, Menko Luhut menyatakan sektor energi di lautan Indonesia juga memiliki potensi untuk dieksplorasi. Diperkirakan laut Indonesia menyimpan kandungan minyak bumi mencapai 100 miliar barel. Kekayaan yang melimpah membuat pemerintah mesti senantiasa waspada terhadap berbagai macam ancaman. Batas laut Indonesia diketahui terbentang 54 ribu kilometer yang perlu dikelola dengan baik. 

Tag: Luhut Binsar Pandjaitan, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya, Perikanan

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Tri Yari Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5751.119 17.265 581
2 Agriculture 1536.973 -7.060 19
3 Mining 1886.748 -21.649 44
4 Basic Industry and Chemicals 765.298 7.655 69
5 Miscellanous Industry 1214.366 59.135 44
6 Consumer Goods 2364.710 1.726 45
7 Cons., Property & Real Estate 447.724 0.634 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 994.091 8.563 64
9 Finance 995.694 -3.806 92
10 Trade & Service 895.661 0.743 139
No Code Prev Close Change %
1 MITI 101 136 35 34.65
2 ETWA 74 99 25 33.78
3 LPIN 910 1,100 190 20.88
4 FORZ 416 500 84 20.19
5 FREN 110 132 22 20.00
6 UNIT 270 318 48 17.78
7 HOME 88 100 12 13.64
8 TMAS 960 1,060 100 10.42
9 KONI 252 278 26 10.32
10 BGTG 93 102 9 9.68
No Code Prev Close Change %
1 SAFE 260 210 -50 -19.23
2 SKYB 496 420 -76 -15.32
3 INCF 166 144 -22 -13.25
4 GOLD 486 436 -50 -10.29
5 PJAA 1,400 1,260 -140 -10.00
6 GDYR 1,995 1,800 -195 -9.77
7 LPLI 185 168 -17 -9.19
8 MDIA 238 220 -18 -7.56
9 ASJT 340 316 -24 -7.06
10 SQMI 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,760 2,720 -40 -1.45
2 IKAI 446 420 -26 -5.83
3 FREN 110 132 22 20.00
4 WOOD 545 530 -15 -2.75
5 KREN 655 670 15 2.29
6 ASII 6,525 6,950 425 6.51
7 BMTR 540 545 5 0.93
8 PTBA 3,830 3,790 -40 -1.04
9 MITI 101 136 35 34.65
10 BBNI 7,300 7,125 -175 -2.40