Portal Berita Ekonomi Minggu, 22 Oktober 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 10:49 WIB. JICA - Kemenperin¬†dan JICA melakukan kerja sama dalam pengembangan industri potensial.
  • 08:58 WIB. Somalia¬†- Somalia deklarasikan perang dengan Al-Shabaab.
  • 08:57 WIB. Filipina - Kapal perang Rusia tiba di Filipina.
  • 08:54 WIB. Malaysia - Dua WNI tewas setelah longsor terjang wilayah di Tanjung Bungah, Penang, Malaysia.
  • 08:53 WIB. Korea Selatan - Dua pesawat supersonik B-1B AS terbang rendah di langit Korea Selatan.
  • 08:51 WIB. Trump - Donald Trump hendak beberkan dokumen rahasia pembunuhan Joh F. Kennedy.
  • 08:50 WIB. Catalonia - Ambil alih Bacelona, Spanyol dicap lakukan 'kudeta' terhadap Catalonia.
  • 08:49 WIB. Korea Utara - Kapal induk AS mampir ke Korea Selatan pasca 'unjuk gigi' kekuatan pada Korea Utara.
  • 08:48 WIB. Nuklir - Vladimir Putin yakin tekonologi masa depan akan lebih ngeri dari bom nuklir.
  • 08:47 WIB. Duterte - Rodrigo Duterte: kalau polisi tidak berani, saya yang akan tembak penjahat.
  • 08:46 WIB. Catalonia - Otoritas Madrid siap ambil Barcelona, pemimpin Catalonia siap melawan.

Pemerintah Targetkan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca 29 Persen

Foto Berita Pemerintah Targetkan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca 29 Persen
Warta Ekonomi.co.id, Bandung -

Pemerintah berkomiten mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 29 persen. Angka ini diperoleh jika tidak menggunakan bantuan dari negara lain. Sebaliknya jika mendapatkan batuan negara-negara maju maka pemerintah akan menargetkan pengurangan emisi gas rumah kaca hingga 40 persen untuk mencapai target Indonesia hijau pada 2030.

Menanggapi hal tersebut, Head of Landscape Conservations Sustainability and Stakeholder Engagemet, Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas, Dolly Priatna mengatakan upaya mendukung program pemerintah tersebut, pihaknya sejak awal tahun 2013 tidak menggunakan hutan alam dalam memenuhi bahan baku melainkan mengoptimalkan hasil panen pohon yang ditanam prusahaan.

"Sejak awal 2013, 100 persen kita tidak melakukan penebangan dan menggunakan hanya hutan tanaman. Jadi kita tanam, panen kemudian digunakan bahan baku. Tentu kita lestarikan kawasan hutan yang masih tersisa," katanya kepada wartawan usai melakukan kegiatan penanaman bibit pohon di Sekolah Staf dan Pimpinan Polri (Sespim Polri) Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (29/8/2017).

Pelestarian hutan ini tidak hanya  terfokus pada wilayah konservasi saja tetapi Sinar Mas melihat pada skala bentang alam karena upaya yang dilakukan di setiap tempat saling berhubungan. 

Priatna mencontohkan seperti pada skala Sesmim Polri, ada perlindungan lingkungan dari pencegahan bencana tanah longsor juga melindungi mata air yang ada. Kegiatan ini diharapkan bisa dikembangkan pada skala yang lebih luas dandiikuti oleh stake holder lain di wilayah Sespim sehingga upaya pencegahan tanah longsor maupun perlindungn mata air itu bisa berjalan dengan baik. 

"Nah, ini merupakan upaya dari pihak swasta dalam mencapai target pemerintah tersebut," ucapnya

Penanaman 1.600 bibit pohon diwilayah Lembang Bandung Jawa Barat ini, menurutnya bukan wujud dari kegiatan CSR melainkan komitmen konservasi skala bentang alam. 

"Jadi kalau CSR yang dilakukan APP melaui pabrik-pabriknya sendiri. Klsu ini dari APP Group," ujarnya. 

APP lebih memfokuskan pelestarian alam di wilayah Sumatera dan Kalimantan sedangkan untuk Jawa Barat sudah kali kedua dilakukan. 

"Kita lebih banyak melakukan di Sumatera dan Kalimantan. Sedangkan di Jabar baru dua kali dilakukan," ungkapnya. 

Adapun, Kepala Sespim Polri Irjen Pol Wahyu Indra Pramugari mengapresiasi langkah konservasi lingkungan ini. Hal ini sesuai dengan upaya yang dilakukan pihaknya dalam melestatikan dua mata air di kompleks kawasan Sespim Polri yaitu Gadok 1 dan Gadok 2 di kawasan Lembang Kabupaten Bandung Barat.

"Di sini ada dua titik mata air yang berada di tebing. Yakni, Gadok 1 yang kita namakan kompleks Salsabila dan Gadok 2 yang dinamakan kompleks Al Kautsar. Kita sudah membangun bak penampungan untuk dimanfaatkan seluas-luasnya masyarakat sekitar," pungkasnya. 

Tag: Dolly Priatna, Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Vicky Fadil

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,622.47 3,586.11
British Pound GBP 1.00 17,819.44 17,635.67
China Yuan CNY 1.00 2,055.47 2,034.89
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,585.00 13,449.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,652.00 10,542.67
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,741.38 1,723.90
Dolar Singapura SGD 1.00 9,998.53 9,896.98
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,058.83 15,892.68
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,215.77 3,181.31
Yen Jepang JPY 100.00 12,005.13 11,881.79

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5929.549 19.019 564
2 Agriculture 1754.087 -2.560 18
3 Mining 1527.878 5.182 45
4 Basic Industry and Chemicals 634.942 2.086 68
5 Miscellanous Industry 1351.937 10.222 43
6 Consumer Goods 2506.331 7.379 45
7 Cons., Property & Real Estate 504.424 4.833 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1160.979 7.471 59
9 Finance 1030.441 4.914 90
10 Trade & Service 913.092 -9.075 131
No Code Prev Close Change %
1 ZINC 462 575 113 24.46
2 AKSI 442 545 103 23.30
3 BACA 193 220 27 13.99
4 TRAM 135 152 17 12.59
5 WTON 575 635 60 10.43
6 NIPS 428 470 42 9.81
7 GPRA 143 157 14 9.79
8 BPFI 450 490 40 8.89
9 DSFI 119 129 10 8.40
10 BRAM 7,200 7,775 575 7.99
No Code Prev Close Change %
1 TRUS 195 127 -68 -34.87
2 HOME 272 214 -58 -21.32
3 TIFA 244 197 -47 -19.26
4 HDTX 478 390 -88 -18.41
5 BIRD 4,700 4,260 -440 -9.36
6 APII 254 234 -20 -7.87
7 MPPA 635 585 -50 -7.87
8 ADMG 224 208 -16 -7.14
9 BUVA 560 525 -35 -6.25
10 JGLE 133 125 -8 -6.02
No Code Prev Close Change %
1 HOME 272 214 -58 -21.32
2 TRAM 135 152 17 12.59
3 BUMI 204 212 8 3.92
4 TIFA 244 197 -47 -19.26
5 TLKM 4,210 4,270 60 1.43
6 PBRX 500 500 0 0.00
7 WIKA 1,810 1,900 90 4.97
8 BBCA 20,325 20,350 25 0.12
9 PGAS 1,660 1,680 20 1.20
10 SRIL 390 388 -2 -0.51