Portal Berita Ekonomi Senin, 18 Juni 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 05:24 WIB. Rusia - Sebuah taksi menabrak kerumunan pejalan kaki di Red Square, Moskow, dan membuat tujuh orang cedera.
  • 05:21 WIB. Kelapa -  Dinas Perkebunan Sulut berharap petani menghasilkan produk kelapa berkualitas agar mampu bersaing di pasar global.
  • 05:20 WIB. Kamboja - Pangeran Kamboja Norodom Ranariddh terluka parah dalam kecelakaan mobil di Sihanoukville.
  • 05:19 WIB. Manado - Otoritas Pelabuhan Manado melaporkan arus balik dari Manado ke daerah lain masih sepi.
  • 05:17 WIB. Pangan - Pemkab Minahasa akan melakukan pemantauan kondisi harga bahan kebutuhan pokok setelah lebaran.
  • 05:15 WIB. Karawang - Empat nelayan asal Desa Muara dikabarkan hilang di perairan Tangkolak Cilamaya.
  • 05:15 WIB. Sumut - Polda Sumatera Utara melaporkan terjadi delapan kasus kriminal pada H+3 Lebaran.
  • 05:13 WIB. Elpiji - Pertamina MOR I menambah pasokan elpiji 3 kg sebanyak 85.120 tabung untuk Asahan selama Lebaran 2018.
  • 20:32 WIB. Samsung - Samsung terancam kena denda US$1,2 miliar setelah tertangkap tangan gunakan teknologi entitas lain tanpa izin.
  • 20:23 WIB. Facebook - Facebook sembunyikan iklan senjata untuk remaja.
  • 20:13 WIB. Samsung - Operasional Samsung pada 2020 bakal gunakan 100% energi terbarukan.
  • 20:11 WIB. Foxconn - Perusahaan perakit iPhone, Foxconn, kini punya kantor pusat di Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat.
  • 20:08 WIB. Google - Gmail di iOS pilih email penting pakai kecerdasan buatan.
  • 20:04 WIB. WhatsApp - Tahun 2020, WhatsApp di iOS 7 tamat.
  • 19:59 WIB. Samsung - Smartphone lipat Samsung yang diperkirakan bernama Galaxy ditaksir bakal dijual seharga US$1800.

Pasca-penetapan HET Beras, Serapan Bulog Meningkat

Foto Berita Pasca-penetapan HET Beras, Serapan Bulog Meningkat
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -

Penyerapan beras di Bulog Sulselbar mengalami peningkatan signifikan pasca-penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) per 1 September 2017. Lonjakan penyerapan beras di tingkat petani mencapai 50-70 persen. "PascaHET, petani antre memasukkan beras di gudang-gudang Bulog," kata salah seorang mitra Bulog Sulselbar, Bambang, kepada Warta Ekonomi, Selasa, (5/9/2017). 

Sebelum penetapan HET, Bambang mengaku hanya mengumpulkan sekitar 300 ton beras milik petani. Namun, sekarang penyerapan beras bisa di atas 500 ton. Penetapan HET, ditegaskan dia, sangat menguntungkan petani dan konsumen lantaran adanya kepastian harga. "Sebelum ada HET, terkadang kan ada kecemasan di petani terkait harga yang dipotong," tuturnya.

Menurut Bambang, penetapan HET memang membuat petani antusias menjual berasnya ke Bulog. "Sebelumnya, mereka (petani) banyak yang lari ke pasaran umum. Tapi, sekarang dengan adanya HET, mereka lebih pilih jual ke Bulog," ucap dia.

Kepala Kodim 1405/Malusetasi, Letkol Syarifuddin, mengatakan pihaknya terus membantu Bulog Sulselbar dalam meningkatkan serapan beras dari petani, termasuk mensosialisasikan penerapan HET. Sedikitnya puluhan babinsa dikerahkan untuk mendorong petani menjual beras ke gudang-gudang Bulog. Toh, Bulog adalah representasi pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan.

"Kami turun langsung ke lapangan untuk meyakinkan petani menjual beras ke Bulog untuk stabilisasi harga pangan," ucap Syarifuddin. 

Kepala Divisi Perum Bulog Sulselbar, Dindin Syamsuddin, menambahkan penetapan HET beras bertujuan untuk melindungi konsumen dari fluktuasi harga pangan. Peningkatan harga beras selain dipicu penetapan HET juga dipengaruhi adanya fleksibilitas harga. "Intinya penetapan HET beras itu untuk melindungi konsumen. Di tataran petani juga kan menguntungkan," ucapnya.

Dindin memastikan penetapan HET beras tidak akan berpengaruh pada serapan Bulog Sulselbar. Toh, harga yang ditetapkan memang sudah diperhitungkan merupakan yang paling aman bagi seluruh pihak. Bila pun terjadi gejolak harga, Bulog siap melakukan operasi pasar bergantung perintah dari pimpinannya di pusat. konsumen. 

Penetapan HET untuk beras medium dan premium dilakukan variatif bergantung pada zona. Artinya harga tertinggi beras di tiap daerah berbeda, bergantung apakah daerah itu produsen atau tidak. Kementerian Perdagangan (Kemendag) sendiri telah mengimplementasikan penetapan HET mulai 1 September 2017. 

Untuk beras jenis medium, pemerintah akan menetapkan HET di pulau Jawa, Lampung, Sumatra Selatan, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara Barat sebesar Rp9.450 per kg. Sementara, HET beras medium di Sumatera (terkecuali Lampung dan Sumatra Selatan), Kalimantan, serta Nusa Tenggara Timur, tercatat sebesar Rp9.950 per kg. Adapun, HET beras medium tertinggi terdapat di Papua dan Maluku sebesar Rp10.250 per kg.

Selanjutnya, HET beras premium di Jawa, Lampung, dan Sumatra Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi dipatok Rp12.800 per kg. Sedangkan, HET beras premium di Sumatra (kecuali Lampung dan Sumatra Selatan), Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan dipatok di angka Rp13.300 per kg. Lalu, HET beras premium Papua dan Maluku terbilang Rp13.600 per kg. 

Tag: Beras, Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog), Dindin Syamsuddin

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Tri Yari Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5993.627 -113.071 587
2 Agriculture 1535.417 -16.568 19
3 Mining 1950.048 -19.774 44
4 Basic Industry and Chemicals 810.011 -8.507 70
5 Miscellanous Industry 1230.258 -8.573 45
6 Consumer Goods 2439.310 -39.956 45
7 Cons., Property & Real Estate 473.172 -5.498 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1040.501 -26.112 65
9 Finance 1059.149 -33.106 93
10 Trade & Service 902.658 -6.794 141
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10