Portal Berita Ekonomi Sabtu, 18 November 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:15 WIB. Amerika Serikat - Otoritas AS kembangkan sistem pertahanan berbasis luar angkasa.
  • 23:14 WIB. Palestina - Otoritas AS ancam akan tutup kantor perwakilannya di Palestina.
  • 23:13 WIB. Lebanon - Otoritas Arab Saudi minta warganya segara tinggalkan Lebanon.
  • 23:12 WIB. Lebanon - Bahas krisis Politik, PM Lebanon melawat ke Prancis.
  • 23:10 WIB. Israel - Menlu Berut: perang melawan Beirut, Israel akan kalah.
  • 22:01 WIB. Bawang Merah - Harga bawang merah di Kepulauan Bangka Belitung mengalami kenaikan.
  • 22:00 WIB. Cabai - Harga cabai merah di sejumlah pasar tradisional di Kepulauan Bangka Beltung turun.
  • 22:00 WIB. Toyota - Toyota wilayah Riau memberikan penghargaan ke 23 karyawan berupa emas.
  • 21:59 WIB. Pertanian - BPTP Provinsi Riau berkomitmen mendorong pengembangan pertanian di daerah perbatasan.
  • 21:58 WIB. Medco - Produksi minyak dan gas bumi Medco E&P Indonesia dan Medco E&P Natuna naik pada semester pertama 2017.
  • 21:56 WIB. Pertamina Lubricants - Pertamina Lubricants berhasil meraih Platinum SNI Award 2017 dari Badan Standardisasi Nasional.
  • 21:49 WIB. Kemenhub - Kemenhub menargetkan pembangunan jalur kereta api ganda dari Jakarta hingga Merak bisa rampung di 2019.
  • 21:47 WIB. BFI - BFI Finance masih mengandalkan segmen mobil bekas untuk menggenjot penyaluran pembiayaan sepanjang 2017.
  • 21:45 WIB. MUF - Mandiri Utama Finance menargetkan pertumbuhan aset pada 2018 bisa mencapai kisaran 28%.
  • 21:38 WIB. Liga Inggris - Arsenal 2 - 0 Tottenham Hotspurs

Presiden Jokowi Ajak Petani Berkorporasi

Foto Berita Presiden Jokowi Ajak Petani Berkorporasi
Warta Ekonomi.co.id, Bandung -

Presiden RI Joko Widodo menginginkan seluruh petani di Indonesia untuk berkorporasi agar mendapatkan keuntungan besar dari hasil produk pertaniannya yang akan berdampak pada meningkatnya kesejahteraan mereka. 

Jokowi mengatakan, saat ini para petani masih berkutat pada sektor budidaya padahal keuntungan yang paling besar ada pada proses bisnis atau agrobisnisnya.

Hal itu disampaikan Jokowi saat berorasi ilmiah pada sidang terbuka dalam rangka Dies Natalis Institut Pertanian Bogor (IPB) ke-54. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) turut hadir pada acara yang digelar di Graha Widya Wisuda kampus IPB Dramaga Bogor, Rabu (6/9/2017). 

"Keuntungan yang besar itu ada pada proses agrobisnis nya bukan pada budidaya, paradigma inilah yang harus diubah dan ini akan menjadi fokus kita kedepan," ujar Jokowi.

Jokowi mencontohkan, PT BUMR (Badan usaha Milik Rakyat) Pangan yang ada di Desa Sukaraja Kabupaten Sukabumi telah berhasil mensejahterakan 1.253 petani yang sudah bergabung di perusahaan tersebut.

"Minggu yang lalu saya ke Sukabumi saya ingin mencari apakah sudah ada korporasi petani ternyata ada namanya PT BUMR Pangan. Ini adalah korporasi petani yang dikorporasikan antara petani-petani yang ada bukan tanah-tanah yang ada," ucapnya.

Ada empat program unggulan yang dimiliki oleh perusahaan tersebut, yaitu pemberian pinjaman tanpa bunga kepada petani yang sudah menjadi anggota, dibayar panen Gabah Kering Panen (GKP), pendampingan petani dan asuransi gagal panen (puso).

"Saya sangat menghargai cara-cara modern mengkorporasi petani seperti itu, saya kira petani kita harus mencontohnya, kalau di Sukabumi bisa kenapa di daerah lain tidak bisa," harapnya.

Jokowi optimistis IPB memiliki kemampuan untuk menyiapkan petani-petani kearah itu dan mampu membuat membuat aplikasi-aplikasi modern pertanian agar mampu bersaing dengan negara-negara lain.

"Saya memiliki keyakinan IPB memiliki kemampuan untuk itu. Aplikasi-aplikasi yang modern juga harus disiapkan, bagaimana memberikan drone, google earth, pakai semuanya, tanpa itu sulit rasanya kita bersaing dengan negara-negara lain," tutur Jokowi.

Dalam Dies Natalis IPB ke-54 yang dihadiri pula Menko PMK Puan Maharani, Menristekdikti M Nassir dan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan ini Jokowi berpesan, IPB untuk terus kerjasama dengan pemerintah dan tak berhenti melahirkan inovasi baru.

"Terus turun ke lapangan membantu mewujudkan kemandirian petani Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan petani, selamat hari lahir IPB yang ke-54," ucap Jokowi.

Sementara itu, Rektor IPB Herry Suhardiyanto berharap pada dies natalis IPB ke-54 ini para pemangku kebijakan menempatkan isu dan persoalan pertanian serta pangan menjadi fokus bersama demi terwujudnya kemajuan bangsa. 

"Kami juga siap melahirkan ide, karya dan inovasi dalam upaya mengembangkan pertanian Indonesia dan mewujudkan sistem pertanian yang tangguh," ujarnya.

Lebih lanjut Rektor mengatakan, IPB dituntut untuk memberikan solusi berbagai masalah yang dihadapai bangsa khususnya di bidang pertanian. Oleh karena itu, IPB telah menetapkan agenda riset yang meliputi pangan, energi, ekologi, penanggulangan kemiskinan dan biomedis.

"Sebagai perguruan tinggi terkemuka IPB selalu berkomitmen menghasilkan inovasi yang berguna, ini karena inovasi terbukti menjadi penggerak perekonomian di banyak negara," jelasnya.

 

Dalam kesempatan ini, Rektor IPB menyerahkan benih bibit padi unggul jenis IPB3S kepada Gubernur Jabar, Gubernur Aceh, Bupati Banggai dan Bupati Merauke yang akan dikembangkan di daerahnya masing-masing. Benih padi unggulan yang sulit dimasuki hama, produktif dan hemat air ini merupakan hasil karya inovasi mahasiswa IPB dan saat ini sudah memasuki tahap diseminasi kepada masyarakat. 

Tag: Joko Widodo (Jokowi), Petani, Institut Pertanian Bogor (IPB)

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Vicky Fadil

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,622.47 3,586.11
British Pound GBP 1.00 17,989.26 17,803.79
China Yuan CNY 1.00 2,049.73 2,029.21
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,585.00 13,449.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,330.03 10,223.93
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,739.79 1,722.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,036.94 9,934.26
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,058.83 15,892.68
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,263.66 3,228.66
Yen Jepang JPY 100.00 12,086.30 11,963.17

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6051.732 13.825 562
2 Agriculture 1744.479 -5.651 18
3 Mining 1583.409 -1.889 43
4 Basic Industry and Chemicals 661.247 4.339 68
5 Miscellanous Industry 1375.383 -5.666 43
6 Consumer Goods 2594.790 -30.613 45
7 Cons., Property & Real Estate 500.839 1.989 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1157.617 -1.198 58
9 Finance 1064.875 15.680 90
10 Trade & Service 900.127 2.538 132
No Code Prev Close Change %
1 ESSA 159 180 21 13.21
2 CANI 280 312 32 11.43
3 RIMO 202 224 22 10.89
4 WINS 350 378 28 8.00
5 IIKP 252 272 20 7.94
6 MYTX 127 137 10 7.87
7 MAMI 98 105 7 7.14
8 ADMG 204 218 14 6.86
9 MARK 1,395 1,490 95 6.81
10 SCMA 2,000 2,130 130 6.50
No Code Prev Close Change %
1 INCF 210 173 -37 -17.62
2 PTSN 242 210 -32 -13.22
3 ARII 950 850 -100 -10.53
4 FORU 208 187 -21 -10.10
5 AIMS 152 137 -15 -9.87
6 RMBA 378 346 -32 -8.47
7 TIRA 262 240 -22 -8.40
8 BULL 184 169 -15 -8.15
9 HDFA 191 176 -15 -7.85
10 CMPP 376 350 -26 -6.91
No Code Prev Close Change %
1 PBRX 488 494 6 1.23
2 MNCN 1,460 1,475 15 1.03
3 SIMA 408 402 -6 -1.47
4 BMTR 590 580 -10 -1.69
5 BTEK 132 130 -2 -1.52
6 BBRI 3,210 3,290 80 2.49
7 RIMO 202 224 22 10.89
8 ESSA 159 180 21 13.21
9 BBCA 21,025 21,175 150 0.71
10 TLKM 4,200 4,200 0 0.00