Portal Berita Ekonomi Sabtu, 26 Mei 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:52 WIB. Pfizer - Pfizer Inc setuju untuk membayar denda sebesar US$23,85 juta.
  • 10:05 WIB. Mandiri - Sampai Maret 2018, LDR Bank Mandiri tercatat 90,67%, meningkat dibanding posisi tahun sebelumnya 89,22%.
  • 10:04 WIB. Mandiri - Bank Mandiri akan jaga rasio loan to deposit ratio (LDR) di level optimal sekitar 90%.
  • 10:03 WIB. Mandiri - Hingga Q1 2018, penempatan dana Bank Mandiri pada obligasi tercatat Rp 30 triliun.
  • 10:01 WIB. AGRO - Total aset BRI Agro pada Q1 2018 sebesar Rp17,8 triliun, meningkat 46,76% (year over year) dari Rp12,1 triliun.
  • 09:59 WIB. AGRO - Kredit BRI Agro tumbuh 45,55% (year over year), dari Rp8,6 triliun pada Maret 2017 menjadi Rp12,5 triliun pada Maret 2018.
  • 09:58 WIB. AGRO - Mayoritas saham BRI Agro sudah mencapai 86,81% dimiliki oleh Bank BRI. 
  • 09:57 WIB. AGRO - BRI Agro bukukan laba sebesar Rp68 miliar sampai Maret 2018, meningkat 86,7%.
  • 09:54 WIB. Bulog - Perum Bulog wilayah Kalbar gelar gerakan stabilisasi harga pangan di sejumlah titik di daerah setempat.
  • 09:53 WIB. PT PJB - PT PJB UP Gresik mampu kurangi emisi CO2 hingga 2.72 juta metrik ton dalam 3 tahun terakhir.
  • 09:52 WIB. PT PJB - PT PJB boyong "Award of Excellence in Energy Management" dari Clean Energy Ministerial (CEM).
  • 09:49 WIB. Himbara - Himbara bekerja sama dengan Lion Parcel untuk kembangkan BUMDes .
  • 09:46 WIB. PLN - PLN Muara Teweh beri pelayanan gratis bagi rumah ibadah yang menambah daya listrik.
  • 09:45 WIB. AP I - Dalam memperluas bandara dengan mereklamasi pantai, PT I diimbau perhatikan lingkungan.

Presiden Jokowi Ajak Petani Berkorporasi

Foto Berita Presiden Jokowi Ajak Petani Berkorporasi
Warta Ekonomi.co.id, Bandung -

Presiden RI Joko Widodo menginginkan seluruh petani di Indonesia untuk berkorporasi agar mendapatkan keuntungan besar dari hasil produk pertaniannya yang akan berdampak pada meningkatnya kesejahteraan mereka. 

Jokowi mengatakan, saat ini para petani masih berkutat pada sektor budidaya padahal keuntungan yang paling besar ada pada proses bisnis atau agrobisnisnya.

Hal itu disampaikan Jokowi saat berorasi ilmiah pada sidang terbuka dalam rangka Dies Natalis Institut Pertanian Bogor (IPB) ke-54. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) turut hadir pada acara yang digelar di Graha Widya Wisuda kampus IPB Dramaga Bogor, Rabu (6/9/2017). 

"Keuntungan yang besar itu ada pada proses agrobisnis nya bukan pada budidaya, paradigma inilah yang harus diubah dan ini akan menjadi fokus kita kedepan," ujar Jokowi.

Jokowi mencontohkan, PT BUMR (Badan usaha Milik Rakyat) Pangan yang ada di Desa Sukaraja Kabupaten Sukabumi telah berhasil mensejahterakan 1.253 petani yang sudah bergabung di perusahaan tersebut.

"Minggu yang lalu saya ke Sukabumi saya ingin mencari apakah sudah ada korporasi petani ternyata ada namanya PT BUMR Pangan. Ini adalah korporasi petani yang dikorporasikan antara petani-petani yang ada bukan tanah-tanah yang ada," ucapnya.

Ada empat program unggulan yang dimiliki oleh perusahaan tersebut, yaitu pemberian pinjaman tanpa bunga kepada petani yang sudah menjadi anggota, dibayar panen Gabah Kering Panen (GKP), pendampingan petani dan asuransi gagal panen (puso).

"Saya sangat menghargai cara-cara modern mengkorporasi petani seperti itu, saya kira petani kita harus mencontohnya, kalau di Sukabumi bisa kenapa di daerah lain tidak bisa," harapnya.

Jokowi optimistis IPB memiliki kemampuan untuk menyiapkan petani-petani kearah itu dan mampu membuat membuat aplikasi-aplikasi modern pertanian agar mampu bersaing dengan negara-negara lain.

"Saya memiliki keyakinan IPB memiliki kemampuan untuk itu. Aplikasi-aplikasi yang modern juga harus disiapkan, bagaimana memberikan drone, google earth, pakai semuanya, tanpa itu sulit rasanya kita bersaing dengan negara-negara lain," tutur Jokowi.

Dalam Dies Natalis IPB ke-54 yang dihadiri pula Menko PMK Puan Maharani, Menristekdikti M Nassir dan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan ini Jokowi berpesan, IPB untuk terus kerjasama dengan pemerintah dan tak berhenti melahirkan inovasi baru.

"Terus turun ke lapangan membantu mewujudkan kemandirian petani Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan petani, selamat hari lahir IPB yang ke-54," ucap Jokowi.

Sementara itu, Rektor IPB Herry Suhardiyanto berharap pada dies natalis IPB ke-54 ini para pemangku kebijakan menempatkan isu dan persoalan pertanian serta pangan menjadi fokus bersama demi terwujudnya kemajuan bangsa. 

"Kami juga siap melahirkan ide, karya dan inovasi dalam upaya mengembangkan pertanian Indonesia dan mewujudkan sistem pertanian yang tangguh," ujarnya.

Lebih lanjut Rektor mengatakan, IPB dituntut untuk memberikan solusi berbagai masalah yang dihadapai bangsa khususnya di bidang pertanian. Oleh karena itu, IPB telah menetapkan agenda riset yang meliputi pangan, energi, ekologi, penanggulangan kemiskinan dan biomedis.

"Sebagai perguruan tinggi terkemuka IPB selalu berkomitmen menghasilkan inovasi yang berguna, ini karena inovasi terbukti menjadi penggerak perekonomian di banyak negara," jelasnya.

 

Dalam kesempatan ini, Rektor IPB menyerahkan benih bibit padi unggul jenis IPB3S kepada Gubernur Jabar, Gubernur Aceh, Bupati Banggai dan Bupati Merauke yang akan dikembangkan di daerahnya masing-masing. Benih padi unggulan yang sulit dimasuki hama, produktif dan hemat air ini merupakan hasil karya inovasi mahasiswa IPB dan saat ini sudah memasuki tahap diseminasi kepada masyarakat. 

Tag: Joko Widodo (Jokowi), Petani, Institut Pertanian Bogor (IPB)

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Vicky Fadil

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5975.742 29.204 583
2 Agriculture 1545.561 -3.579 19
3 Mining 1874.083 5.539 44
4 Basic Industry and Chemicals 797.876 9.669 69
5 Miscellanous Industry 1255.404 1.089 44
6 Consumer Goods 2467.513 7.000 45
7 Cons., Property & Real Estate 463.741 1.542 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1016.181 -6.306 65
9 Finance 1058.646 9.953 92
10 Trade & Service 911.636 5.660 140
No Code Prev Close Change %
1 HOME 120 156 36 30.00
2 CMPP 240 300 60 25.00
3 TRUK 430 535 105 24.42
4 SKBM 436 535 99 22.71
5 VINS 128 150 22 17.19
6 CAMP 444 520 76 17.12
7 NELY 118 134 16 13.56
8 SKYB 430 488 58 13.49
9 KBLV 540 600 60 11.11
10 NAGA 218 242 24 11.01
No Code Prev Close Change %
1 TGRA 585 458 -127 -21.71
2 YPAS 790 620 -170 -21.52
3 SONA 3,200 2,750 -450 -14.06
4 RDTX 6,500 5,625 -875 -13.46
5 FREN 110 97 -13 -11.82
6 MITI 131 116 -15 -11.45
7 IDPR 900 800 -100 -11.11
8 SDMU 298 272 -26 -8.72
9 TRUS 238 218 -20 -8.40
10 CNTX 650 600 -50 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 BHIT 119 121 2 1.68
2 PGAS 2,170 2,080 -90 -4.15
3 BBRI 3,060 3,120 60 1.96
4 KREN 750 740 -10 -1.33
5 ERAA 2,730 2,730 0 0.00
6 MNCN 1,235 1,240 5 0.40
7 TARA 830 840 10 1.20
8 UNTR 36,950 37,500 550 1.49
9 TLKM 3,560 3,560 0 0.00
10 INKP 15,250 16,000 750 4.92