Portal Berita Ekonomi Minggu, 17 Desember 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:06 WIB. BBRI - BRI mencatat pertumbuhan kredit 10,1% yoy menjadi Rp664 triliun per kuartal III-2017.
  • 14:02 WIB. BBRI - BRI optimistis pertumbuhan kredit pada tahun depan bisa mencapai dua digit.
  • 14:02 WIB. BBRI - BRI mengaku belum menentukan berapa dana yang akan diberikan untuk pembiayaan LRT.
  • 14:00 WIB. Fintech - Esta Kapital Fintek resmi mendaftarkan diri di Otoritas Jasa Keuangan.
  • 13:59 WIB. Mahaka - Mahaka Group meyakini bisnis media masih akan tumbuh cukup baik pada 2018.
  • 13:55 WIB. Jabar - Gubernur Aher mengimbau masyarakat tetap melakukan ativitas normal pascagempa, namun tetap harus waspada.
  • 13:54 WIB. Furukawa - Furukawa Battery menargetkan mampu menjual dua juta unit produk di Indonesia pada 2018.
  • 13:19 WIB. Kemensos - Mensos Khofifah memimpin doa untuk Palestina di Pamekasan.
  • 13:15 WIB. Cilacap - BPBD melaporkan 110 rumah di Cilacap rusak akibat gempa berkekuatan 6,9 SR.
  • 13:10 WIB. Lebak - BPBD menyatakan tidak ada kerusakan di Lebak akibat gempa tektonik di selatan Jawa.
  • 12:41 WIB. Jokowi - Presiden Jokowi menganugerahkan Tanda Kehormatana Satyalancana Kebaktian Sosial ke para donor darah Sukarela 100 kali di Istana Bogor.

Harga Ikan Laut di Kotabaru Bikin Geleng-geleng Kepala

Foto Berita Harga Ikan Laut di Kotabaru Bikin Geleng-geleng Kepala
Warta Ekonomi.co.id, Kotabaru -

Harga ikan laut di pasar-pasar harian dan Pasar Kemakmuran, di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, akhir-akhir ini mengalami kenaikan akibat gelombang tinggi.

"Harga ikan masih mahal, karena sebagian nelayan masih banyak yang turun ke laut karena takut gelombang," ungkap seorang pedagang bakso ikan, Abi Rangga, di Kotabaru, Sabtu (9/9/2017).

Dirinya mengaku, tidak menggunakan daging sapi atau yang lainnya dalam membuat bakso, tetapi menggunakan bahan baku ikan parang-parang.

Ikan parang-parang saat ini jarang ada di jual pedagang di pasar ikan. Seandainya pun ada harganya naik dari harga biasa. Biasanya, dalam sekali memproduksi pentol bakso ikan, Abi Rangga memerlukan ikan parang-parang rata-rata 50 kilogram.

Namun akhir-akhir ini, jumlah tersebut jarang terpenuhi, sementara permintaan bakso ikan masih tetap tinggi. Harga ikan laut mahal juga dialami oleh sejumlah pedagang sayur keliling dan para ibu rumah tangga di Kotabaru.

Mereka yang biasanya membawa uang untuk membeli ikan Rp25.000 cukup untuk satu hari, kini tidak cukup lagi karena harga ikan laut hampir semua jenis melonjak. Seorang ibu rumah tangga di Pulaulaut Utara, Ummi Fatimah, mengaku sudah lebih 10 hari tidak berbelanja ikan laut, karena harganya ya cukup mahal.

"Ya kita membuat lauk dari bahan telur ayam ras, karena ikan laut harganya mahal," tuturnya.

Sebelumnya, sebagian nelayan bagan di Kotabaru, mulai bangkit dengan membangun kembali perangkap ikan yang ambruk akibat diterjang gelombang tinggi. Seorang punggawa atau juragan Bagan H Ranja, mengatakan, meski belum semua sebagian nelayan sudah mulai mencoba untuk beraktivitas kembali, dan memperbaiki bagan yang ambruk.

Bagan yang tingkat kerusakannya kecil yang diutamakan untuk diperbaiki, agar bisa segera digunakan untuk menangkap ikan. Sementara itu, bagan yang tingkat kerusakannya berat, tetapi dibiarkan menunggu punya modal besar untuk membangun kembali.

Meski sudah mulai beraktivitas, nelayan masih belum bisa memperoleh hasil maksimal, bahkan untuk menutupi biaya operasional membeli BBM mesin genset untuk bagan, dan BBM kapal masih belum cukup.

"Hasil ikannya masih minim, tidak seperti tahun lalu. Sejak Maret hingga September ini hasil bagan minim," pungkasnya. (HYS/Ant)

Tag: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Perikanan, Nelayan, Kalimantan Selatan

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: WE

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,637.41 3,601.05
British Pound GBP 1.00 18,337.60 18,152.07
China Yuan CNY 1.00 2,063.29 2,042.71
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,641.00 13,505.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,464.01 10,356.98
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,746.41 1,728.88
Dolar Singapura SGD 1.00 10,135.23 10,030.45
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,084.10 15,922.40
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,346.66 3,310.86
Yen Jepang JPY 100.00 12,163.17 12,038.69

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6119.419 5.766 567
2 Agriculture 1615.559 6.106 19
3 Mining 1564.401 1.285 43
4 Basic Industry and Chemicals 672.709 -3.081 69
5 Miscellanous Industry 1382.572 -1.885 43
6 Consumer Goods 2705.365 24.718 45
7 Cons., Property & Real Estate 486.014 3.440 66
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1145.607 -2.150 60
9 Finance 1081.116 -5.142 89
10 Trade & Service 906.333 3.449 133
No Code Prev Close Change %
1 DWGL 316 394 78 24.68
2 MARI 1,010 1,250 240 23.76
3 MDLN 300 370 70 23.33
4 MYOR 2,070 2,500 430 20.77
5 MFMI 650 770 120 18.46
6 CANI 250 294 44 17.60
7 JGLE 98 115 17 17.35
8 ITMA 565 660 95 16.81
9 RELI 374 426 52 13.90
10 SDMU 304 344 40 13.16
No Code Prev Close Change %
1 ASJT 595 515 -80 -13.45
2 KBLV 472 422 -50 -10.59
3 RODA 170 155 -15 -8.82
4 ARII 910 855 -55 -6.04
5 ALKA 334 314 -20 -5.99
6 GTBO 185 175 -10 -5.41
7 MTWI 149 141 -8 -5.37
8 IBST 8,550 8,100 -450 -5.26
9 BUMI 272 258 -14 -5.15
10 PORT 390 370 -20 -5.13
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 354 374 20 5.65
2 INKP 5,200 5,200 0 0.00
3 BUMI 272 258 -14 -5.15
4 AISA 480 492 12 2.50
5 BBRI 3,460 3,390 -70 -2.02
6 PBRX 498 520 22 4.42
7 BMTR 575 580 5 0.87
8 TLKM 4,250 4,230 -20 -0.47
9 DWGL 316 394 78 24.68
10 MNCN 1,280 1,295 15 1.17