Portal Berita Ekonomi Rabu, 18 Juli 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:12 WIB. BPJSTK - BPJS Ketenagakerjaan perkenalkan voice assistant GINA, singkatan dari Agen Perlindungan Pekerja.
  • 11:11 WIB. Facebook - Facebook kenang 100 tahun Nelson Mandela di news feed.
  • 11:11 WIB. Korea Selatan - Operator seluler Korea Selatan sepakat luncurkan 5G bersamaan.
  • 11:10 WIB. Line - Line bawa Bitbox, layanan pertukaran mata uang kripto (cryptocurrency), ke Indonesia.
  • 11:09 WIB. BPJSTK - BPJS Ketenagakerjaan perkenalkan aplikasi digital untuk dukung pertumbuhan bisnis di tahun 2019.
  • 11:08 WIB. Teknologi - Gandeng Datascrip, FARO gelar konferensi dunia bahas tren teknologi 3D.
  • 11:06 WIB. Teknologi - Kecerdasan Buatan (AI) diprediksi bisa ciptakan lahan pekerjaan.
  • 11:04 WIB. Samsung - Sidik jari Galaxy S10 bakal tertanam di layar.
  • 11:03 WIB. Asian Games - Asian Games akan pamerkan 5G dan mobil tanpa sopir.
  • 11:02 WIB. Samsung - Pemindai iris siap hadir di ponsel murah Samsung.
  • 10:38 WIB. BTPN - BTPN sudah siapkan dana untuk lunasi bunga obligasi berkelanjutan III BTPN tahap II 2017 seri A.
  • 10:36 WIB. SDPC - Millenium Pharmacon mencatat pertumbuhan penjualan alat kesehatan mencapai 30% pada semester I-2018.
  • 10:35 WIB. AGRO -  BRI Agro akan terbitkan 5 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham.
  • 10:35 WIB. SDPC - Millenium Pharmacon International berencana memperkuat bisnis alat kesehatan.
  • 10:33 WIB. AGRO - BRI Agro pastikan lakukan rights issue sebesar Rp2 triliun pada September 2018.

2018, Kenaikan FFR Masih Bayangi Kinerja Mata Uang Garuda

Foto Berita 2018, Kenaikan FFR Masih Bayangi Kinerja Mata Uang Garuda
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Bank Indonesia (BI) memproyeksikan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada tahun depan masih tetap dibayangi oleh kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat atau Fed Fund Rate (FFR). Adapun untuk tahun ini kenaikan FFR diperkirakan hanya terjadi dua kali dari rencana tiga hingga empat kali.

Deputi Gubernur Senior BI, Mirza Adityaswara menuturkan bahwa pihaknya melihat adanya kepastian dinaikkannya suku bunga The Fed dua hingga tiga kali pada tahun depan, sehingga diperlukan kebijakan yang hati-hati.

"Situasi 2018 kami sarankan lebih baik berhati-hati karena tren kenaikan suku bunga AS berlanjut. Tahun ini mungkin hanya dua kali pasti tapi tahun depan tidak pasti apakah dua atau tiga kali, ini harus dipantau," ujar Mirza saat Rapat Kerja soal Asumsi Makro Ekonomi 2018 dengan Komisi XI DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (11/9/2017).

Selain suku bunga The Fed, pergerakan nilai tukar rupiah juga dapat terganjal dengan rencana dinaikkannya suku bunga Eropa yang saat ini masih di level negatif.

"Kalau terus meningkat di 2018 bisa saja daya tarik mata uang emerging market menjadi kurang dibanding situasi di 2017," tukasnya.

Oleh sebab itu, lanjutnya, kalau nilai tukar rupiah mau dibuat lebih kuat dari Rp13,500 per US$ pada tahun depan, kemungkinan maksimal hanya berada di range Rp13,400 per US$.

"Tapi lebih kuat dari itu rasanya kurang baik. Karena kurs adalah keseimbangan juga bagaimana kita tetap menjaga ekspor kita supaya kompetitif dan sambil kita berusaha menahan agar impor-impor yang tidak produktif bisa kita cegah," tutupnya.

Tag: Mirza Adityaswara, Bank Indonesia (BI)

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Rizka Kasila Ariyanthi

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5861.508 -43.650 597
2 Agriculture 1429.927 1.326 19
3 Mining 1993.546 -16.082 46
4 Basic Industry and Chemicals 767.037 -5.673 70
5 Miscellanous Industry 1164.985 -9.605 45
6 Consumer Goods 2425.201 -22.039 46
7 Cons., Property & Real Estate 447.948 3.850 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1073.667 5.217 70
9 Finance 1019.771 -15.877 91
10 Trade & Service 879.792 -4.151 143
No Code Prev Close Change %
1 CANI 162 214 52 32.10
2 TCPI 875 1,090 215 24.57
3 OKAS 270 334 64 23.70
4 GSMF 102 126 24 23.53
5 FORU 125 146 21 16.80
6 TGRA 600 670 70 11.67
7 RODA 520 580 60 11.54
8 WSKT 1,845 2,030 185 10.03
9 AGRO 328 360 32 9.76
10 MARI 212 232 20 9.43
No Code Prev Close Change %
1 TRUK 660 496 -164 -24.85
2 CSIS 590 444 -146 -24.75
3 CNTX 590 452 -138 -23.39
4 PTSN 252 222 -30 -11.90
5 MGRO 380 338 -42 -11.05
6 MINA 680 610 -70 -10.29
7 LPLI 182 164 -18 -9.89
8 ZINC 1,685 1,535 -150 -8.90
9 SRSN 70 64 -6 -8.57
10 ALKA 350 320 -30 -8.57
No Code Prev Close Change %
1 TRUK 660 496 -164 -24.85
2 BBRI 2,970 2,870 -100 -3.37
3 WSKT 1,845 2,030 185 10.03
4 PGAS 1,640 1,725 85 5.18
5 KREN 715 730 15 2.10
6 PTBA 4,240 4,380 140 3.30
7 ADRO 1,800 1,760 -40 -2.22
8 TKIM 13,675 13,400 -275 -2.01
9 AGRO 328 360 32 9.76
10 BMRI 6,550 6,325 -225 -3.44