Portal Berita Ekonomi Senin, 18 Desember 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:56 WIB. Difteri - IDI menyatakan kasus difteri kian meluas sampai di 28 provinsi di Indonesia yang terjadi di 142 kabupaten dan kota.
  • 11:43 WIB. Ookla - Indonesia berada di urutan ke-7 dalam peningkatan kecepatan unduh mobile broadband dan ke-5 fixed broadband.
  • 11:41 WIB. Ookla - Singapura jadi negara dengan kecepatan internet fixed broadband terkencang, 158,85 Mbps.
  • 11:40 WIB. Ookla - Norwegia tercatat sebagai negara dengan kecepatan internet mobile terkencang, 62,66 Mbps.
  • 11:38 WIB. Ookla - Sebanyak 185 negara punya kecepatan fixed broadband di bawah rata-rata global.
  • 11:37 WIB. Ookla - Sebanyak 71 negara punya kecepatan fixed broadband di atas rata-rata global.
  • 11:35 WIB. Ookla - Sebanyak 119 negara mengalami peningkatan kecepatan mobile broadband di atas rata-rata global.
  • 11:34 WIB. Ookla - Kecepatan fixed broadband lebih ngebut 97,8% dibanding mobile broadband.
  • 11:32 WIB. Ookla - Dibandingkan tahun lalu, kecepatan unduh fixed broadband naik 31,6% dan unggah naik 25,9%.
  • 11:31 WIB. Ookla - Satu tahun terakhir, kecepatan unggah fixed broadband global capai 19,96 Mbps.
  • 11:30 WIB. Ookla - Satu tahun terakhir, kecepatan unduh fixed broadband global capai 40,11 Mbps.

Marah, Djarot Ancam Evaluasi RS Mitra Terkait Debora

Foto Berita Marah, Djarot Ancam Evaluasi RS Mitra Terkait Debora
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana melakukan evaluasi terhadap Rumah Sakit (RS) Mitra Keluarga Kalideres terkait meninggalnya bayi berusia empat bulan bernama Tiara Debora. 

"Saya minta kejadian itu ditelusuri betul-betul. Kalau memang pasien tidak mendapatkan penanganan yang maksimal, maka saya minta rumah sakit itu dievaluasi lagi izinnya," kata Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (11/9/2017). 

Oleh karena itu, dia pun meminta kepada Dinas Kesehatan DKI Jakarta agar melakukan investigasi secara menyeluruh terkait peristiwa tersebut, termasuk tindakan yang dilakukan oleh pihak rumah sakit terhadap pasien. 

"Saya sudah menginstruksikan Dinas Kesehatan supaya segera melakukan investigasi secara mendalam terhadap rumah sakit itu, apakah ada pelanggaran, atau pengabaian dalam penanganan pasien," ujar Djarot. 

Lebih lanjut, mantan Wali Kota Blitar itu juga mengharapkan agar pihaknya dapat duduk bersama dengan Kementerian Kesehatan untuk membahas mengenai penanganan pasien di seluruh rumah sakit yang ada di ibukota. 

"Kami berharap bisa duduk bersama dengan Kementerian Kesehatan untuk membahas soal penanganan pasien di rumah sakit yang ada di Kota Jakarta. Kami ingin mengevaluasi keberadaan seluruh rumah sakit itu," tutur Djarot. 

Seperti diberitakan, Tiara Debora ada bayi dari pasangan Rudianto Simanjorang dengan Henny Silalahi. Bayi yang baru berusia empat bulan itu mengalami sesak napas pada 3 September 2017, kemudian dilarikan ke RS Mitra Keluarga Kalideres, Jakarta Barat. 

Bayi tersebut kemudian mendapat penanganan di IGD. Setelah itu, dokter menyarankan agar Debora dirawat di ruang PICU. Lantaran tidak menyanggupi biaya perawatan untuk PICU, pihak keluarga pun mencoba mencari rujukan rumah sakit lain. Akan tetapi, belum sempat mendapatkan rujukan, Debora sudah menghembuskan nafas terakhirnya.  (Ant)

Tag: Bayi Debora, Djarot Saiful Hidayat, RS Mitra Keluarga

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Bank DKI

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,640.34 3,603.98
British Pound GBP 1.00 18,203.58 18,018.18
China Yuan CNY 1.00 2,063.42 2,042.86
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,652.00 13,516.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,449.24 10,342.44
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,747.39 1,729.96
Dolar Singapura SGD 1.00 10,120.09 10,017.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,053.39 15,892.11
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,341.16 3,305.45
Yen Jepang JPY 100.00 12,120.03 11,997.16

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6119.419 5.766 567
2 Agriculture 1615.559 6.106 19
3 Mining 1564.401 1.285 43
4 Basic Industry and Chemicals 672.709 -3.081 69
5 Miscellanous Industry 1382.572 -1.885 43
6 Consumer Goods 2705.365 24.718 45
7 Cons., Property & Real Estate 486.014 3.440 66
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1145.607 -2.150 60
9 Finance 1081.116 -5.142 89
10 Trade & Service 906.333 3.449 133
No Code Prev Close Change %
1 DWGL 316 394 78 24.68
2 MARI 1,010 1,250 240 23.76
3 MDLN 300 370 70 23.33
4 MYOR 2,070 2,500 430 20.77
5 MFMI 650 770 120 18.46
6 CANI 250 294 44 17.60
7 JGLE 98 115 17 17.35
8 ITMA 565 660 95 16.81
9 RELI 374 426 52 13.90
10 SDMU 304 344 40 13.16
No Code Prev Close Change %
1 ASJT 595 515 -80 -13.45
2 KBLV 472 422 -50 -10.59
3 RODA 170 155 -15 -8.82
4 ARII 910 855 -55 -6.04
5 ALKA 334 314 -20 -5.99
6 GTBO 185 175 -10 -5.41
7 MTWI 149 141 -8 -5.37
8 IBST 8,550 8,100 -450 -5.26
9 BUMI 272 258 -14 -5.15
10 PORT 390 370 -20 -5.13
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 354 374 20 5.65
2 INKP 5,200 5,200 0 0.00
3 BUMI 272 258 -14 -5.15
4 AISA 480 492 12 2.50
5 BBRI 3,460 3,390 -70 -2.02
6 PBRX 498 520 22 4.42
7 BMTR 575 580 5 0.87
8 TLKM 4,250 4,230 -20 -0.47
9 DWGL 316 394 78 24.68
10 MNCN 1,280 1,295 15 1.17