Portal Berita Ekonomi Senin, 18 Desember 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:41 WIB. TAM - Toyota Astra Motor mencatat penjualan dari pabrik ke diler pada Oktober 2017 turun 28,91% menjadi 28.797 unit.
  • 15:40 WIB. BI - BI menyiapkan uang kartal sebanyak Rp886 miliar di wilayah Sumatra Barat selama natal dan tahun baru 2018.
  • 15:39 WIB. DKI Jakarta - Wagub Sandi mengimbau perusahaan-perusahaan menengah untuk terus berinvestasi pada 2018.
  • 15:37 WIB. ADM - Astra Daihatsu Motor merekondisi 110 unit mobil pelanggan setia dari seluruh Indonesia.
  • 15:36 WIB. Kementan - Kementan mengembangkan sapi Belgian Blue dalam rangka introduksi jenis sapi baru di Indonesia.
  • 14:56 WIB. Difteri - IDI menyatakan kasus difteri kian meluas sampai di 28 provinsi di Indonesia yang terjadi di 142 kabupaten dan kota.
  • 11:43 WIB. Ookla - Indonesia berada di urutan ke-7 dalam peningkatan kecepatan unduh mobile broadband dan ke-5 fixed broadband.
  • 11:41 WIB. Ookla - Singapura jadi negara dengan kecepatan internet fixed broadband terkencang, 158,85 Mbps.
  • 11:40 WIB. Ookla - Norwegia tercatat sebagai negara dengan kecepatan internet mobile terkencang, 62,66 Mbps.
  • 11:38 WIB. Ookla - Sebanyak 185 negara punya kecepatan fixed broadband di bawah rata-rata global.
  • 11:37 WIB. Ookla - Sebanyak 71 negara punya kecepatan fixed broadband di atas rata-rata global.
  • 11:35 WIB. Ookla - Sebanyak 119 negara mengalami peningkatan kecepatan mobile broadband di atas rata-rata global.
  • 11:34 WIB. Ookla - Kecepatan fixed broadband lebih ngebut 97,8% dibanding mobile broadband.
  • 11:32 WIB. Ookla - Dibandingkan tahun lalu, kecepatan unduh fixed broadband naik 31,6% dan unggah naik 25,9%.

ANTAM dan Pos Indonesia Lanjutkan Kerja Sama Strategis Bidang Penjualan Emas

Foto Berita ANTAM dan Pos Indonesia Lanjutkan Kerja Sama Strategis Bidang Penjualan Emas
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Dua perusahaan Badan Usaha Milik Negara, PT ANTAM (Persero) Tbk dan PT Pos Indonesia (Persero) melanjutkan kerja sama strategis bidang penjualan emas. Setelah Februari 2017 lalu diluncurkan dengan menyediakan 109 Kantor Pos yang bisa diakses masyarakat untuk membeli emas ANTAM, kini kedua Perusahaan memperluas jangkauan penjualan menjadi 204 Kantor Pos di Indonesia.

Hal tersebut ditandai dengan launching tahap ke-2 di Kantor Pos Manado, 11 September 2017 oleh Wakil Walikota Manado MOR Dominus Bastian, disaksikan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Propinsi Sulut, Muhammad Rudi Mokoginta, Direktur Jaringan, Ritel dan Sumber Daya Manusia Pos Indonesia, Ira Puspadewi dan Direktur Pemasaran ANTAM, Tatang Hendra.

Direktur Pemasaran ANTAM, Tatang Hendra mengatakan bahwa ANTAM berkomitmen kepada praktik pelaksanaan operasional yang baik, mulai dari eksplorasi, penambangan, pengeloaan lingkungan, pengolahan dan pemurnian sampai dengan penjualan.

“Kerja sama dengan Pos Indonesia ini diharapkan akan mendukung kinerja bisnis emas Perseroan. Melalui jaringan distribusi produk yang lebih kuat akan semakin mengokokohkan ANTAM sebagai satu-satunya produsen emas bersertifikat LBMA (London Bullion Market Association) yang menjamin kepastian berat dan kemurnian emas," ujar Hendra dalam keterangan resminya, Selasa (12/9/2017).

Kerja sama ini dilakukan untuk mempermudah masyarakat membeli emas ANTAM di seluruh Kantorpos di Indonesia dan sebagai sarana me-leverage bisnis masing-masing BUMN. Bagi ANTAM dengan adanya kerjasama ini, jaringan pemasaran produk emas semakin luas dan menjadi salah satu bentuk peningkatan pelayanan kepada konsumen.

Sedangkan bagi Pos Indonesia, kerja sama ini meningkatkan pendapatan melalui bisnis layanan baru dengan segmen pasar pelanggan yang datang ke Kantorpos (walk-in customer), membentuk citra positif bahwa Pos Indonesia telah mampu menangani kiriman barang dengan kategori valuable goods, meningkatkan daya saing perusahaan dengan kompetitor, serta turut mengedukasi masyarakat untuk berinvestasi atau menabung dengan membeli emas untuk masa depan.

Direktur Jaringan, Retail dan Sumber Daya Manusia PT Pos Indonesia, Ira Puspadewi mengatakan bahwa dukungan jaringan Pos Indonesia yang tersebar luas berjumlah lebih dari 24.000 titik layanan akan lebih memudahkan masyarakat untuk membeli emas, baik di Kantorpos Pemeriksa (Kprk) maupun Kantorpos Cabang Dalam Kota (Kpc DK) dan Luar Kota (Kpc LK).

Ira juga menjamin, program ini didukung oleh kehandalan teknologi informasi untuk proses pembelian/pemesanan dan transaksi pembayaran pengiriman (delivery) barang kategori valuable goods.

“Sehingga data transaksi dapat terekam dengan benar, akurat, cepat, memudahkan proses rekonsiliasi, settlement dan pelaporan untuk keperluan pemantauan dan evaluasi, baik dari sisi perusahaan maupun dari sisi mitra,” terangnya.

Ruang lingkup kerjasama ANTAM dan Pos Indonesia mencakup penyediaan fasilitas penjualan, serta pembayaran dan distribusi produk emas Logam Mulia (LM) di Kantorpos. Sebanyak 205 kantor pos  diseluruh Indonesia merupakan bagian dari perjanjian kerja sama ANTAM dan Pos Indonesia. Pelanggan sudah dapat memesan emas LM mulai 0,5 gram sampai dengan 50 gram di 205 Kantorpos tersebut sejak tanggal 11 September 2017.

Pelanggan melakukan pembelian emas LM di kantor pos dengan sistem pemesanan. Selanjutnya ANTAM akan menggunakan layanan Pos Indonesia dalam hal pengiriman emas LM dari butik emas LM terdekat menuju lokasi Kantorpos tempat pembelian.

Tag: PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam), PT Pos Indonesia (Persero), Emas, Tatang Hendra, Ira Puspadewi

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Rizka Kasila Ariyanthi

Foto: Reuters

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,640.34 3,603.98
British Pound GBP 1.00 18,203.58 18,018.18
China Yuan CNY 1.00 2,063.42 2,042.86
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,652.00 13,516.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,449.24 10,342.44
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,747.39 1,729.96
Dolar Singapura SGD 1.00 10,120.09 10,017.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,053.39 15,892.11
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,341.16 3,305.45
Yen Jepang JPY 100.00 12,120.03 11,997.16

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6119.419 5.766 567
2 Agriculture 1615.559 6.106 19
3 Mining 1564.401 1.285 43
4 Basic Industry and Chemicals 672.709 -3.081 69
5 Miscellanous Industry 1382.572 -1.885 43
6 Consumer Goods 2705.365 24.718 45
7 Cons., Property & Real Estate 486.014 3.440 66
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1145.607 -2.150 60
9 Finance 1081.116 -5.142 89
10 Trade & Service 906.333 3.449 133
No Code Prev Close Change %
1 DWGL 316 394 78 24.68
2 MARI 1,010 1,250 240 23.76
3 MDLN 300 370 70 23.33
4 MYOR 2,070 2,500 430 20.77
5 MFMI 650 770 120 18.46
6 CANI 250 294 44 17.60
7 JGLE 98 115 17 17.35
8 ITMA 565 660 95 16.81
9 RELI 374 426 52 13.90
10 SDMU 304 344 40 13.16
No Code Prev Close Change %
1 ASJT 595 515 -80 -13.45
2 KBLV 472 422 -50 -10.59
3 RODA 170 155 -15 -8.82
4 ARII 910 855 -55 -6.04
5 ALKA 334 314 -20 -5.99
6 GTBO 185 175 -10 -5.41
7 MTWI 149 141 -8 -5.37
8 IBST 8,550 8,100 -450 -5.26
9 BUMI 272 258 -14 -5.15
10 PORT 390 370 -20 -5.13
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 354 374 20 5.65
2 INKP 5,200 5,200 0 0.00
3 BUMI 272 258 -14 -5.15
4 AISA 480 492 12 2.50
5 BBRI 3,460 3,390 -70 -2.02
6 PBRX 498 520 22 4.42
7 BMTR 575 580 5 0.87
8 TLKM 4,250 4,230 -20 -0.47
9 DWGL 316 394 78 24.68
10 MNCN 1,280 1,295 15 1.17