Gubernur Dorong Hortikultura Sumut Tembus Pasar Global

Gubernur Dorong Hortikultura Sumut Tembus Pasar Global Kredit Foto: Khairunnisak Lubis
Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi resmi membuka Pekan Pasar Petani Sumut 2017 di lapangan KB Kompleks Pemerintahan Kabupaten Deli Serdang di Lubuk Pakam, Selasa (12/09/2017).
Pembukaan Pekan Pasar Petani Provsu 2017 ini juga ditandai dengan pengguntingan pita dan balon oleh Ketua TP PPK Provsu Evi Diana. Ketua TP PKK Provsu juga berkesempatan memberikan bantuan 9.000 batang bibit buah-buahan, tanaman hortikultura kepada TP PKK Kecamatan di Sumut.
Selain itu turut dilakukan penandatangan MoU antara petani dan pelaku usaha yang dipimpin Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura, M Azhar Harahap dan disaksikan Gubsu Tengku Erry Nuradi.
Dalam kesempatan itu, Gubsu Tengku Erry menyebutkan, Pekan Pasar Petani yang digelar selama empat hari mulai 12 sampai 15 September 2017 ini merupakan upaya Pemeritah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) untuk terus mendorong produk-produk hortikultura unggulan yang ada di Sumut agar semakin dikenal masyarakat luas. Baik ditingkat lokal, nasional maupun pasar global. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat (public awareness) terhadap produk pertanian. Khususnya tanaman pangan dan hortikultura serta menciptakan peluang pasar bagi petani produsen.
"Pekan Pasar Petani yang ke-14 ini bertujuan untuk membangun kerjasama pemasaran berbagai komoditas unggul, langsung kepada konsumen dan pelaku usaha, membangun kemitraan serta mempromosikan produk-produk unggulan Sumut. Seperti halnya rambutan Brahrang dari Binjai, pisang barangan dari Deli Serdang, salak Sidempuan, salak pondoh Tiga Juhar (ponti), duku Tembung, beras organik Serdang Bedagai dan Deli Serdang dan masih banyak lagi. Oleh karena itu saya memandang even ini sangat penting dan strategis dalam rangka untuk meningkatkan kesejahteraan pelaku utama yaitu petani, kelompok tani dan gabungan kelompok tani," katanya.
Karena memandang pentingnya kegiatan seperti halnya Pekan Pasar Petani, Gubsu Erry pun berharap bahwa kegiatan serupa hendaknya kedepan dilaksanakan lebih besar dan lebih meriah. Bahkan dalam kesempatan itu Erry mengingatkan bahwa Pemprov Sumut memiliki Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) yang dalam setahun hanya dimanfaatkan selama satu bulan. Ditempat ini seharusnya bisa dimanfaatkan diantaranya untuk menggelar Agri Bisnis Expo.
"Saya berharap PRSU yang dipergunakan hanya sebelum dalam setahun itu bisa dimanfaatkan untuk menggelar kegiatan-kegiatan untuk mempromosikan produk-produk unggulan kita. Sehingga semua stan Kabupaten Kota dapat menampilkan produk masing-masing. Bisa kegiatan seperti AGRINEX (Agribussines Expo) atau kegiatan lainnya guna mendorong produk-produk unggulan kita tadi menembus pasar global. Apalagi di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) Sumut menjadi pasar terbuka bagi produk pertanian dari negara Asean. Ini harus disikapi petani dengan lebih meningkatkan mutu dan daya saing hasil-hasil pertanian," katanya.
Erry juga mengatakan untuk menarik minat masyarakat yang saat ini cenderung mengkonsumsi produk impor karena penampilannya lebih menarik dapat diimbangi dengan produk lokal yang sesuai selera mereka. Semakin baik penampilan produk dan harga yang kompetitif maka konsumen akan membeli produk lokal karena pasti lebih segar. Erry pun berpesan agar Kabupaten Kota tetap komit untuk meningkatkan mutu dan kualitas berbagai komoditas unggulan strategis masing-masing daerah sehingga mampu menghadapi tantangan global.
"Seiring dengan adanya perubahan pola konsumsi masyarakat dunia yang mulai cenderung mengarah kepada produk organik atau kembali ke pola lama maka kepada seluruh pemangku kebijakan baik Provinsi maupun Kabupaten Kota agar dapat mengembangkan berbagai produk organik yang ramah lingkungan," pungkasnya.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini