Portal Berita Ekonomi Sabtu, 16 Desember 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:41 WIB. Micosoft - Windows 10 kini dukung OpenSSH.
  • 16:29 WIB. Asus - Selain perangkat untuk bermain game, Asus dan AMD juga bawa notebook X555QG yang ditujukan bagi pelajar dan mahasiswa.
  • 16:27 WIB. Telekomunikasi - Registrasi SIM Card prabayar tembus 100 juta.
  • 16:25 WIB. Gadget - Menurut IDC, 3,9 juta unit notebook terjual sepanjang 2017, lebih tinggi 100 ribu unit dari prediksi para analis pasar.
  • 16:15 WIB. Bantul - Pemkab Bantul menggelontorkan anggaran sebesar Rp5 miliar untuk bonus para atlet berprestasi.
  • 16:14 WIB. Infrastruktur - Presiden Jokowi menegaskan pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas pemerintah.
  • 16:13 WIB. Telur - Harga telur ayam ras di Ambon bergerak naik mencapai Rp1.800/butir.
  • 16:12 WIB. CPO - Harga CPO di Jambi selama periode 15-21 Desember 2017 turun Rp31 per kilogram menjadi Rp7.503 per kilogram.
  • 16:09 WIB. Babel - Pemprov Babel menjamin stok gula pasir cukup selama natal dan tahun baru 2018.
  • 16:08 WIB. Garuda - Garuda Indonesia membuka rute penerbangan baru Kupang-Makassar.
  • 16:07 WIB. KAI -  KAI menyatakan seluruh pegawai KAI dilarang mengambil cuti selama masa angkutan natal dan tahun baru 2018.
  • 16:06 WIB. Kaltara - Kalimantan Utara mencatat ekspor US$764,85 juta dari berbagai komoditas nonmigas selama Januari-Oktober 2017.
  • 16:03 WIB. MDRN - Modern Internasional mengatakan akan merambah bisnis peternakan sapi dan pengolahan susu.
  • 16:02 WIB. BNGA - CIMB Niaga menyatakan akan memacu pertumbuhan pembiayaan syariah dengan meningkatkan porsi nonkonsumer.
  • 16:01 WIB. JAI - Jasa Armada Indonesia melakukan penawaran umum saham perdana dengan harga penawaran Rp380 per saham.

UMKM Dapat Angin Surga Skema dari Aturan Lelang Baru

Foto Berita UMKM Dapat Angin Surga Skema dari Aturan Lelang Baru
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Koperasi Konsumen Sawargi Makmur yang menyuplai bahan baku industri untuk Usaha Kecil Menengah (UKM) menyambut baik adanya skema lelang gula rafinasi oleh pemerintah yang akan berlaku 1 Oktober 2017.

"Jelas berdampak bagi kami para pengusaha UKM," kata Manajer Koperasi Konsumen Sawargi Makmur Asep Ernawan dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (13/9/2017).

Ia menyebutkan dengan adanya lelang, pelaku UKM ada kepastian mendapatkan barang. Sebelumnya distribusi gula dikuasai industri makanan minuman skala besar, sementara UKM hanya bisa mengakses ke distributor sehingga harga lebih mahal dan volume barang tidak sesuai dengan kebutuhan. Asep juga merasa gembira dengan harga gula lelang yang lebih murah, yakni Rp9.750 per kilogram, dari harga sebelumnya Rp10.509 per kilogram.

Dia berujar lelang gula juga mampu memangkas rantai distribusi gula. Sebelumnya, kata dia, untuk mendapatkan 100 ton gula rafinasi per bulan harus mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Perdagangan dan Kementerian Koperasi. Setelah itu, harus mengantongi persetujuan dari Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI).

"Bahkan saya bisa mengajak anggota untuk melihat harga gula rafinasi itu. Intinya lelang itu jadi bersifat terbuka untuk publik," katanya.

Skema lelang gula rafinasi merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Perdagangan No. 40/M-DAG/PER/3/2017 atas Perubahan Peraturan Menteri Perdagangan No. 16/M-DAG/PER/3/2017 tentang Perdagangan Gula Kristal Rafinasi Melalui Pasar Lelang Komoditas di Pasar Komoditas Jakarta (PKJ).

Arum menjelaskan manfaat dari lelang itu. Pertama, pemerintah bisa memantau kapasitas produksi industri gula rafinasi dan total kapasitas kebutuhan industri makanan dan minuman sebagai pengguna. Kedua, pemerintah dan masyarakat bisa ikut mengetahui dan memantau siapa dan berapa jumlah raw sugar yang diimpor oleh perusahaan industri gula rafinasi dan kepada siapa saja gula rafinasi itu didistribusikan melalui lelang tersebut.

"Ketiga, pemerintah akan lebih mudah memperhitungkan penerapan pajak kepada produsen gula rafinasi yang bahan bakunya dari raw sugar impor dan kepada para perusahaan industri makanan dan minuman sebagai pembeli," katanya.

Keuntungan bagi petani bila gula rafinasi yang bahan bakunya dari rawsugar impor dilelang maka diyakini distribusi gula rafinasi bisa benar-benar untuk kepentingan industri makanan dan minuman dan tidak merembes ke pasar konsumsi lokal. Ia menambahkan, jika ada penyimpangan maka aparat penegak hukum akan mudah mendeteksi pelaku karena lelang tersebut mencatat semua transaksi mulai dari siapa penjual dan pembeli gula rafinasi tersebut.

APTRI menyatakan bahwa kebocoran peredaran gula rafinasi sudah merambah ke pasar tradisional dan modern, paling dominan di luar Pulau Jawa.

Tag: Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Gula, Gula Kristal Rafinasi (GKR)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Tri Yari Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,637.41 3,601.05
British Pound GBP 1.00 18,337.60 18,152.07
China Yuan CNY 1.00 2,063.29 2,042.71
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,641.00 13,505.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,464.01 10,356.98
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,746.41 1,728.88
Dolar Singapura SGD 1.00 10,135.23 10,030.45
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,084.10 15,922.40
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,346.66 3,310.86
Yen Jepang JPY 100.00 12,163.17 12,038.69

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6119.419 5.766 567
2 Agriculture 1615.559 6.106 19
3 Mining 1564.401 1.285 43
4 Basic Industry and Chemicals 672.709 -3.081 69
5 Miscellanous Industry 1382.572 -1.885 43
6 Consumer Goods 2705.365 24.718 45
7 Cons., Property & Real Estate 486.014 3.440 66
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1145.607 -2.150 60
9 Finance 1081.116 -5.142 89
10 Trade & Service 906.333 3.449 133
No Code Prev Close Change %
1 DWGL 316 394 78 24.68
2 MARI 1,010 1,250 240 23.76
3 MDLN 300 370 70 23.33
4 MYOR 2,070 2,500 430 20.77
5 MFMI 650 770 120 18.46
6 CANI 250 294 44 17.60
7 JGLE 98 115 17 17.35
8 ITMA 565 660 95 16.81
9 RELI 374 426 52 13.90
10 SDMU 304 344 40 13.16
No Code Prev Close Change %
1 ASJT 595 515 -80 -13.45
2 KBLV 472 422 -50 -10.59
3 RODA 170 155 -15 -8.82
4 ARII 910 855 -55 -6.04
5 ALKA 334 314 -20 -5.99
6 GTBO 185 175 -10 -5.41
7 MTWI 149 141 -8 -5.37
8 IBST 8,550 8,100 -450 -5.26
9 BUMI 272 258 -14 -5.15
10 PORT 390 370 -20 -5.13
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 354 374 20 5.65
2 INKP 5,200 5,200 0 0.00
3 BUMI 272 258 -14 -5.15
4 AISA 480 492 12 2.50
5 BBRI 3,460 3,390 -70 -2.02
6 PBRX 498 520 22 4.42
7 BMTR 575 580 5 0.87
8 TLKM 4,250 4,230 -20 -0.47
9 DWGL 316 394 78 24.68
10 MNCN 1,280 1,295 15 1.17