Portal Berita Ekonomi Selasa, 23 Januari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:34 WIB. 99.co - Portal properti 99.co mengakuisisi UrbanIndo.com yang memiliki 1,2 juta listing aktif.
  • 20:58 WIB. PT Barata Indonesia - PT Barata Indonesia gandeng PT Berkah Alam Lestari Energi untuk bangun PLTMH Batang Toru 3 (2x5) MW.
  • 20:55 WIB. BNI - BNI catat DPK yang terkumpul dalam program laku pandai sebesar Rp562 miliar.
  • 20:53 WIB. Bank Mandiri - Bank Mandiri mengaku belum akan ekspansi ke sektor pertambangan. 
  • 20:51 WIB. BNI - BNI Syariah relokasi KCP di Bekasi ke Harapan Indah, Bekasi.
  • 20:49 WIB. Pelindo - Pelindo IV siap lebur unit bisnis ke Jasa Armada pada Februari 2018. 
  • 20:47 WIB. Pelindo - Pelindo IV bakal terapkan tarif sistem paket mulai 2018.
  • 20:44 WIB. AP I - PT AP I cabang Bandara Pattimura gagalkan pelarian dua terduga kasus pencurian uang Rp850 juta.
  • 20:42 WIB. PT KAI - PT KAI siap operasikan 13 proyek pada 2018.
  • 20:40 WIB. PLN - PLN Regional Sumatra gandeng ITS untuk kembangkan teknologi ketenagalistrikan.
  • 20:38 WIB. BNI - BNI Syariah optimistis laba pada 2018 dapat tembus di atas Rp400 miliar.
  • 20:36 WIB. BNI - BNI memproyeksi pertumbuhan kredit 2018 sebesar 11% hingga 14% yoy.
  • 20:32 WIB. BUMN - Pertamina dan PGN dijadwalkan gelar RUPS pada pekan depan.
  • 20:31 WIB. Amerika Serikat - Senat AS akan gelar pertemuan menyusul 'shutdown' di hari ketiga.
  • 20:29 WIB. Rohingya - Pejabat PBB: kondisi pengungsi Rohingya di Bangladesh memprihatinkan.

Australia Hibahkan Rp500 Miliar untuk IPAL di Palembang

Foto Berita Australia Hibahkan Rp500 Miliar untuk IPAL di Palembang
Warta Ekonomi.co.id, Palembang -

Pemerintah Kota Palembang memperoleh dana hibah sebesar 45 juta Australian Dollar atau sekitar Rp 500 miliar dari Negara Australia guna untuk pembangunan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) skala perkotaan.

Melalui proses penandatanganan kontrak yang dilaksanakan hari ini, Rabu (13/9/17), mimpi Kota Palembang untuk memiliki sungai serta saluran air seperti di Jepang, secara bertahap akan segera terwujud.

"Alhamdulillah penandatanganan kontrak pembangunan IPAL yang berada di Sungai Selayur selesai. Artinya, dalam waktu dekat, pembangunan akan segera dilaksanakan," jelas Harnojoyo usai melakukan penandatanganan dikediaman dinasnya yang terletak di jalan Tasik.

Keberadaan IPAL skala perkotaan yang menjadi hibah Australia melalui Kemitraan Indonesia Australia untuk Infrastruktur (KIAT), merupakan program hibah lanjutan pemerintah Australia, melalui program Indonesia Infrastructure Initiativ (IndII) yang pernah dilaksanakan.

"Ini adalah lanjutan program yang pernah diajukan sejak tahun 2012. Alhamdulillah, tahun ini tahapan pekerjaan sudah bisa dilaksanakan," tuturnya.

Harnojoyo mengatakan, pihaknya siap menjalankan komitmen yang telah disepakati, sehubungan dengan pelaksanaan pembangunan yang akan dilaksanakan.

"Melalui program Pemerintah Australia bernama Indonesia Infrastructure Initiativ (IndII) , kami akan masksimakan atas apa yang diberikan," ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan Harnojoyo, proyek pembangunan IPAL skala perkotaan tersebut, sudah sejak tahun 2012 dinantikan. Dimana, setelah melalui proses cukup panjang, Palembang menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang mendapatkan hibah tersebut.

Hal ini tentu menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, yakni 100% pelayanan air minum, 0% wilayah kumuh dan 100% sanitasi.

"Hibah yang didapatkan untuk pembangunannya sebesar 45 juta Australian Dollar atau setara Rp500 miliar," bebernya.

Harnojoyo juga menerangkan, nantinya pembangunan IPAL ini, untuk kapasitas 22.000 sambungan. Hanya saja, akan dibangun untuk 12.000 sambungan.

Dengan fokus pada wilayah Palembang Timur, yakni Kecamatan Ilir Timur (IT) I, II dan III serta Kalidoni.

"Nanti IPAL ini untuk 12.000 sambungan dengan cakupan pipa distribusi sampai dengan delapan kilometer dari lokasi," ulasnya.

Sementara itu, Ronald Van De Kauler tim leader konstruksi manajament (konsultan) dari KIAT ini menyampaikan, tujuan dari pembangunan IPAL skala perkotaan di Palembang ini, untuk memperbaiki lingkungan.

Dimana, dapat dipastikan semua air tanah maupun sungai di Kota Palembang saat ini sudah banyak tercemar limbah rumah tangga.

"Sebagai negara yang sangat konsisten terhadap lingkungan, Pemerintah Australia ingin berbagi dalam mengatasi limbah yang berada di negara-negara sekitar melalui programnya. Dan Palembang jadi Kota yang memiliki komitmen kuat terhadap hal itu," jelasnya.

Pria yang sudah 20 tahun berada di Indonesia ini menerangkan, sistem kerja IPAL ini nantinya, melakukan pengelolaan air limbah, baik itu limbah industri maupun rumah tangga.

"Ini akan mengelola semua limbah. Tapi kami fokus terhadap limbah rumah tangga, karena saat ini secara langsung tanoa sadar mencemaru air tanah," tandasnya.

Tag: air bersih, Harnojoyo, Ronald Van De Kauler, Palembang

Penulis: Irwan Wahyudi

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Antarafoto.com

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,573.22 3,537.40
British Pound GBP 1.00 18,587.19 18,394.70
China Yuan CNY 1.00 2,090.25 2,069.35
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,401.00 13,267.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,704.72 10,595.03
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,713.60 1,696.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,144.59 10,039.35
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,390.76 16,224.21
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,402.13 3,365.55
Yen Jepang JPY 100.00 12,095.86 11,971.67

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6500.529 9.633 571
2 Agriculture 1634.733 20.582 19
3 Mining 1894.135 46.884 43
4 Basic Industry and Chemicals 706.676 -6.670 69
5 Miscellanous Industry 1376.837 -13.667 43
6 Consumer Goods 2929.549 15.621 47
7 Cons., Property & Real Estate 513.620 -3.545 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1179.922 -3.408 62
9 Finance 1149.544 0.505 90
10 Trade & Service 942.561 5.105 133
No Code Prev Close Change %
1 LCKM 605 755 150 24.79
2 SONA 2,300 2,800 500 21.74
3 LEAD 90 106 16 17.78
4 ALKA 625 735 110 17.60
5 MBSS 735 855 120 16.33
6 CANI 234 266 32 13.68
7 FINN 156 177 21 13.46
8 IKAI 114 126 12 10.53
9 MTRA 342 376 34 9.94
10 ITMA 760 835 75 9.87
No Code Prev Close Change %
1 JECC 5,300 4,720 -580 -10.94
2 DPNS 384 350 -34 -8.85
3 MLIA 620 570 -50 -8.06
4 SKBM 750 700 -50 -6.67
5 GOLD 560 525 -35 -6.25
6 FISH 2,350 2,210 -140 -5.96
7 INTP 22,575 21,450 -1,125 -4.98
8 EXCL 3,150 3,000 -150 -4.76
9 LPCK 3,460 3,310 -150 -4.34
10 TIRT 99 95 -4 -4.04
No Code Prev Close Change %
1 PGAS 2,350 2,470 120 5.11
2 BUMI 288 298 10 3.47
3 FINN 156 177 21 13.46
4 BMTR 650 665 15 2.31
5 LEAD 90 106 16 17.78
6 ADRO 2,180 2,310 130 5.96
7 BBRI 3,620 3,650 30 0.83
8 MBSS 735 855 120 16.33
9 PBRX 498 486 -12 -2.41
10 UNTR 37,400 38,525 1,125 3.01