Portal Berita Ekonomi Jum'at, 15 Desember 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:03 WIB. Digital - Mirip WhatsApp, Line gulirkan fitur hapus pesan terkirim.
  • 20:53 WIB. Digital - Update, aplikasi Seeing AI Microsoft bisa kenali tulisan tangan.
  • 20:47 WIB. Gadget - Asus dan AMD kembali kolaborasi rilis notebook gaming X550IK dengan banderol sekitar Rp10 juta.
  • 19:33 WIB. Digital - Nilai valuasi Spotify kini berada di angka USD19 miliar atau sekitar Rp257 triliun.
  • 19:28 WIB. Apple - iMac Pro sudah bisa dipesan dengan banderol harga mulai Rp67 juta.
  • 18:03 WIB. Go-Jek - Go-Jek akuisisi 3 startup fintech lokal, Kartuku, Midtrans, dan Mapan.
  • 18:00 WIB. Teknologi - Dell EMC rilis dua produk storage anyar berkategori midrange, SC5020F dan SC7020F.

Kantor YLBHI Didemo, Polisi Pastikan Tak Ada Diskusi soal Kebangkitan PKI

Foto Berita Kantor YLBHI Didemo, Polisi Pastikan Tak Ada Diskusi soal Kebangkitan PKI
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Kapolres Jakarta Pusat menegaskan, tidak benar jika kegiatan diskusi yang berjudul "Pelurusan Sejarah 65" berupaya membahas kebangkitan PKI atau paham komunisme. Kapolres Jakpus Kombes Suyudi Ario Seto di Jakarta, sampai Senin dini hari, terus berupaya memediasi pertemuan antara perwakilan YLBHI dan masyarakat yang ada di sekitar lokasi.

Dalam mediasi tersebut, Kapolres berjanji akan mengawal permasalahan ini serta akan memproses secara hukum apabila memang ada upaya seperti yang dituduhkan masyarakat, yaitu kongres PKI.

"Biarkan yang di dalam pulang, kami akan kawal masalah ini. Kita ini di negara hukum," katanya kepada masyarakat.

Sementara itu, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI/LBH) membantah telah menyelenggarakan kongres Partai Komunis Indonesia (PKI) atau diskusi yang mengarah pada bangkitnya komunisme. "Tidak ada sama sekali diskusi atau kongres tentang komunisme. Acara yang kami selenggarakan murni diskusi sejarah dan pentas seni yang menampilkan beberapa seniman," kata Yunita salah satu panitia acara tersebut dari YLBHI kepada Antara di Jakarta, Senin dini hari.

Ia menjelaskan kronologis serta konsep acara yang diselengarakan hingga akhirnya dikepung massa yang menduga adanya gerakan komunisme. Dalam diskusi yang bertema "Asik Asik Aksi" tersebut beberapa narasumber menjelaskan tentang sejarah 1965, berdasarkan info dari akun Twitter resmi Kontras (@KontraS). Dalam poster yang disebarkan LBH Jakarta yang beralamat di Jalan Diponegoro No 74, Menteng, Jakarta Pusat, tertulis ada penampilan musik, puisi, "stand up comedy" dan diskusi yang mengangkat kebebasan berekspresi dalam berdemokrasi.

Acara tersebut mengangkat tagar #DaruratDemokrasi #PolisiTakBerdaya.

Awalnya YLBHI menyelenggarakan sebuah diskusi kebangsaan yang diselingi acara kesenian, namun sekitar pukul 22.00 WIB ratusan massa yang mengatasnamakan diri dari beberapa lembaga masyarakat mengepung gedung (YLBHI) hingga Senin dini hari.

"Semakin malam massa semakin bertambah dan beberapa di antaranya sempat melempari kerikil ke dalam Gedung YLBHI," kata Yunita.

Menurut dia massa banyak yang melemparkan intimidasi verbal kepada peserta acara di YLBHI.

"Mereka yang mengepung mengira diskusi memuat unsur komunis. Padahal, kami tidak ada tema acara seperti yang dimaksud. Pihak keamanan nampak kurang tegas dalam melakukan penjagaan terhadap berlangsungnya acara tersebut," katanya.

Hingga pukul 00.15 WIB, Senin dini hari (18/9), massa masih mengepung Gedung YLBHI dan jumlahnnya terus bertambah. Polisi menutup jalan Kimia Jakarta Pusat yang menjadi tempat acara YLBHI dan mengalihkan lalu lintas mulai dari depan Megaria. Aparat keamanan berupaya mengamankan Gedung Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) di Menteng, Jakarta, Karena ratusan masyarakat mengepung gedung tersebut.

Suara kaca pecah dan lemparan batu terdengar dari dalam gedung. Teriakan "Ganyang PKI" dari kerumunan massa terus memekik serta intimidasi verbal lainnya. Peserta diskusi yang berada di dalam Gedung YLBHI tidak dapat pulang keluar gedung akibat pengepungan. (Ant)

Tag: Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya), Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Wahyu Putro A

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,637.41 3,601.05
British Pound GBP 1.00 18,337.60 18,152.07
China Yuan CNY 1.00 2,063.29 2,042.71
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,641.00 13,505.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,464.01 10,356.98
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,746.41 1,728.88
Dolar Singapura SGD 1.00 10,135.23 10,030.45
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,084.10 15,922.40
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,346.66 3,310.86
Yen Jepang JPY 100.00 12,163.17 12,038.69

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6119.419 5.766 567
2 Agriculture 1615.559 6.106 19
3 Mining 1564.401 1.285 43
4 Basic Industry and Chemicals 672.709 -3.081 69
5 Miscellanous Industry 1382.572 -1.885 43
6 Consumer Goods 2705.365 24.718 45
7 Cons., Property & Real Estate 486.014 3.440 66
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1145.607 -2.150 60
9 Finance 1081.116 -5.142 89
10 Trade & Service 906.333 3.449 133
No Code Prev Close Change %
1 DWGL 316 394 78 24.68
2 MARI 1,010 1,250 240 23.76
3 MDLN 300 370 70 23.33
4 MYOR 2,070 2,500 430 20.77
5 MFMI 650 770 120 18.46
6 CANI 250 294 44 17.60
7 JGLE 98 115 17 17.35
8 ITMA 565 660 95 16.81
9 RELI 374 426 52 13.90
10 SDMU 304 344 40 13.16
No Code Prev Close Change %
1 ASJT 595 515 -80 -13.45
2 KBLV 472 422 -50 -10.59
3 RODA 170 155 -15 -8.82
4 ARII 910 855 -55 -6.04
5 ALKA 334 314 -20 -5.99
6 GTBO 185 175 -10 -5.41
7 MTWI 149 141 -8 -5.37
8 IBST 8,550 8,100 -450 -5.26
9 BUMI 272 258 -14 -5.15
10 PORT 390 370 -20 -5.13
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 354 374 20 5.65
2 INKP 5,200 5,200 0 0.00
3 BUMI 272 258 -14 -5.15
4 AISA 480 492 12 2.50
5 BBRI 3,460 3,390 -70 -2.02
6 PBRX 498 520 22 4.42
7 BMTR 575 580 5 0.87
8 TLKM 4,250 4,230 -20 -0.47
9 DWGL 316 394 78 24.68
10 MNCN 1,280 1,295 15 1.17