Portal Berita Ekonomi Kamis, 19 Oktober 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 22:04 WIB. ASEAN - Mahasiswa UGM raih penghargaan model ASEAN Meeting 2017.
  • 22:03 WIB. Marawi - Bank Dunia berkomitmen bantu Marawi pasca diselimuti konflik dengan militan.
  • 22:01 WIB. Qatar - Aksi boikot dari negara-negara Teluk tidak membuat Qatar melemah.
  • 22:00 WIB. Belgia - Dubes H.E Yuri O. Thamrin dorong mahasiwa agar mau berkuliah di Belgia.
  • 21:55 WIB. Ford - Pabrikan mobil Ford akan tarik 1,3 juta unit kendarannya dari wilayah Amerika Utara.
  • 21:54 WIB. Taiwan - Xi Jinping nyatakan China dapat gagalkan kemerdekaan Taiwan.
  • 21:53 WIB. China - Xi Jinping janji akan bangun China menjadi "negara sosialis modern".
  • 21:52 WIB. Catalonia - Otoritas Inggris memastikan tidak akan mengakui kemerdekaan Catalonia.
  • 21:51 WIB. Manufaktur - Asosiasi Perusahaan Air Minum dalam Kemasan menyatakan penjualan mengalami peningkatan pada kuartal III-2017.
  • 21:47 WIB. Iran - Otoritas Iran coba hancurkan hegemoni Israel dari Damaskus.
  • 21:45 WIB. Catalonia - Otoritas Madrid mendesak agar pemimpin Catalonia berfikir rasional.
  • 21:38 WIB. Health - Bamed Health Care memperkenalkan unit kesehatan baru untuk operasi bedah plastik dengan layanan anti-aging surgery.
  • 21:37 WIB. Shell - Shell Indonesia memperkenalkan teknologi segel inovatif sebagai upaya antisipasi pemalsuan pelumas.
  • 21:36 WIB. Bayer - Bayer Indonesia fokus mengincar pasar pengendali hama yang telah tumbuh dua digit per September 2017.

Skema Jalur LRT Masih Perdebatkan Lokasi Stasiun Persilangan

Foto Berita Skema Jalur LRT Masih Perdebatkan Lokasi Stasiun Persilangan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Pemerintah masih belum menentukan skema sinkronisasi trase kereta ringan Jakarta (Light Rail Transit/LRT Jakarta) dan LRT Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) yang bersilangan di Dukuh Atas. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menggelar rapat koordinasi di Jakarta, Selasa, untuk membahas sinkronisasi trase dua moda transportasi tersebut.

Hadir dalam rapat tersebut Menteri Perhubungan Budi Karya, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono, serta PT Jakarta Propertindo sebagai kontraktor LRT Jakarta dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk sebagai kontraktor LRT Jabodebek. Menhub Budi Karya menjelaskan rapat koordinasi itu belum menghasilkan keputusan final mengenai skema sinkronisasi trase kedua LRT.

"Kami cuma bicarakan soal 'joint' di Dukuh Atas. Nantinya di Dukuh Atas itu mau berjejer, mau satu (digabung) atau mau ganda (bertingkat), belum diputuskan," katanya sambil menjelaskan dengan gerakan tangan.

Menurut Budi, masih ada masalah keuangan dan operasional yang harus diselesaikan terkait sinkronisasi dua trase tersebut. Pasalnya, harus ada hitungan luasan area, keselamatan, pengelolaan hingga biaya yang dikeluarkan. 

Sementara, Direktur Operasi III Adhi Karya Pundjung Setya Brata menjelaskan sinkronisasi trase perlu dilakukan lantaran lahan yang sempit di Dukuh Atas. "Jadi perlu ada integrasi antara kami dengan LRT punya Jakpro supaya bisa saling terintegrasi antara dua moda ini. Lahannya kan sempit sehingga harus dicari cara agar pertemuannya bagus," tuturnya.

Kendati demikian, ia juga menyebut belum ada keputusan terkait integrasi trase antara LRT Jabodebek dan LRT Jakarta di Dukuh Atas yang akan jadi stasiun sentral itu. "Di sana (Dukuh Atas) kan ada LRT Jabodebek, ada LRT punya Jakpro, ada kereta bandara, ada kereta rel listrik, ada juga MRT. Itu yang sedang didiskusikan untuk diatur," ujarnya. (Ant)

Tag: Luhut Binsar Pandjaitan, Light Rail Transit/LRT

Penulis: ***

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Nova Wahyudi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,621.58 3,585.03
British Pound GBP 1.00 17,921.45 17,740.65
China Yuan CNY 1.00 2,058.16 2,037.55
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,582.00 13,446.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,668.66 10,559.14
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,739.68 1,722.19
Dolar Singapura SGD 1.00 10,028.06 9,926.91
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,990.09 15,828.63
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,216.96 3,182.49
Yen Jepang JPY 100.00 12,109.49 11,987.16

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5929.201 -18.129 565
2 Agriculture 1758.073 12.041 18
3 Mining 1491.369 -5.952 45
4 Basic Industry and Chemicals 631.044 -0.065 68
5 Miscellanous Industry 1359.953 -29.264 43
6 Consumer Goods 2530.716 2.510 45
7 Cons., Property & Real Estate 496.887 -2.220 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1165.095 -17.291 60
9 Finance 1023.450 -2.740 90
10 Trade & Service 926.677 8.619 131
No Code Prev Close Change %
1 KIOS 2,120 2,650 530 25.00
2 ZINC 296 370 74 25.00
3 MTWI 442 550 108 24.43
4 ANJT 1,280 1,540 260 20.31
5 VINS 147 176 29 19.73
6 MLIA 550 650 100 18.18
7 VIVA 240 278 38 15.83
8 SRAJ 180 208 28 15.56
9 MBSS 525 585 60 11.43
10 INDS 1,240 1,340 100 8.06
No Code Prev Close Change %
1 ARTA 635 478 -157 -24.72
2 TGKA 2,500 1,900 -600 -24.00
3 AKSI 640 530 -110 -17.19
4 HDFA 226 204 -22 -9.73
5 LCGP 105 96 -9 -8.57
6 ALKA 348 320 -28 -8.05
7 ERTX 156 144 -12 -7.69
8 INRU 326 302 -24 -7.36
9 SHID 1,450 1,350 -100 -6.90
10 YULE 150 140 -10 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 402 404 2 0.50
2 TLKM 4,400 4,300 -100 -2.27
3 ERTX 156 144 -12 -7.69
4 LMAS 71 68 -3 -4.23
5 PGAS 1,610 1,660 50 3.11
6 MBSS 525 585 60 11.43
7 BBCA 20,500 20,200 -300 -1.46
8 BUMI 198 197 -1 -0.51
9 PBRX 500 496 -4 -0.80
10 PKPK 81 76 -5 -6.17