Portal Berita Ekonomi Rabu, 18 Oktober 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 21:19 WIB. ISIS - ISIS kalah telak oleh koalisi Arab-Kurdi di Raqqa.
  • 21:16 WIB. Rohingya - 15.000 pengungsi Rohingya terjebak di perbatasan Bangladesh.
  • 21:14 WIB. Putin - Presiden Rusia, Vladimir Putin, legalkan penggunaan mata uang 'digital'.
  • 21:13 WIB. Madrid - Jet tempur F-18 Spanyol jatuh di Madrid, pilot tewas seketika.
  • 21:12 WIB. Florida - Gubernur Florida tetapkan status situasi darurat jelang aksi para nasionalis kulit putih.
  • 21:11 WIB. Rohingya - Militer Myanmar lakukan pemusnahan terhadap 288 desa warga Rohingya.
  • 21:10 WIB. Rusia - Palestina: upaya pembicaraan damai dengan Israel butuh dukungan Rusia.
  • 21:09 WIB. Vietnam - Pasca dilanda banjir, giliran Badai Khanun hampiri Vietnam.
  • 21:09 WIB. Israel - Otoritas Palestina tuding Israel enggan lakukan dialog damai.
  • 21:08 WIB. Kurdi - Trump: AS akan netral dalam konflik antara Irak dan Kurdi.
  • 20:19 WIB. DKI Jakarta -¬†Gubernur Anies Baswedan mengklaim telah menyusun regulasi untuk menghentikan proyek reklamasi.

Pindad Respons Baik Relokasi Pabrik Baru

Foto Berita Pindad Respons Baik Relokasi Pabrik Baru
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Tiga Pabrik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak pada Industri Strategis PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia, dan PT PAL rencananya akan dipindahkan. Kementerian Pertahanan mengaku sudah menyiapkan lahan yang akan dijadikan sebagai area relokasi tiga BUMN tersebut.

Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose menyambut baik dengan adanya relokasi pabrik perusahaan yang dipimpinnya. Bahkan dirinya mengaku akan membentuk tim untuk mengkaji lahan yang akan digunakan oleh pabrik peralatan tempur tersebut.

"Kami sudah ikut bersama Pak Menteri (Menhan) survei, tempatnya memang bagus. Dan sejauh apa respons kita? kami membentuk tim untuk mengkaji. Gunanya kalau dapat tempat seperti itu Pindad akan seperti apa," ucap Abraham saat ditemui pada acara Indonesia Business Development Expo 2017 di JCC.

Abraham melanjutkan, posisi lahan yang berada di Provinsi Bandar Lampung tersebut lokasinya cukup strategis. Dimana menurutnya terdapat perbukitan, area datar, dan juga tidak jauh dengan laut. Untuk Pindad sendiri, Abraham meminta agar ditempatkan daerah perbukitan.

"Saya bilang ke pak Menteri, untuk sisi laut kasih saja ke PAL, lahan datar untuk PT DI biar bisa landing dan take off, dan yang gunung-gunung sisain saja ke pindad," ujarnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, bukan tanpa alasan Pindad memilih daerah gunung, itu untuk bunker dan juga bisa latihan tembak sniper, makanya kita buat tim untuk mengkaji pembangunan pabrik Pindad.

Sementara itu, untuk bangunan pabrik yang berada di Bandung, menurut Abraham akan ada wacana untuk di istirahatkan. "Ini wacana ya, mau di rest atau industrial pindah, tapi untuk alat berat masih disana, kereta api, bahan peledak komersial, dan Rumah Sakit Pindad masih di sana," tutupnya.

Tag: Abraham Mose, PT Pindad (Persero), PT Dirgantara Indonesia (PTDI), PT PAL Indonesia

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Rizka Kasila Ariyanthi

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,614.91 3,578.89
British Pound GBP 1.00 17,963.03 17,781.45
China Yuan CNY 1.00 2,057.74 2,037.40
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,557.00 13,423.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,636.82 10,527.66
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,736.03 1,718.83
Dolar Singapura SGD 1.00 10,008.12 9,907.74
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,968.79 15,806.92
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,210.66 3,177.42
Yen Jepang JPY 100.00 12,095.82 11,974.13

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5947.330 -2.371 565
2 Agriculture 1746.032 -6.706 18
3 Mining 1497.321 14.162 45
4 Basic Industry and Chemicals 631.109 -2.373 68
5 Miscellanous Industry 1389.217 -17.418 43
6 Consumer Goods 2528.206 20.530 45
7 Cons., Property & Real Estate 499.107 -1.781 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1182.386 -5.389 60
9 Finance 1026.190 -0.227 90
10 Trade & Service 918.058 -5.549 131
No Code Prev Close Change %
1 NAGA 179 240 61 34.08
2 MTWI 354 442 88 24.86
3 MBSS 422 525 103 24.41
4 ZINC 238 296 58 24.37
5 WICO 384 452 68 17.71
6 HDTX 408 468 60 14.71
7 ERTX 142 156 14 9.86
8 WINS 248 272 24 9.68
9 ARTA 580 635 55 9.48
10 PKPK 74 81 7 9.46
No Code Prev Close Change %
1 JIHD 605 500 -105 -17.36
2 PADI 1,410 1,250 -160 -11.35
3 SIPD 860 780 -80 -9.30
4 MDKI 328 300 -28 -8.54
5 SQMI 380 350 -30 -7.89
6 SRAJ 195 180 -15 -7.69
7 PUDP 545 505 -40 -7.34
8 VICO 296 276 -20 -6.76
9 AMAG 396 370 -26 -6.57
10 SPMA 248 232 -16 -6.45
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 394 402 8 2.03
2 BUDI 99 97 -2 -2.02
3 TLKM 4,450 4,400 -50 -1.12
4 BMTR 565 610 45 7.96
5 BBCA 20,725 20,500 -225 -1.09
6 WSBP 392 386 -6 -1.53
7 PBRX 500 500 0 0.00
8 ASII 8,375 8,250 -125 -1.49
9 PGAS 1,625 1,610 -15 -0.92
10 WSKT 2,040 2,010 -30 -1.47