Portal Berita Ekonomi Jum'at, 14 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:15 WIB. Google - Google prediksi pemilu dan tokoh politik bakal jadi trending di 2019.
  • 07:02 WIB. California - California berencana kenakan pajak untuk SMS. 
  • 07:00 WIB. Fintech - Kemenkominfo telah blokir 400 Fintech ilegal dari OJK. 
  • 06:58 WIB. YLKI - YLKI sebut perlindungan konsumen belanja online rendah. 
  • 06:54 WIB. Apple - Apple investasikan Rp14,5 triliun untuk kampus di Texas. 
  • 21:44 WIB. Telkom - Telkom menggelar Spirit of Millennial Games Day 2018 dalam rangka mengembangkan inovasi games digital.
  • 20:58 WIB. Jamkrindo - Sampai November 2018, Jamkrindo Kupang telah mencatatkan volume penjaminan sebesar Rp2,5 triliun.
  • 20:55 WIB. Wika Realty - Wika Realty menargetkan marketing sales Rp4,5 triliun tahun depan.
  • 20:54 WIB. Mandiri - Secara nominal Mandiri mencapai kenaikan sebesar Rp350 miliar pada Harbolnas 2018.
  • 20:53 WIB. Mandiri - Mandiri mencatat transaksi di Harbolnas 2018 meningkat sekitar 170% dibandingkan tahun lalu.

Bantul Dorong Penggunaan Benih Jagung Berkualitas

Foto Berita Bantul Dorong Penggunaan Benih Jagung Berkualitas
Warta Ekonomi.co.id, Bantul -

Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta mendorong penggunaan benih jagung berkualitas agar produktivitas tanaman pangan itu maksimal dan bisa mendukung swasembada jagung.

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Bantul Pulung Haryadi di Bantul, Sabtu (23/9/2017) mengatakan, pada 2017 Bantul sudah swasembada jagung, hal itu karena makin banyak petani yang menggunakan benih jagung berkualitas.

"Dengan produktivitas yang tinggi didukung luasan tanaman jagung, maka panenan jagung tidak hanya untuk mencukupi kebutuhan daerah sendiri, namun sudah dikirim untuk memenuhi kebutuhan benih di luar daerah," katanya.

Menurut dia budi daya tanaman jagung di Bantul tersebar pada 17 kecamatan, namun data dari instansinya menunjukkan beberapa kecamatan yakni Bambanglipuro, Pajangan, Pundong, Dlingo dan Sewon memiliki produktivitas terbesar dibanding kecamatan lain.

"Tetapi tantangan yang dihadapi petani jagung ada pada harga jagung yang relatif rendah dibanding dengan beras, kedelai dan sebagainya. Meski demikian, kami berharap Bantul tetap swasembada jagung," katanya.

Sementara itu, Direktur PT Saprotan Benih Utama yang merupakan distributor benih jagung hibrida Dekalb Monsanto Indonesia Yuri Wibowo mengatakan pihaknya mencatat adanya kenaikan permintaan signifikan pada benih jagung hibrida dalam setahun terakhir.

"Awal 2016, permintaan benih jagung hibrida area Jateng-DIY mencapai 400 ton, namun pada 2017 ini permintaan naik 50 persen. Kami targetkan hingga akhir tahun bisa mendistribusikan sedikitnya 600 ton benih jagung hibrida Dekalb Monsanto," katanya.

Menurut dia Monsanto Indonesia mempunyai dua produk unggulan yakni Dekalb DK771 dan Dekalb DK959. Dekalb DK 771 merupakan produk benih jagung hibrida dengan keunggulan utama tahan serangan penyakit terutama penyakit bulai jagung.

"Selain tahan penyakit, Dekalb DK771 juga cocok untuk ditanam di lahan-lahan marjinal atau kurang subur. Dengan usia panen yang lebih singkat, produktivitas benih ini bisa mencapai di atas 11 ton per hektare," katanya.

Sementara benih Dekalb DK959 idealnya ditanam di lahan sawah bekas padi yang mempunyai sistem irigasi, hasil produksi dari benih ini mencapai delapan hingga sembilan ton per hektare.

Corporate Engagement Lead Monsanto Indonesia Herry Kristanto mengatakan melalui Dekalb Learning Center pihaknya mengedukasi petani jagung menerapkan pola pertanian teknologi tepat guna. (Ant)

Tag: Jagung

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Fajar Sulaiman

Foto: Antara/Anis Efizudin

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6177.720 62.143 621
2 Agriculture 1516.070 10.982 20
3 Mining 1776.514 21.113 47
4 Basic Industry and Chemicals 846.848 12.353 71
5 Miscellanous Industry 1420.317 27.074 46
6 Consumer Goods 2515.883 16.594 49
7 Cons., Property & Real Estate 455.102 3.544 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1062.130 21.053 71
9 Finance 1176.328 11.338 91
10 Trade & Service 791.531 -0.850 153
No Code Prev Close Change %
1 AKSI 344 430 86 25.00
2 SOTS 436 545 109 25.00
3 PNSE 750 935 185 24.67
4 ZONE 446 555 109 24.44
5 KICI 212 260 48 22.64
6 SAFE 171 206 35 20.47
7 JKSW 60 68 8 13.33
8 KAEF 2,550 2,850 300 11.76
9 TRAM 163 180 17 10.43
10 OASA 318 350 32 10.06
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 555 418 -137 -24.68
2 INPP 605 480 -125 -20.66
3 GMTD 14,900 13,425 -1,475 -9.90
4 BTEK 137 125 -12 -8.76
5 SMDM 152 139 -13 -8.55
6 DSSA 14,725 13,500 -1,225 -8.32
7 BBLD 492 454 -38 -7.72
8 AKPI 780 720 -60 -7.69
9 ETWA 78 72 -6 -7.69
10 OCAP 244 226 -18 -7.38
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 372 360 -12 -3.23
2 KPAS 710 705 -5 -0.70
3 RIMO 142 151 9 6.34
4 TLKM 3,650 3,750 100 2.74
5 TRAM 163 180 17 10.43
6 PGAS 2,130 2,150 20 0.94
7 PTBA 4,310 4,500 190 4.41
8 BBRI 3,620 3,680 60 1.66
9 CPIN 6,500 6,950 450 6.92
10 UNTR 29,300 29,300 0 0.00