Portal Berita Ekonomi Senin, 16 Juli 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:28 WIB. Gaza - Israel hujani Gaza dengan 40 serangan.
  • 11:26 WIB. Irak - Usai ditutup karena diserbu demonstran, bandara Irak kembali dibuka.
  • 11:25 WIB. Piala Dunia - Didier Deschamps: Prancis belajar dari pengalaman Euro 2016.
  • 11:25 WIB. Piala Dunia - Lovren: Prancis tak main sepak bola, cuma menunggu kesempatan.
  • 11:23 WIB. Piala Dunia - Piala Dunia 2018 menjadi pelipur lara Prancis yang gagal di Piala Eropa 2016.
  • 11:22 WIB. Piala Dunia - Courtois didapuk menjadi kiper terbaik di gelaran Piala Dunia 2018.
  • 11:22 WIB. Piala Dunia - Luka Modric pemain terbaik Piala Dunia 2018.
  • 11:21 WIB. Piala Dunia - Mbappe pemain muda terbaik Piala Dunia 2018, samai rekor Pele.
  • 11:20 WIB. Piala Dunia - Top skor Piala Dunia 2018 diraih kapten timnas Inggris Harry Kane.
  • 11:19 WIB. Piala Dunia - Juara Piala Dunia 2018, Prancis dapat hadiah Rp513 miliar.
  • 11:19 WIB. SHS - Sang Hyang Seri menargetkan pembangunan pabrik pengolahan benih tanaman pangan di Parigi Moutong selesai pada Desember.
  • 11:16 WIB. AHM - Astra Honda Motor mulai memasarkan PCX Hybrid hasil perakitan pabrik Sunter seharga Rp40,3 juta on the road Jakarta.
  • 11:14 WIB. Korsel - Korea Selatan mencatat impor minyak dari Iran turun 40,3% pada Juni 2018 dibandingkan bulan sama setahun lalu.
  • 11:14 WIB. Vaksin - Kementerian Pertanian sedang berusaha memecahkan masalah penyakit H9N2 yang menyerang ayam layer.
  • 11:12 WIB. BEI - Bursa Efek Indonesia memutuskan untuk menargetkan jumlah emiten baru tahun depan sebanyak 35 perusahaan.

Saham Emiten Pertambangan Ditinggal Investor, Ini Sebabnya

Foto Berita Saham Emiten Pertambangan Ditinggal Investor, Ini Sebabnya
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Saham-saham badan usaha milik negara (BUMN) sektor pertambangan seperti PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM), PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), dan PT Timah (Persero) Tbk (TINS) sedang memberikan return negatif.

Bila ditelaah, saham ANTM mengalami penurunan di perdagangan akhir pekan ini menjadi Rp675 per saham. Padahal, posisinya sempat di posisi Rp740 per saham di akhir Agustus 2017.

Hal yang sama terjadi pada saham PTBA. Bahkan, saham Bukit Asam hingga penutupan perdagangan saham Jumat (22/9/2017) mengalami penurunan 150 poin (1,44 persen) ke posisi Rp10.275 per saham, padahal posisinya sempat berada di Rp12.375 per saham di akhir Agustus 2017.

Adapun, saham TINS juga melepem ke posisi Rp880 per saham di akhir penutupan perdagangan bursa pekan ini. Meski, di akhir Agustus 2017 lalu saham perseroan masih berada di posisi Rp1.075 per saham.

Penurunan tersebut ditengarai karena adanya rencana Kementerian ESDM untuk menyusun kebijakan pertambangan nasional.

Salah satunya wacana pembatasan margin keuntungan batu bara, serta kenaikan harga gas gas Conoco Phillips Indonesia (COPI) pun memberi dampak kepada PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS). Pada Jumat kemarin saja harga saham PGAS turun 15 poin atau 0,92 persen ke level Rp1,610 per saham dari Rp1,625 per saham pada penutupan hari sebelumya.

Terkait hal tersebut, analis Danareksa Lucky Bayu Purnomo memandang jika memang pemerintah terlalu dinamis dalam menyusun kebijakan untuk industri khususnya sektor pertambangan. Padahal, jika dilihat industri pertambangan hingga saat ini harga komoditas belum mengalami perbaikan yang signifikan.

"PTBA, ANTM, dan emiten BUMN lainnya yang ada dalam sentimen pertambangan akan menuai sentimen negatif karena margin diperketat. Padahal harusnya meningkatkan margin karena harga komoditas membaik," katanya di Jakarta, belum lama ini.

Analis Binaartha Securities Reza Priyambada juga sepakat dengan Lucky. Menurutnya, secara tidak langsung, rencana pengaturan margin di sektor pertambangan membuat pelaku pasar enggan untuk masuk ke saham-saham di sektor tersebut.

Pasalnya, pelaku pasar melihat jika perbaikan yang terjadi pada harga komoditas dunia tak akan memberi pengaruh yang signifikan kepada kinerja emiten di sektor itu.

"Karena jika harga komoditas naik di luar pelaku pasar sudah enggak excited di saham tambang karena toh juga akan turun. Kalau dilihat beberapa periode sebelumnya ketika harga CPO baik harga saham perkebunan naik. Ketika harga komoditas naik semua saham pertambangan naik. Bahkan BUMI saja naik. Kalau sekarang dengan adanya aturan tersebut harga naik berapa persen pun enggak akan berpengaruh," ujarnya.

Tag: PT Aneka Tambang Tbk (Antam), PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk, PT Timah (Persero) Tbk

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5944.074 36.202 597
2 Agriculture 1442.299 -2.397 19
3 Mining 2025.622 17.548 46
4 Basic Industry and Chemicals 781.407 1.463 70
5 Miscellanous Industry 1190.799 16.425 45
6 Consumer Goods 2475.480 19.771 46
7 Cons., Property & Real Estate 449.738 -0.448 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1084.437 -9.615 70
9 Finance 1034.503 11.557 91
10 Trade & Service 881.887 6.475 143
No Code Prev Close Change %
1 CSIS 432 540 108 25.00
2 TCPI 560 700 140 25.00
3 MGRO 338 422 84 24.85
4 POLL 1,150 1,435 285 24.78
5 YPAS 600 725 125 20.83
6 MLPT 760 910 150 19.74
7 SQMI 222 260 38 17.12
8 WICO 470 550 80 17.02
9 MFMI 750 850 100 13.33
10 TIRA 145 164 19 13.10
No Code Prev Close Change %
1 CANI 216 162 -54 -25.00
2 PEGE 230 173 -57 -24.78
3 UNIT 324 248 -76 -23.46
4 AIMS 260 202 -58 -22.31
5 LPPS 136 113 -23 -16.91
6 NUSA 254 222 -32 -12.60
7 DNAR 296 260 -36 -12.16
8 MARI 2,350 2,110 -240 -10.21
9 DWGL 145 131 -14 -9.66
10 APII 216 196 -20 -9.26
No Code Prev Close Change %
1 LPPS 136 113 -23 -16.91
2 IMAS 3,090 2,960 -130 -4.21
3 PGAS 1,620 1,685 65 4.01
4 BBTN 2,200 2,410 210 9.55
5 ANTM 860 910 50 5.81
6 TRUK 660 705 45 6.82
7 NFCX 2,770 3,100 330 11.91
8 KREN 725 725 0 0.00
9 SWAT 173 180 7 4.05
10 TLKM 4,100 4,020 -80 -1.95