Portal Berita Ekonomi Sabtu, 20 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:37 WIB. Suzuki - Suzuki tarik 2 juta unit mobil karena pemeriksaan akhir yang lemah.
  • 11:34 WIB. Qualcomm - Qualcomm menangkan perseteruan paten cip modem atas Apple.
  • 11:33 WIB. NASA - NASA pecahkan rekor astronaut perempuan terlama di ISS.
  • 05:57 WIB. Eredivisie Belanda - Heracles 2 vs 1 SC Heerenveen
  • 05:55 WIB. Ligue 1 Prancis - Lyon 2 vs 1 Angers
  • 05:54 WIB. Ligue1 Prancis - Dijon 3 vs 2 Rennes
  • 05:53 WIB. LaLiga Spanyol - Deportivo Alaves 2 vs 2 Real Valladolid

BCA Bidik Perusahaan Fintech

BCA Bidik Perusahaan Fintech - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) melalui entitas usahanya yang termuda, PT Central Capital Ventura bakal kembali melanjutkan percepatan pertumbuhan melalui ekspansi organiknya. Perseroan saat ini tengah membidik perusahaan yang bergerak di bidang Financial Technology (FinTech) untuk dibiayai melalui cucu usahanya tersebut.

Direktur BCA, Henry Koenafi mengatakan bahwa sebelumnya perseroan sudah membiayai perusahaan yang bergerak di bidang jual beli mobil daring, garasi.id, dan klikacc. CCV sendiri didirikan pada awal tahun ini sebagai salah satu perangkat untuk bertarung dengan industri Fintech.

“Kita ada beberapa kriteria untuk perusahaan yang akan dibiayai lewat CCV, salah satunya adalah keberlanjutan,” katanya usai acara Indonesian Knowledge Forum di Jakarta, Selasa (3/10/2017).

Di samping itu, perseroan diketahui juga tengah mengambil ancang-ancang untuk melakukan pembiayaan di perusahaan rintisan yang bergerak dibidang Gerbang Pembayaran Nasional atau yang sering. Perihal GPN ini sejatinya bukanlah “barang baru” didalam sistem pembayaran di Indonesia.

Beberapa perusahaan NPG yang sudah besar ialah Alto, ATM Bersama, Link, dan Prima. Pemerintah sendiri saat ini tengah menyiapkan pembentukan perusahaan NPG baru.

Tercatat terdapat empat bank yang digandeng Bank Indonesia untuk pengembangan gerbang pembayaran nasional ini, mereka mewakili 75% transaksi debit nasional. Empat bank tersebut adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), dan BCA.

Tag: PT Bank Central Asia Tbk (BCA), Financial Technology (Fintech), Henry Koenafi

Penulis: Gito Adiputro Wiratno

Editor: Rizka Kasila Ariyanthi

Foto: Muhamad Ihsan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,756.57 3,718.34
British Pound GBP 1.00 18,368.14 18,184.19
China Yuan CNY 1.00 2,105.18 2,084.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,086.00 13,946.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,113.75 10,011.83
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,795.40 1,777.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,408.63 10,303.66
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,908.73 15,749.22
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,399.95 3,362.91
Yen Jepang JPY 100.00 12,583.53 12,455.12

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Feb
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10