Portal Berita Ekonomi Sabtu, 30 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Perangi Fraud, OJK Minta Industri Asuransi Lakukan Hal Ini

Perangi Fraud, OJK Minta Industri Asuransi Lakukan Hal Ini
WE Online, Nusa Dua, Bali -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan, ketaatan manajemen perusahaan untuk menerapkan pengendalian fraud adalah salah satu faktor kunci keberhasilan dalam menangani kecurangan atau fraud di industri asuransi. Regulator menilai penanganan fraud perlu menjadi perhatian serius agar kredibilitas dan kepercayaan publik terhadap industri asuransi tetap terjaga.

Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK Riswinandi mengatakan, meskipun keberhasilan dalam melawan fraud terletak pada manajemen perusahaan, tetapi kolaborasi antar-pemangku kepentingan untuk meningkatkan efektivitas penanganan fraud di industri asuransi juga penting dilakukan.

"Pemangku kepentingan tidak hanya dalam lingkup industri asuransi, tetapi juga jasa penunjang dan profesional seperti broker, akuntan, dan loss adjuster," ujar Riswinandi saat menghadiri acara Indonesia Rendezvous ke-23 di Nusa Dua, Bali, Kamis (12/10/2017).

Ia mencontohkan, dalam kasus asuransi kesehatan, pemangku kepentingan juga mencangkup tertanggung dan petugas medis yang menangani tertanggung.

"Untuk itu, kami mendorong asosiasi agar dapat memimpin dan secara aktif terlibat dalam mengoptimalkan peran masing-masing pemangku kepentingan dalam meningkatkan efektivitas penanganan fraud," ucapnya.

Selain itu, dalam menangani fraud, perusahaan asuransi juga harus memiliki paradigma "forward looking" karena fraud akan terus berkembang terutama sejalan dengan perkembangan sistem informasi dan teknologi (sistem IT). Menurutnya, pelaku fraud akan mencari celah-celah pengaturan untuk memanipulasi sistem.

"Perusahaan tetap perlu memperhatikan keseimbangan antara manfaat yang ingin diperoleh dari penggunaan inovasi IT tersebut dan potensi risiko fraud yang mungkin ditimbulkan," kata Riswinandi.

Inovasi sistem IT memang diibaratkan seperti pedang bermata dua karena inovasi IT dibutuhkan untuk lebih mengembangkan industri asuransi dan meningkatkan inklusi keuangan di bidang asuransi. "Namun di sisi lain, potensi risiko fraud akan semakin tinggi apabila sistem IT yang ada tidak dikelola dengan manajemen risiko yang memadai," tutupnya.

Baca Juga

Tag: Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Riswinandi Idris, Finansial, Fraud

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Fajar Sulaiman

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,942.14 3,901.87
British Pound GBP 1.00 18,246.26 18,063.24
China Yuan CNY 1.00 2,070.20 2,049.34
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,806.67 14,659.34
Dolar Australia AUD 1.00 9,828.67 9,729.40
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,909.87 1,890.84
Dolar Singapura SGD 1.00 10,467.04 10,359.23
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,417.64 16,248.41
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,407.75 3,369.19
Yen Jepang JPY 100.00 13,785.19 13,645.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4753.612 37.427 692
2 Agriculture 964.931 -6.866 22
3 Mining 1238.201 -5.085 49
4 Basic Industry and Chemicals 745.733 20.935 78
5 Miscellanous Industry 858.396 28.927 52
6 Consumer Goods 1806.725 -11.041 58
7 Cons., Property & Real Estate 322.957 -4.552 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 864.084 3.083 78
9 Finance 962.515 13.502 93
10 Trade & Service 606.633 2.757 172
No Code Prev Close Change %
1 KRAH 416 510 94 22.60
2 AKSI 96 117 21 21.88
3 WINS 63 73 10 15.87
4 DIVA 815 940 125 15.34
5 IKBI 210 240 30 14.29
6 AHAP 50 57 7 14.00
7 PDES 360 410 50 13.89
8 DMMX 80 91 11 13.75
9 AMAR 175 195 20 11.43
10 DUCK 422 470 48 11.37
No Code Prev Close Change %
1 SINI 860 800 -60 -6.98
2 BRNA 1,075 1,000 -75 -6.98
3 MLPT 575 535 -40 -6.96
4 PTBA 2,090 1,945 -145 -6.94
5 CASS 202 188 -14 -6.93
6 SIPD 1,300 1,210 -90 -6.92
7 TBLA 535 498 -37 -6.92
8 DSSA 20,975 19,525 -1,450 -6.91
9 POLA 58 54 -4 -6.90
10 GGRP 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,730 2,950 220 8.06
2 PURA 75 75 0 0.00
3 TLKM 3,130 3,150 20 0.64
4 BBCA 26,475 25,950 -525 -1.98
5 ICBP 8,325 8,150 -175 -2.10
6 BBNI 3,660 3,830 170 4.64
7 BMRI 4,290 4,470 180 4.20
8 ASII 4,540 4,770 230 5.07
9 PWON 376 362 -14 -3.72
10 KLBF 1,355 1,415 60 4.43