Portal Berita Ekonomi Jum'at, 14 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:44 WIB. Telkom - Telkom menggelar Spirit of Millennial Games Day 2018 dalam rangka mengembangkan inovasi games digital.
  • 20:58 WIB. Jamkrindo - Sampai November 2018, Jamkrindo Kupang telah mencatatkan volume penjaminan sebesar Rp2,5 triliun.
  • 20:57 WIB. AP II - AP II resmi mencatatkan obligasi berkelanjutan I tahap I Tahun 2018 di BEI.
  • 20:55 WIB. Wika Realty - Wika Realty menargetkan marketing sales Rp4,5 triliun tahun depan.
  • 20:54 WIB. Mandiri - Secara nominal Mandiri mencapai kenaikan sebesar Rp350 miliar pada Harbolnas 2018.
  • 20:53 WIB. Mandiri - Mandiri mencatat transaksi di Harbolnas 2018 meningkat sekitar 170% dibandingkan tahun lalu.
  • 20:51 WIB. BNI - Secara nominal transaksi BNI di Harbolnas 12.12 di 2018 sebesar Rp210,28 miliar.
  • 20:50 WIB. BNI - Harbolnas, pembayaran virtual account BNI tumbuh 267,94% yoy menjadi 389.000 kali transaksi.
  • 20:43 WIB. BRI - Hingga penghujung tahun, kredit agribisnis BRI bisa bertambah Rp2 triliun.
  • 20:43 WIB. BRI - Hingga November 2018, kredit agribisnis BRI tumbuh 17%.
  • 20:42 WIB. BRI - BRI memproyeksi kredit sektor agribisnis tumbuh 20%-25% yoy.

Pemerintah Seruyan Tingkatkan Produktivitas Hasil Panen

Foto Berita Pemerintah Seruyan Tingkatkan Produktivitas Hasil Panen
Warta Ekonomi.co.id, Kuala Pembuang -

Pemerintah Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, mulai mengembangkan tanaman padi dengan teknologi Hazton untuk meningkatkan produktivitas hasil panen di kabupaten tersebut.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Seruyan Sugian Noor di Kuala Pembuang, Minggu (15/10/2017), mengatakan menanam perdana padi dengan metode tanam Hazton sudah dilakukan di lahan seluas 10 hektare di Desa Halimaung Jaya Kecamatan Seruyan Hilir.

"Kemudian nanti sistem Hazton juga akan dikembangkang di sejumlah sentra pertanian seperti di Mahang Desa Persil Raya Kecamatan Seruyan Hilir serta Desa Mekar Indah Kecamatan Seruyan Hilir Timur," katanya.

Ia menjelaskan tanam padi Hazton tersebut mirip dengan cara jajar legowo. Namun, bedanya metode Hazton mengandalkan benih berusia tua, yaitu berumur sekitar 25-35 hari dengan mengubah pola jumlah tanam bibit padi yang semula tiga induk menjadi sekitar 20-30 benih per rumpun tanam.

"Pada sistem Hazton penanaman dalam satu lubang menggunakan 20-30 benih dengan tujuan agar tanaman yang berada di tengah terjepit dan tidak beranak sehingga tanaman akan menjadi tanaman induk yang produktif," katanya.

Ia menambahkan, keunggulan metode Hazton adalah dapat menghasilkan produksi tinggi, mudah dalam penanaman, tanaman cepat beradaptasi/tidak stres setelah tanam, relatif tahan terhadap hama keong mas dan orong-orong, sedikit atau bahkan tidak ada penyulaman dan penyiangan, umur panen lebih cepat, mutu gabah tinggi dan prosentase beras pecah tergolong rendah.

"Di sejumlah daerah metode Hazton terbukti dapat meningkatkan produktivitas hasil panen hingga 40 persen," katanya.

Meski demikian, menurutnya dalam pengembangan tehnik hazton ini, yang perlu diperhatikan para petani yakni saat penyemaian pada akar bibit jangan dicuci. Sebab kebiasaan para petani tanah pada akar bibit padi dibersihkan padahal itu justru membuat padi stres.

"Agar penerapan Hazton ini maksimal memang perlu penyuluhan yang maksimal. Namun petani tidak usah ragu menerapkan sistem Hazton, dan kita berharap melalui sistem Hazton produksi padi di Seruyan akan meningkat," katanya. (FNH/Ant)

Tag: Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Seruyan, Sugian Noor, Teknologi Hazton

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Fajar Sulaiman

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6177.720 62.143 621
2 Agriculture 1516.070 10.982 20
3 Mining 1776.514 21.113 47
4 Basic Industry and Chemicals 846.848 12.353 71
5 Miscellanous Industry 1420.317 27.074 46
6 Consumer Goods 2515.883 16.594 49
7 Cons., Property & Real Estate 455.102 3.544 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1062.130 21.053 71
9 Finance 1176.328 11.338 91
10 Trade & Service 791.531 -0.850 153
No Code Prev Close Change %
1 AKSI 344 430 86 25.00
2 SOTS 436 545 109 25.00
3 PNSE 750 935 185 24.67
4 ZONE 446 555 109 24.44
5 KICI 212 260 48 22.64
6 SAFE 171 206 35 20.47
7 JKSW 60 68 8 13.33
8 KAEF 2,550 2,850 300 11.76
9 TRAM 163 180 17 10.43
10 OASA 318 350 32 10.06
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 555 418 -137 -24.68
2 INPP 605 480 -125 -20.66
3 GMTD 14,900 13,425 -1,475 -9.90
4 BTEK 137 125 -12 -8.76
5 SMDM 152 139 -13 -8.55
6 DSSA 14,725 13,500 -1,225 -8.32
7 BBLD 492 454 -38 -7.72
8 AKPI 780 720 -60 -7.69
9 ETWA 78 72 -6 -7.69
10 OCAP 244 226 -18 -7.38
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 372 360 -12 -3.23
2 KPAS 710 705 -5 -0.70
3 RIMO 142 151 9 6.34
4 TLKM 3,650 3,750 100 2.74
5 TRAM 163 180 17 10.43
6 PGAS 2,130 2,150 20 0.94
7 PTBA 4,310 4,500 190 4.41
8 BBRI 3,620 3,680 60 1.66
9 CPIN 6,500 6,950 450 6.92
10 UNTR 29,300 29,300 0 0.00