Portal Berita Ekonomi Kamis, 18 Juli 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:11 WIB. Donald Trump - Trump terus menyerang dengan isu ras kepada 4 senator AS sebagai "un-American.
  • 14:42 WIB. Perbankan - LPS akan menerapkan program PRP (program restrukturisasi perbankan) tahun depan.
  • 13:29 WIB. Apple - Apple jajal produksi AirPods di Vietnam.
  • 13:06 WIB. Rupiah - Rupiah melemah 0,27% ke level Rp13.942 per dolar AS.
  • 12:08 WIB. Hong Kong - China sudah menyiapkan rencana untuk mengatasi masalah chaos di Hong Kong.
  • 12:01 WIB. IHSG - IHSG ditutup minus 0,02% di akhir sesi I.
  • 11:45 WIB. Netflix - Jumlah pelanggan Netflix dari 60,2 juta pada kuartal I, menjadi 60,1 juta pada akhir Juni.
  • 09:16 WIB. Perang Dagang - Para pemimpin China mengadakan pertemuan rahasia untuk mempersiapkan menghadapi delegasi AS.

Pemerintah Seruyan Tingkatkan Produktivitas Hasil Panen

Pemerintah Seruyan Tingkatkan Produktivitas Hasil Panen - Warta Ekonomi
WE Online, Kuala Pembuang -

Pemerintah Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, mulai mengembangkan tanaman padi dengan teknologi Hazton untuk meningkatkan produktivitas hasil panen di kabupaten tersebut.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Seruyan Sugian Noor di Kuala Pembuang, Minggu (15/10/2017), mengatakan menanam perdana padi dengan metode tanam Hazton sudah dilakukan di lahan seluas 10 hektare di Desa Halimaung Jaya Kecamatan Seruyan Hilir.

"Kemudian nanti sistem Hazton juga akan dikembangkang di sejumlah sentra pertanian seperti di Mahang Desa Persil Raya Kecamatan Seruyan Hilir serta Desa Mekar Indah Kecamatan Seruyan Hilir Timur," katanya.

Ia menjelaskan tanam padi Hazton tersebut mirip dengan cara jajar legowo. Namun, bedanya metode Hazton mengandalkan benih berusia tua, yaitu berumur sekitar 25-35 hari dengan mengubah pola jumlah tanam bibit padi yang semula tiga induk menjadi sekitar 20-30 benih per rumpun tanam.

"Pada sistem Hazton penanaman dalam satu lubang menggunakan 20-30 benih dengan tujuan agar tanaman yang berada di tengah terjepit dan tidak beranak sehingga tanaman akan menjadi tanaman induk yang produktif," katanya.

Ia menambahkan, keunggulan metode Hazton adalah dapat menghasilkan produksi tinggi, mudah dalam penanaman, tanaman cepat beradaptasi/tidak stres setelah tanam, relatif tahan terhadap hama keong mas dan orong-orong, sedikit atau bahkan tidak ada penyulaman dan penyiangan, umur panen lebih cepat, mutu gabah tinggi dan prosentase beras pecah tergolong rendah.

"Di sejumlah daerah metode Hazton terbukti dapat meningkatkan produktivitas hasil panen hingga 40 persen," katanya.

Meski demikian, menurutnya dalam pengembangan tehnik hazton ini, yang perlu diperhatikan para petani yakni saat penyemaian pada akar bibit jangan dicuci. Sebab kebiasaan para petani tanah pada akar bibit padi dibersihkan padahal itu justru membuat padi stres.

"Agar penerapan Hazton ini maksimal memang perlu penyuluhan yang maksimal. Namun petani tidak usah ragu menerapkan sistem Hazton, dan kita berharap melalui sistem Hazton produksi padi di Seruyan akan meningkat," katanya. (FNH/Ant)

Tag: Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Seruyan, Sugian Noor, Teknologi Hazton

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Fajar Sulaiman

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,744.80 3,707.38
British Pound GBP 1.00 17,469.01 17,293.50
China Yuan CNY 1.00 2,042.73 2,022.37
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,046.00 13,906.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,864.51 9,764.79
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,797.93 1,779.95
Dolar Singapura SGD 1.00 10,329.46 10,225.00
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,782.09 15,622.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,415.86 3,379.34
Yen Jepang JPY 100.00 13,045.42 12,914.19

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6394.609 -7.271 652
2 Agriculture 1360.695 -1.524 21
3 Mining 1639.706 -0.398 49
4 Basic Industry and Chemicals 799.891 -0.595 72
5 Miscellanous Industry 1259.816 -47.920 49
6 Consumer Goods 2371.485 22.616 53
7 Cons., Property & Real Estate 495.215 -0.879 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1230.336 -6.362 74
9 Finance 1326.341 -0.371 91
10 Trade & Service 817.488 -0.352 163
No Code Prev Close Change %
1 SSTM 400 500 100 25.00
2 KAYU 360 450 90 25.00
3 ARKA 665 830 165 24.81
4 GLOB 326 406 80 24.54
5 MINA 1,010 1,250 240 23.76
6 TALF 286 348 62 21.68
7 MTPS 1,050 1,200 150 14.29
8 OCAP 420 480 60 14.29
9 TOPS 605 665 60 9.92
10 WIIM 242 266 24 9.92
No Code Prev Close Change %
1 POSA 322 242 -80 -24.84
2 KIOS 620 515 -105 -16.94
3 CASS 730 620 -110 -15.07
4 DWGL 93 80 -13 -13.98
5 YULE 179 154 -25 -13.97
6 MYTX 72 63 -9 -12.50
7 INCF 82 72 -10 -12.20
8 INPP 820 720 -100 -12.20
9 ASBI 386 340 -46 -11.92
10 PALM 258 228 -30 -11.63
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 340 344 4 1.18
2 MNCN 1,445 1,420 -25 -1.73
3 POSA 322 242 -80 -24.84
4 ASII 7,450 7,100 -350 -4.70
5 IPTV 246 244 -2 -0.81
6 ANTM 895 900 5 0.56
7 BIPI 52 52 0 0.00
8 MAMI 93 94 1 1.08
9 SWAT 117 116 -1 -0.85
10 BBRI 4,550 4,520 -30 -0.66