Portal Berita Ekonomi Minggu, 17 Desember 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:26 WIB. DKI Jakarta - Sandi: Kita gak janjikan kasih modal di OKE OCE.
  • 08:26 WIB. Politik - Ketum Golkar hadiri rakornas PDIP.
  • 08:24 WIB. Politik - Megawati minta pemerintah ciptakan kedaulatan pangan.
  • 08:23 WIB. Pilpres - Megawati belum beri sinyal soal dukungan Pilpres 2019.
  • 08:22 WIB. Pilgub NTT - Viktor Laiskodat maju di Pilgub NTT.
  • 08:11 WIB. Aksi Bela Palestina - Massa aksi minta TNI dikirim ke Palestina.
  • 08:10 WIB. DKI Jakarta - Sandi akan rangkul Koko-koko dan Cici untuk investasi di Jakarta.
  • 08:09 WIB. DKI Jakarta - Sandiaga melepas peserta SME Run di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM.
  • 08:07 WIB. Aksi Bela Palestina - Menteri Agama ikut hadiri aksi bela Palestina.
  • 08:06 WIB. Aksi Bela Palestina - Massa terus berdatangan ke bundaran Monas.
  • 07:17 WIB. Dana Desa -┬áMenteri Sri Mulyani mengatakan dana desa digulirkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
  • 00:50 WIB. Palestina - Al Azhar kutuk serangan Israel terhadap warga Palestina.
  • 00:49 WIB. Arab Saudi - Wanita di Arab Saudi diwartakan akan diperbolehkan kendarai truk dan motor.
  • 00:48 WIB. Nuklir - Kim Jong-un dikhawatirkan luncurkan nuklir untuk kenang kematian ayahnya.
  • 00:47 WIB. Arab Saudi - Miliarder asal Palestina, Sabih al-Masri, ditahan di Arab Saudi terkait kasus korupsi.

Harga Gas Produksi Pupuk USD 6/MMBTU Dinilai Kemahalan

Foto Berita Harga Gas Produksi Pupuk USD 6/MMBTU Dinilai Kemahalan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Direktur Pupuk Indonesia Aas Asikin Idat mengatakan saat ini harga gas menjadi permasalahan di balik melonjaknya harga pupuk di Indonesia. Menurutnya, bila dibandingkan dengan negara-negara lain, biaya produksi pupuk di Indonesia masih belum bisa bersaing.

Berdasarkan data yang dia punya, biaya produksi pupuk Indonesia salah satu yang termahal di dunia. Di Indonesia sendiri biaya produksi senilai USD 6/MMBTU, dua kali lipat harga produksi dari produsen lain.

"Di Indonesia pembiayaan pupuk tinggi. Produsen lain itu sekitar USD 1,5 sampai USD 3/MMBTU. Di indonesia itu, USD 6/MMBTU. Gas itu 70% mencakup dari komponen biaya yang harus dikeluarkan dalam produksi," ujar Aas di Kementerian BUMN, Senin (16/10/2017).

Tidak hanya harga gas yang tidak bersahabat, dampak dari pabrik-pabrik yang sudah tua juga menjadikan penggunaan gas menjadi tidak efisien. "Pabrik pupuk yang ada banyak yang tua. Pesaing kita banyak yang baru pabriknya sehingga pemakaian gas efisien. Di Palembang 42 tahun. Ditambah harga gas naik. Untuk rata-rata umur 30 tahun," lanjutnya.

Untuk jumlah suplai ketersediaan pupuk dunia, saat ini sudah over supply atau melebihi dari jumlah pemakaian. Tentunya ini akan membuat persaingan antar industri pupuk.

"Saat ini pupuk sedang ada tantangan berat. Suplai dunia 240 juta/ton, pemakaian 180 juta/ton. Artinya kita betul-betul sangat bersaing, yang menang perusahaan terbaik dan dengan cost rendah," ujar Aas.

Dirinya sudah mengatakan bahwa pihaknya sudah meminta ke berbagai stakeholders terkait untuk dapat menyesuaikan harga gas. Termasuk ke Kementerian BUMN.

"Kalau orang tua saya kan kementerian BUMN, jadi saya sudah menyampaikan ke Bu Menteri BUMN dan Kementerian Perindustrian. Ya, pupuk Indonesia sudah minta. Tapi saya sudah alhamdulillah dengan pemerintah karena tadinya ada yang USD 9 ada USD 8, sekarang udah USD 6," pungkasnya.

Tag: PT Pupuk Indonesia (Persero) (Pupuk Indonesia Holding Company), Aas Asikin Idat, Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Bambang Ismoyo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,637.41 3,601.05
British Pound GBP 1.00 18,337.60 18,152.07
China Yuan CNY 1.00 2,063.29 2,042.71
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,641.00 13,505.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,464.01 10,356.98
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,746.41 1,728.88
Dolar Singapura SGD 1.00 10,135.23 10,030.45
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,084.10 15,922.40
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,346.66 3,310.86
Yen Jepang JPY 100.00 12,163.17 12,038.69

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6119.419 5.766 567
2 Agriculture 1615.559 6.106 19
3 Mining 1564.401 1.285 43
4 Basic Industry and Chemicals 672.709 -3.081 69
5 Miscellanous Industry 1382.572 -1.885 43
6 Consumer Goods 2705.365 24.718 45
7 Cons., Property & Real Estate 486.014 3.440 66
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1145.607 -2.150 60
9 Finance 1081.116 -5.142 89
10 Trade & Service 906.333 3.449 133
No Code Prev Close Change %
1 DWGL 316 394 78 24.68
2 MARI 1,010 1,250 240 23.76
3 MDLN 300 370 70 23.33
4 MYOR 2,070 2,500 430 20.77
5 MFMI 650 770 120 18.46
6 CANI 250 294 44 17.60
7 JGLE 98 115 17 17.35
8 ITMA 565 660 95 16.81
9 RELI 374 426 52 13.90
10 SDMU 304 344 40 13.16
No Code Prev Close Change %
1 ASJT 595 515 -80 -13.45
2 KBLV 472 422 -50 -10.59
3 RODA 170 155 -15 -8.82
4 ARII 910 855 -55 -6.04
5 ALKA 334 314 -20 -5.99
6 GTBO 185 175 -10 -5.41
7 MTWI 149 141 -8 -5.37
8 IBST 8,550 8,100 -450 -5.26
9 BUMI 272 258 -14 -5.15
10 PORT 390 370 -20 -5.13
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 354 374 20 5.65
2 INKP 5,200 5,200 0 0.00
3 BUMI 272 258 -14 -5.15
4 AISA 480 492 12 2.50
5 BBRI 3,460 3,390 -70 -2.02
6 PBRX 498 520 22 4.42
7 BMTR 575 580 5 0.87
8 TLKM 4,250 4,230 -20 -0.47
9 DWGL 316 394 78 24.68
10 MNCN 1,280 1,295 15 1.17