Portal Berita Ekonomi Selasa, 25 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:26 WIB. UMKM - Program peneliti masuk desa di Banyuwangi bertujuan tingkatkan kualitas UMKM melalui teknologi tepat guna.
  • 17:24 WIB. UMKM - LIPI bantu kembangkan UMKM di Banyuwangi.
  • 16:33 WIB. Bio Farma - Bio Farma sasar ekspor ke negara berkembang.
  • 16:32 WIB. BRI - BRI akan memprioritaskan pada trickle down business nasabah eksisting.
  • 16:30 WIB. BRI - BRI menargetkan pertumbuhan kredit modal kerja sampai akhir 2018 bisa mencapai 12%-14% yoy.
  • 16:27 WIB. PII - PII siap memberikan penjaminan dalam proyek pengembangan Bandara Komodo di NTT.
  • 16:26 WIB. PLN - PLN siap menyuplai kebutuhan listrik dalam pembangunan pabrik milik Semen Baturaja.
  • 16:25 WIB. PGN - Proses akuisisi Pertagas akan diawali dengan pembayaran transaksi pengambilalihan 51 % saham Pertagas.
  • 16:24 WIB. PGN - PGN sebut proses akuisisi pertagas terus berjalan.
  • 16:23 WIB. KAI - Kereta Api barang anjlok di Grobogan.
  • 16:08 WIB. Golkar - Go Prabu (Go Prabo Subianto-Sandiaga Uno) bukan kader Golkar.
  • 15:53 WIB. Tenun - Harga tenun cual cukup bervariasi dimulai Rp500.000 hingga Rp20.000.000.
  • 15:52 WIB. Tenun - Kerajinan tenun cual Bangka Belitung berhasil menembus pasar di empat negara.
  • 15:50 WIB. Inves - Kehadiran investasi di Flores bergerak di sektor perikananan dan pengolahan ikan dari PT Kelola Mina Laut.
  • 15:48 WIB. Inves - Kepala DPM-PTSP Flores mengatakan ada 5 perusahaan yang berminat investasi di Flores.

Lagi Pidato Batuk-batuk, Menteri Rini Langsung Antar Air ke Menteri Darmin

Foto Berita Lagi Pidato Batuk-batuk, Menteri Rini Langsung Antar Air ke Menteri Darmin
Warta Ekonomi.co.id, Mandalika -

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution terserang batuk saat memberikan sambutan di Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) terkait kebutuhan dana tambahan untuk pengelola pantai Mandalika.

"Kami akan mendukung ITDC yang sedang mencari tambahan dana sebesar Rp3 triliun dari pasar untuk menyeselesaikan," kata Darmin yang terputus karena batuk di peresmian Kawasan Ekonomi Khusus dan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Jumat (20/10/2017).

Tak lama Menteri BUMN Rini Soemarno pun mengantarkan segelas air putih ke podium tempat Darmin berbicara sehingga Darmin dapat menyelesaikan sambutannya.

"Sehingga dengan selesai pembangunan insfrastrukur akan mendorong selesainya pemangunan di daerah ini," ungkap Darmin menyudahi pidatonya tanpa meminum air yang sudah disuguhkan oleh Rini.

Pada awal sambutannya, Darmin mengatakan bahwa di Mandalika Kawasan Ekonomi Khusus dan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional dijadikan satu.

"Dalam mendorong pengingkatan kesejahteraan masyarakat berbagai upaya ini sangat diperlukan karena masyarakat kita sangat membutuhkan infrastruktur dan basis untuk berusaha. Pemerintah bekerja sama dengan pemerintah daerah mendorong pengembangan KEK, kawasaan industri dan kawasan strategis pariwisata nasional," kata Darmin.

Hingga saat ini terdapat 12 KEK yang telah ditetapkan, terdiri atas 8 KEK manufaktur yang fokusnya pada industri manufaktur dan 4 KEK pariwisata.

Dari 12 KEK itu sebanyakan 4 KEK sudah beroperasi yaitu Sei Mangke Sumatera Utara, Tanjung Lesung Banten, Palu Sulawesi Tengah dan Mandalika Nusa Tenggara Barat.

"Pagi ini Presiden meresmikan beroperasinya KEK Mandalika yang diharapkan sampai akhir tahun akan terdapat 2 KEK lagi yang beroperasi yaitu KEK Lhoksumawe dan Galang Batan di Bintan, 6 KEK lain baru akan beroperasi pada pertengahan tahun pertama 2018," ungkap Darwin.

Aliran investasi hingga Juli 2017 dalam bentuk komitmen investasi sebesar Rp221 triliun ke 12 KEK. Harapannya pada 2030 KEK dapat menarik investasi sebesar Rp726 triliun.

"Pembangunan dan pengelolaan Mandalika adalah PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) yang difokuskan pada kegiatan utama pariwisata bahkan diproyeksikan akan memiliki 10 ribu kamar hotel dengan target 2000 kamar hotel pada 2019, sirkuit balap kelas dunia, convention center dan 7 hotel yang diperkirakan akan sudah terealisasi pada 2019," jelas Darmin.

Satu hal yang perlu jadi perhatian adalah bagaimana masyarakat setempat dapat maksimalkan kehadiran KEK Mandalika untuk tingkatkan kesehanteraaan dan perlu didorong agar masyarakt setempat betul menjadi bagian pengembangan kawasan.

"Manfaat bagi masyarakat sebetulnya sudah terlihat bertumbuh pesat di luar kawasan. Sebelum kawasannya berkembang, masyarakatnya sudah mulai mengembangkan 'homestay', kafe dan industri kreatif dan perlu penataan dan standar yang baik agar jadi lingkungan yang menarik bagi pengembangan KEK Mandalika," jelas Darmin.

Untuk pembangunan infrasktruktur dasar, memanfaatkan penyertaan modal negara sebesar Rp250 miliar. ITDC telah mencatat aliran investasi sebanyak Rp13 triliun dengan Rp4,1 triliun yang sedang berjalan mencakup 5 hotel bintang 5 yakni hotel Pullman, Club Med, Royal Tulip, X2, dan hotel paramount dan "seawater reverse osmosis" berkapasitas 3000 meter kubik per hari. (VF/Ant)

Tag: Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian), Darmin Nasution, Rini Soemarno, Mandalika

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Jamkrindo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,990.77 3,951.21
British Pound GBP 1.00 19,615.75 19,420.30
China Yuan CNY 1.00 2,186.88 2,165.25
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,967.00 14,819.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,836.11 10,724.51
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,915.70 1,896.59
Dolar Singapura SGD 1.00 10,956.01 10,843.70
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,565.27 17,385.65
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,623.09 3,582.93
Yen Jepang JPY 100.00 13,260.39 13,128.10

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5874.299 -7.921 602
2 Agriculture 1559.439 -8.071 20
3 Mining 1942.424 18.950 46
4 Basic Industry and Chemicals 799.490 -12.818 71
5 Miscellanous Industry 1231.155 10.426 45
6 Consumer Goods 2453.180 1.457 47
7 Cons., Property & Real Estate 417.837 -2.637 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1015.005 3.459 69
9 Finance 1061.250 -2.002 91
10 Trade & Service 817.631 -3.451 145
No Code Prev Close Change %
1 PANI 476 595 119 25.00
2 PKPK 140 175 35 25.00
3 DIGI 825 1,030 205 24.85
4 INAF 4,020 4,970 950 23.63
5 NIKL 2,830 3,480 650 22.97
6 SIMA 119 144 25 21.01
7 SHID 2,800 3,300 500 17.86
8 PNSE 665 770 105 15.79
9 LPLI 151 174 23 15.23
10 JPRS 206 234 28 13.59
No Code Prev Close Change %
1 ABMM 2,100 1,680 -420 -20.00
2 LPIN 1,205 1,015 -190 -15.77
3 ERTX 137 120 -17 -12.41
4 KPAL 496 436 -60 -12.10
5 SONA 5,950 5,500 -450 -7.56
6 VRNA 107 99 -8 -7.48
7 MTDL 775 720 -55 -7.10
8 PTSN 318 296 -22 -6.92
9 LMSH 690 645 -45 -6.52
10 ICON 93 87 -6 -6.45
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 210 214 4 1.90
2 BMTR 420 418 -2 -0.48
3 KPIG 690 680 -10 -1.45
4 PKPK 140 175 35 25.00
5 NUSA 182 171 -11 -6.04
6 TKIM 14,000 13,500 -500 -3.57
7 BBRI 3,010 3,030 20 0.66
8 BHIT 90 89 -1 -1.11
9 BCAP 300 296 -4 -1.33
10 MEDC 815 890 75 9.20