Portal Berita Ekonomi Minggu, 17 Desember 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:41 WIB. Jokowi -¬†Presiden Jokowi¬†menganugerahkan Tanda Kehormatana Satyalancana Kebaktian Sosial ke para donor darah Sukarela 100 kali di Istana Bogor.
  • 08:26 WIB. DKI Jakarta - Sandi: Kita gak janjikan kasih modal di OKE OCE.
  • 08:26 WIB. Politik - Ketum Golkar hadiri rakornas PDIP.
  • 08:23 WIB. Pilpres - Megawati belum beri sinyal soal dukungan Pilpres 2019.
  • 08:22 WIB. Pilgub NTT - Viktor Laiskodat maju di Pilgub NTT.
  • 08:11 WIB. Aksi Bela Palestina - Massa aksi minta TNI dikirim ke Palestina.
  • 08:10 WIB. DKI Jakarta - Sandi akan rangkul Koko-koko dan Cici untuk investasi di Jakarta.
  • 08:09 WIB. DKI Jakarta - Sandiaga melepas peserta SME Run di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM.
  • 08:07 WIB. Aksi Bela Palestina - Menteri Agama ikut hadiri aksi bela Palestina.
  • 08:06 WIB. Aksi Bela Palestina - Massa terus berdatangan ke bundaran Monas.
  • 00:50 WIB. Palestina - Al Azhar kutuk serangan Israel terhadap warga Palestina.
  • 00:49 WIB. Arab Saudi - Wanita di Arab Saudi diwartakan akan diperbolehkan kendarai truk dan motor.

Hartadinata Abadi Bukukan Laba Bersih Rp95 Miliar Hingga September

Foto Berita Hartadinata Abadi Bukukan Laba Bersih Rp95 Miliar Hingga September
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) produsen dan penyedia perhiasan emas di Indonesia menyatakan bahwa laba bersih perseroan pada kuartal ketiga tahun 2017 mencapai sebesar Rp95 miliar naik  28.4 persen dibandingkan pada periode yang sama tahun 2016, sebesar Rp75 miliar. 

Peningkatan tersebut didorong oleh pertumbuhan pendapatan sebesar 13.1 persen menjadi Rp1,860 triliun dibandingkan periode sebelumnya. Pendapatan operasional berasal dari penjualan wholesaler yang memberikan kontribusi 91,69 persen, toko milik sendiri 8.30 persen, dan wara laba 0.01 persen. 

"Kinerja perusahaan telah berjalan dengan baik, sesuai dengan komitmen kami untuk senantiasa memberikan nilai kepada para pemegang saham, yaitu dengan menjadi perusahaan yang lebih terbuka dan profesional, memiliki landasan bisnis yang kuat dan senantiasa menerapkan Good Corporate Governance,” ujar Sandra Sunanto, Direktur Utama PT Hartadinata Abadi Tbk, dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (20/10/2017).

Penjualan didominasi oleh pasar segmen kelas menengah yang berkontribusi 70 persen terhadap total penjualan perusahaan sehingga perusahaan meningkatkan penetrasi ke pasar kelas ini. 

Selama kuartal ketiga 2017 ini, Hartadinata telah membuka 5 toko perhiasan emas baru di Bandung, Jakarta, Batam, dan Banten yang terdiri dari 5 toko ACC, yang menyasar pada kelas menengah bawah. Perusahaan juga bekerja sama dengan Matahari Department Store untuk meningkatkan daya saing dengan memasuki pasar-pasar baru dengan membuka saluran distribusi yang mudah diakses.

"Dalam kuartal ketiga ini, kinerja perusahaan sesuai dengan apa yang kami rencanakan yang tercermin dari  peningkatan penjualan yang tinggi, pembukaan banyak saluran distribusi/toko baru, dan juga ekspansi perusahaan ke luar Jawa Barat," tambah Sandra Sunanto. Perseroan pun akan terus meluaskan pasarnya dan mengembangkan desain-desain perhiasan yang menghasilkan produk-produk Hartadinata yang memiliki keunikan tersendiri.

Industri perhiasan emas Indonesia merupakan sektor yang berpotensi dan tumbuh dengan pesat disebabkan pasar yang besar dan terus tumbuhnya industri ritel. Selain itu, perhiasan emas menawarkan nilai investasi yang stabil. Kalangan menengah dan menengah atas terus bertumbuh dengan kuat yang memberikan peluang besar bagi pertumbuhan perusahaan di masa depan. Hal ini ditandai dengan laju pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) 16.9 persen dari 2011 hingga 2016.

Kinerja Hartadinata Abadi menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan dalam tiga tahun terakhir dimana pendapatan tumbuh tinggi dengan CAGR sebesar 33.1 persen dari Rp1.355 juta di tahun 2014 menjadi Rp2.193 juta di 2016.

Hartadinata Abadi telah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Juni 2017, dengan kode perdagangan HRTA, termasuk dalam Sektor Consumer Goods dan Sub Sektor Others. HRTA menawarkan 1.105.262.400 (satu miliar seratus lima juta dua ratus enam puluh dua ribu empat ratus) lembar saham, yang keseluruhannya merupakan saham baru, dengan nilai nominal Rp100 (seratus rupiah) per lembar saham. Jumlah tersebut setara dengan 24 persen dari jumlah modal ditempatkan dan disetor HRTA setelah IPO. HRTA menghimpun dana dari pasar modal  sebesar Rp331 miliar.

Dana yang diperoleh dari hasil IPO 50 persen akan digunakan untuk refinancing pinjaman modal kerja. Sementara 50 persen sisa dana IPO akan digunakan untuk 42 persen pembelian bahan baku, 6 persen pembelian mesin, dan 2 persen untuk pembentukan dan penerapan aplikasi sistem e-commerce.

Tag: PT Hartadinata Abadi, Sandra Sunanto, Bursa Efek Indonesia (BEI)

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Cahyo Prayogo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,637.41 3,601.05
British Pound GBP 1.00 18,337.60 18,152.07
China Yuan CNY 1.00 2,063.29 2,042.71
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,641.00 13,505.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,464.01 10,356.98
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,746.41 1,728.88
Dolar Singapura SGD 1.00 10,135.23 10,030.45
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,084.10 15,922.40
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,346.66 3,310.86
Yen Jepang JPY 100.00 12,163.17 12,038.69

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6119.419 5.766 567
2 Agriculture 1615.559 6.106 19
3 Mining 1564.401 1.285 43
4 Basic Industry and Chemicals 672.709 -3.081 69
5 Miscellanous Industry 1382.572 -1.885 43
6 Consumer Goods 2705.365 24.718 45
7 Cons., Property & Real Estate 486.014 3.440 66
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1145.607 -2.150 60
9 Finance 1081.116 -5.142 89
10 Trade & Service 906.333 3.449 133
No Code Prev Close Change %
1 DWGL 316 394 78 24.68
2 MARI 1,010 1,250 240 23.76
3 MDLN 300 370 70 23.33
4 MYOR 2,070 2,500 430 20.77
5 MFMI 650 770 120 18.46
6 CANI 250 294 44 17.60
7 JGLE 98 115 17 17.35
8 ITMA 565 660 95 16.81
9 RELI 374 426 52 13.90
10 SDMU 304 344 40 13.16
No Code Prev Close Change %
1 ASJT 595 515 -80 -13.45
2 KBLV 472 422 -50 -10.59
3 RODA 170 155 -15 -8.82
4 ARII 910 855 -55 -6.04
5 ALKA 334 314 -20 -5.99
6 GTBO 185 175 -10 -5.41
7 MTWI 149 141 -8 -5.37
8 IBST 8,550 8,100 -450 -5.26
9 BUMI 272 258 -14 -5.15
10 PORT 390 370 -20 -5.13
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 354 374 20 5.65
2 INKP 5,200 5,200 0 0.00
3 BUMI 272 258 -14 -5.15
4 AISA 480 492 12 2.50
5 BBRI 3,460 3,390 -70 -2.02
6 PBRX 498 520 22 4.42
7 BMTR 575 580 5 0.87
8 TLKM 4,250 4,230 -20 -0.47
9 DWGL 316 394 78 24.68
10 MNCN 1,280 1,295 15 1.17