Portal Berita Ekonomi Selasa, 26 Maret 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:00 WIB. Oppo - Oppo nilai segmentasi smartphone gaming masih kecil dan tak menjanjikan keuntungan yang besar.
  • 21:57 WIB. Apple - Apple siap umumkan layanan video pesaing Netflix.
  • 21:25 WIB. PUBG - Kemenkominfo akan temui MUI bahas fatwa haram PUBG.
  • 21:19 WIB. Pemilu - Kemenkominfo dan KPU Bakal atur buzzer yang kampanye di medsos.
  • 21:16 WIB. Pemilu - Kemenominfo larang iklan kampanye politik di medsos selama masa tenang.
  • 20:42 WIB. Startup - Simona Ventures ingin danai startup yang usung kesetaraan gender.
  • 20:40 WIB. Pemilu - Saat mas tenang, netizen tak dilarang bahas pemilu di medsos.
  • 20:39 WIB. Samsung - Samsung bawa empat TV 8K ke Indonesia, paling mahal Rp1,5 miliar.
  • 20:39 WIB. Samsung - Samsung Galaxy A10 dan Galaxy A20 meluncur di Indonesia bulan depan.
  • 20:38 WIB. Facebook - Facebook sepakat tak tayangkan iklan kampanye selama masa tenang.
  • 20:37 WIB. Vivo - Vivo jadi smartphone resmi kompetisi PUBG Mobile tingkat dunia.
  • 20:36 WIB. Oppo - Oppo A5s resmi meluncur di Indonesia, harganya Rp1,999 juta.
  • 19:53 WIB. GM - General Motors kucurkan investasi Rp25,7 triliun dan ciptakan 700 lapangan kerja baru di AS.
  • 19:49 WIB. Indosat - Indosat sebut biaya pasang jaringan telko di MRT Jakarta mahal.
  • 19:48 WIB. Apple - Apple kabarnya bikin video hingga gim berlangganan.

Meningkatkan Peran Corporate Secretary Lewat ICSA

Meningkatkan Peran Corporate Secretary Lewat ICSA - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Roda bisnis sebuah perusahaan memang ditentukan oleh bagaimana hubungan antara pucuk pimpinan dengan karyawannya. Namun di samping itu, perihal citra perusahaan juga ternyata membawa dampak yang tidak sedikit atas tumbuh kembangnya suatu perusahaan. 

Jika dulu dianggap bahwa fundamental suatu perusahaan akan dengan sendirinya mengantarkan citra perusahaan menjadi bersinar, teori tersebut bakal sangat mudah dipatahkan dengan kondisi saat ini. Kini banyak perusahaan besar yang ambruk akibat jatuhnya citra perusahaan. 

Di sinilah corporate secretary atau sekretaris perusahaan berperan penting. Posisi strategis yang dapat mengkolaborasikan antara fundamental perusahaan yang baik sekaligus menampilkan citra perusahaan yang positif.

Namun sayang, posisi ini kerap dipandang sebagai posisi istimewa. Padahal, dengan kemampuannya, seorang Sekretaris Perusahaan dapat menjadi "jembatan" antara perusahaan dengan publik atau perusahaan dengan pemerintah. 

Untuk itu, Indonesian Corporate Secretary Association (ICSA) hadir guna meningkatkan kapabilitas Sekretaris Perusahaan di Indonesia. Ketua ICSA Hardijanto Saroso mengatakan,pada tahun 2008, dimana posisi Sekretaris Perusahaan (Sekper) belum dilihat secara serius, ICSA mulai berdiri.

Kala itu, ungkap Hardijanto, posisi Sekper belum dianggap sebagai subjek pelaku pendorong good corporate governance (GCG). Baru pada 2014, dengan dikeluarkannya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No 35 tahun 2014 anggapan itu mulai berubah. 

"Isu utama dari Sekper ada 3, yakni tidak ada institusi resmi yang menaungi Sekper, kemudian turn over di perusahaan untuk posisi itu juga sangat tinggi. Dan terakhir adalah krisis ekonomi yang akhirnya banyak aksi korporasi yang membuat gelisah," katanya kepada Warta Ekonomi.

Sekper sendiri menurut Hardijanto adalah compliance officer yang memastikan bahwa perusahaan itu mengikuti perundangan dan peraturan yg berlaku. Nah melalui ICSA, setiap Sekper di Indonesia bisa mengikuti training untuk memperkuat kemampuannya dalam mengelola GCG.

Aksi itu dilakukan untuk memperkuat sendi-sendi profesi keahlian. Baik itu hardskill dan softskill. Diakuinya, anggota ICSA seharusnya bisa mencapai lebih dari 500 orang, mengingat jumlah perusahaan terbuka juga berada di kisaran itu.

Namun, dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan, pesertanya hanya berada di bilangan puluhan saja. "Di 2014 ada 80-an orang kemudian terus naik ke angka 150-an orang," ungkapnya.

Sepak terjang ICSA sendiri sebenarnya sudah mencapai regional. Saat ini ICSA juga sudah menjadi bagian dari Asian Corporate Secretary Networking.  Anggotanya terdiri atas Indonesia, Singapore, Thailand, Malaysia, dan Hongkong. Masuknya Hongkong sebagai salah satu anggota bukanlah tanpa sebab. Hongkong memiliki counterpart China. "Nah, another big market kita adalah China," tutupnya.

Tag: Indonesian Corporate Secretary Association (ICSA), Hardijanto Saroso

Penulis: Gito Adiputro Wiratno

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,811.94 3,773.16
British Pound GBP 1.00 18,863.79 18,674.98
China Yuan CNY 1.00 2,130.32 2,109.15
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,294.00 14,152.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,113.01 10,009.71
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,821.61 1,803.45
Dolar Singapura SGD 1.00 10,574.83 10,465.91
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,152.22 15,986.10
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,512.90 3,474.59
Yen Jepang JPY 100.00 13,022.96 12,890.06

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6411.251 -114.023 629
2 Agriculture 1467.681 -23.100 21
3 Mining 1862.488 -25.374 47
4 Basic Industry and Chemicals 901.511 -8.856 71
5 Miscellanous Industry 1253.301 -31.590 46
6 Consumer Goods 2589.678 -73.784 52
7 Cons., Property & Real Estate 457.407 -8.163 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1152.772 -18.143 72
9 Finance 1244.414 -18.822 91
10 Trade & Service 817.509 -10.958 155
No Code Prev Close Change %
1 BEEF 190 240 50 26.32
2 COCO 525 650 125 23.81
3 BKDP 61 74 13 21.31
4 GAMA 58 70 12 20.69
5 STAR 104 120 16 15.38
6 JSKY 1,480 1,635 155 10.47
7 GDYR 2,100 2,300 200 9.52
8 ECII 990 1,080 90 9.09
9 PSSI 186 202 16 8.60
10 SRAJ 199 214 15 7.54
No Code Prev Close Change %
1 SIMA 168 130 -38 -22.62
2 KONI 378 310 -68 -17.99
3 GLOB 440 380 -60 -13.64
4 TALF 340 300 -40 -11.76
5 HDFA 179 158 -21 -11.73
6 PEHA 2,630 2,330 -300 -11.41
7 BMSR 150 133 -17 -11.33
8 MFMI 830 740 -90 -10.84
9 KOIN 268 240 -28 -10.45
10 ARTA 700 630 -70 -10.00
No Code Prev Close Change %
1 INDF 7,400 6,775 -625 -8.45
2 JAYA 172 164 -8 -4.65
3 ICBP 10,325 9,400 -925 -8.96
4 ASII 7,250 7,050 -200 -2.76
5 ANTM 960 920 -40 -4.17
6 BBRI 4,060 4,000 -60 -1.48
7 SIMA 168 130 -38 -22.62
8 GGRM 85,900 81,800 -4,100 -4.77
9 BEEF 190 240 50 26.32
10 ADRO 1,425 1,365 -60 -4.21