Portal Berita Ekonomi Selasa, 19 November 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:27 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka negatif 0,13% pada level 3.116
  • 22:26 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka negatif 0,04% pada level 27.993
  • 22:25 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq dibuka negatif 0,34% pada level 8.511
  • 22:25 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,46% terhadap Poundsterling pada level 1,2956 USD/Pound
  • 22:24 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,18% terhadap Euro pada level 1,1071 USD/Euro
  • 22:22 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,15% terhadap Yen pada level 108,64 Yen/USD
  • 22:21 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.470 USD/troy ounce
  • 22:20 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 62,57 USD/barel
  • 22:20 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 57,12 USD/barel
  • 17:46 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,02% pada level 7.304
  • 17:46 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,61% pada level 3.258
  • 17:45 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,62% pada level 2.909
  • 17:44 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,49% pada level 23.416
  • 17:43 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,07% pada level 2.160
  • 17:42 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 1,35% pada level 26.681

Meningkatkan Peran Corporate Secretary Lewat ICSA

Meningkatkan Peran Corporate Secretary Lewat ICSA - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Roda bisnis sebuah perusahaan memang ditentukan oleh bagaimana hubungan antara pucuk pimpinan dengan karyawannya. Namun di samping itu, perihal citra perusahaan juga ternyata membawa dampak yang tidak sedikit atas tumbuh kembangnya suatu perusahaan. 

Jika dulu dianggap bahwa fundamental suatu perusahaan akan dengan sendirinya mengantarkan citra perusahaan menjadi bersinar, teori tersebut bakal sangat mudah dipatahkan dengan kondisi saat ini. Kini banyak perusahaan besar yang ambruk akibat jatuhnya citra perusahaan. 

Di sinilah corporate secretary atau sekretaris perusahaan berperan penting. Posisi strategis yang dapat mengkolaborasikan antara fundamental perusahaan yang baik sekaligus menampilkan citra perusahaan yang positif.

Namun sayang, posisi ini kerap dipandang sebagai posisi istimewa. Padahal, dengan kemampuannya, seorang Sekretaris Perusahaan dapat menjadi "jembatan" antara perusahaan dengan publik atau perusahaan dengan pemerintah. 

Untuk itu, Indonesian Corporate Secretary Association (ICSA) hadir guna meningkatkan kapabilitas Sekretaris Perusahaan di Indonesia. Ketua ICSA Hardijanto Saroso mengatakan,pada tahun 2008, dimana posisi Sekretaris Perusahaan (Sekper) belum dilihat secara serius, ICSA mulai berdiri.

Kala itu, ungkap Hardijanto, posisi Sekper belum dianggap sebagai subjek pelaku pendorong good corporate governance (GCG). Baru pada 2014, dengan dikeluarkannya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No 35 tahun 2014 anggapan itu mulai berubah. 

"Isu utama dari Sekper ada 3, yakni tidak ada institusi resmi yang menaungi Sekper, kemudian turn over di perusahaan untuk posisi itu juga sangat tinggi. Dan terakhir adalah krisis ekonomi yang akhirnya banyak aksi korporasi yang membuat gelisah," katanya kepada Warta Ekonomi.

Sekper sendiri menurut Hardijanto adalah compliance officer yang memastikan bahwa perusahaan itu mengikuti perundangan dan peraturan yg berlaku. Nah melalui ICSA, setiap Sekper di Indonesia bisa mengikuti training untuk memperkuat kemampuannya dalam mengelola GCG.

Aksi itu dilakukan untuk memperkuat sendi-sendi profesi keahlian. Baik itu hardskill dan softskill. Diakuinya, anggota ICSA seharusnya bisa mencapai lebih dari 500 orang, mengingat jumlah perusahaan terbuka juga berada di kisaran itu.

Namun, dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan, pesertanya hanya berada di bilangan puluhan saja. "Di 2014 ada 80-an orang kemudian terus naik ke angka 150-an orang," ungkapnya.

Sepak terjang ICSA sendiri sebenarnya sudah mencapai regional. Saat ini ICSA juga sudah menjadi bagian dari Asian Corporate Secretary Networking.  Anggotanya terdiri atas Indonesia, Singapore, Thailand, Malaysia, dan Hongkong. Masuknya Hongkong sebagai salah satu anggota bukanlah tanpa sebab. Hongkong memiliki counterpart China. "Nah, another big market kita adalah China," tutupnya.

Baca Juga

Tag: Indonesian Corporate Secretary Association (ICSA), Hardijanto Saroso

Penulis: Gito Adiputro Wiratno

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Sufri Yuliardi

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,772.00 3,734.27
British Pound GBP 1.00 18,285.73 18,098.18
China Yuan CNY 1.00 2,017.05 1,996.13
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,145.38 14,004.63
Dolar Australia AUD 1.00 9,644.32 9,545.56
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,806.72 1,788.72
Dolar Singapura SGD 1.00 10,396.43 10,289.96
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,646.20 15,484.92
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,406.88 3,369.74
Yen Jepang JPY 100.00 13,002.46 12,869.54

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6122.625 -5.720 662
2 Agriculture 1388.559 2.970 20
3 Mining 1501.047 22.496 49
4 Basic Industry and Chemicals 954.421 -0.201 76
5 Miscellanous Industry 1177.316 -0.936 50
6 Consumer Goods 2060.657 -6.314 54
7 Cons., Property & Real Estate 507.973 -0.049 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1128.813 -12.467 76
9 Finance 1266.233 2.133 90
10 Trade & Service 782.981 -3.567 165
No Code Prev Close Change %
1 TEBE 1,095 1,640 545 49.77
2 ESIP 344 430 86 25.00
3 SINI 595 740 145 24.37
4 ALMI 266 328 62 23.31
5 PORT 414 500 86 20.77
6 BYAN 13,300 15,800 2,500 18.80
7 PALM 208 242 34 16.35
8 ALKA 450 510 60 13.33
9 IMJS 280 316 36 12.86
10 VINS 119 134 15 12.61
No Code Prev Close Change %
1 FITT 84 55 -29 -34.52
2 RODA 175 115 -60 -34.29
3 ICON 99 72 -27 -27.27
4 JTPE 880 660 -220 -25.00
5 MPOW 244 183 -61 -25.00
6 TGRA 280 210 -70 -25.00
7 ENVY 2,070 1,555 -515 -24.88
8 DEAL 865 650 -215 -24.86
9 SQMI 372 280 -92 -24.73
10 HITS 550 414 -136 -24.73
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,410 1,410 0 0.00
2 MAMI 244 248 4 1.64
3 BBRI 4,090 4,120 30 0.73
4 IPTV 494 505 11 2.23
5 TLKM 4,080 4,000 -80 -1.96
6 TCPI 4,780 5,175 395 8.26
7 IRRA 450 498 48 10.67
8 ACES 1,695 1,700 5 0.29
9 BBTN 1,920 1,955 35 1.82
10 BRPT 1,075 1,130 55 5.12