Portal Berita Ekonomi Minggu, 17 Desember 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:41 WIB. Jokowi -¬†Presiden Jokowi¬†menganugerahkan Tanda Kehormatana Satyalancana Kebaktian Sosial ke para donor darah Sukarela 100 kali di Istana Bogor.
  • 08:26 WIB. DKI Jakarta - Sandi: Kita gak janjikan kasih modal di OKE OCE.
  • 08:26 WIB. Politik - Ketum Golkar hadiri rakornas PDIP.
  • 08:23 WIB. Pilpres - Megawati belum beri sinyal soal dukungan Pilpres 2019.
  • 08:22 WIB. Pilgub NTT - Viktor Laiskodat maju di Pilgub NTT.
  • 08:11 WIB. Aksi Bela Palestina - Massa aksi minta TNI dikirim ke Palestina.
  • 08:10 WIB. DKI Jakarta - Sandi akan rangkul Koko-koko dan Cici untuk investasi di Jakarta.
  • 08:07 WIB. Aksi Bela Palestina - Menteri Agama ikut hadiri aksi bela Palestina.
  • 08:06 WIB. Aksi Bela Palestina - Massa terus berdatangan ke bundaran Monas.

Promosikan Indonesia, Garuda Indonesia Kembali Gandeng Tourism Australia

Foto Berita Promosikan Indonesia, Garuda Indonesia Kembali Gandeng Tourism Australia
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia dan Tourism Australia kembali melakukan perpanjangan kerja sama menyusul kesuksesan kedua institusi tingkatkan wisatawan antar kedua negara. Melalui kerja sama ini Garuda Indonesia berhasil mengangkut sebanyak 521.142 penumpang di regional Australia selama periode September 2016 hingga Juni 2017.

Penandatanganan perpanjangan kerja sama tersebut dilaksanakan oleh Direktur Marketing dan Teknologi Informasi Garuda Indonesia Nina Sulistyowati dan Regional General Manager South and South East Asia Tourism Australia Brent Anderson pada hari ini (3/11/2017) yang bertempat di kantor Garuda Indonesia, Jakarta.

Melalui perpanjangan kerja sama ini, Garuda Indonesia dan Tourism Australia sepakat secara konsisten untuk terus bersinergi dalam mempromosikan layanan penerbangan Garuda Indonesia dari dan menuju berbagai destinasi di Australia seperti Sydney, Melbourne, dan Perth.

Kerja sama tersebut merupakan perpanjangan dari kerja sama sebelumnya sejak 2014, dimana Garuda Indonesia dan Tourism Australia sepakat untuk mempererat hubungan kedua negara melalui program promosi bersama destinasi wisata dan layanan Garuda Indonesia dari dan menuju Australia melalui media konvesional dan media sosial. Kerja sama antara Garuda Indonesia dan Tourism Australia ini akan berjalan mulai dari November 2017 hingga Juni 2018 mendatang.

Direktur Marketing dan Teknologi Informasi Garuda Indonesia Nina Sulistyowati menyambut baik perpanjangan kerja sama kedua institusi. Melalui kerja sama tersebut, pada periode September 2016–Juni 2017 lalu Garuda Indonesia berhasil mencatat penjualan lebih dari 263.399 tiket penerbangan Garuda Indonesia ke Australia dari hasil kerja sama dengan Tourism Australia.

Nina menambahkan, pihaknya berharap melalui sinergi tersebut dapat terus mengoptimalkan tingkat keterisian penumpang, khususnya pada potensi segmen market baru yang yang cukup menjanjikan ke depannya. Australia menjadi salah satu pasar yang terus tumbuh dan paling potensial bagi Garuda Indonesia. Kedekatan Indonesia dan Australia secara geografis membuat banyaknya pengguna jasa di antara kedua negara untuk berkunjung baik untuk keperluan bisnis, wisata, pendidikan maupun kesehatan. 

"Selain itu, kiranya kerja sama ini juga dapat memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa Garuda Indonesia dengan menawarkan 'Kangaroo Routes' yakni penerbangan langsung dari London ke Australia, dengan connecting flight yang sangat nyaman dimana hanya membutuhkan 2 jam transit di Terminal 3, Jakarta sebelum melanjutkan penerbangan ke Melbourne. Dengan rute Kangaroo Route tersebut, Garuda Indonesia juga menawarkan koneksi penerangan yang nyaman bagi seluruh pengguna jasa yang berangkat dari Australia dan  ingin melanjutkan penerbangan ke rute-rute Garuda Indonesia lainnya," kata Nina. 

Sementara itu, Regional General Manager South and South East Asia Tourism Australia Brent Anderson mengatakan bahwa wisatawan asal Indonesia ke Australia tumbuh 17 persen tahun ini dan hal ini tidak akan terjadi tanpa adanya kerja sama yang kuat antara Garuda Indonesia dan Tourism Australia. 

"Kami senang dapat bekerja sama lagi dengan Garuda Indonesia, salah satu maskapai bintang lima dunia, untuk kembali membagikan apa yang Australia tawarkan untuk para wisatawan, mulai dari keindahan alam dan kehidupan flora dan fauna di Perth, bangunan ikonik di Sydney hingga tata kota unik kota Melbourne," ucapnya.

Melalui kerja sama ini, Garuda Indonesia akan memberikan harga khusus yang diberikan selama periode kerja sama dengan Tourism Australia yang dapat diakses melalui www.garuda-indonesia.com/australia serta mobile app Garuda Indonesia, selain penawaran promo diskon redemption khusus pengguna GarudaMiles dalam 2 periode, yaitu 1 November 2017 hingga 30 November 2017 dan periode 1 Februari 2018 hingga 28 Februari 2018.

Jumlah diskon yang diberikan untuk redemption GarudaMiles tersebut hingga 50 persen untuk rute penerbangan dari Jakarta–Perth (vv) dan hingga 30 persen untuk rute penerbangan dari Jakarta–Melbourne (vv).

Saat ini Garuda Indonesia telah melayani penerbangan langsung dari dan menuju Australia sebanyak lebih dari 60 penerbangan per minggu yang dilayani dari Denpasar dan Jakarta ke sejumlah kota di Australia, seperti Melbourne, Sydney, dan Perth. Penerbangan dari Denpasar menuju Melbourne, Sydney, dan Perth dilayani satu kali setiap harinya. Sementara penerbangan dari Jakarta menuju Melbourne, Sydney, dan Perth dilayani empat kali dalam seminggu.

Tag: PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Tourism Australia, Nina Sulistyowati

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,637.41 3,601.05
British Pound GBP 1.00 18,337.60 18,152.07
China Yuan CNY 1.00 2,063.29 2,042.71
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,641.00 13,505.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,464.01 10,356.98
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,746.41 1,728.88
Dolar Singapura SGD 1.00 10,135.23 10,030.45
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,084.10 15,922.40
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,346.66 3,310.86
Yen Jepang JPY 100.00 12,163.17 12,038.69

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6119.419 5.766 567
2 Agriculture 1615.559 6.106 19
3 Mining 1564.401 1.285 43
4 Basic Industry and Chemicals 672.709 -3.081 69
5 Miscellanous Industry 1382.572 -1.885 43
6 Consumer Goods 2705.365 24.718 45
7 Cons., Property & Real Estate 486.014 3.440 66
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1145.607 -2.150 60
9 Finance 1081.116 -5.142 89
10 Trade & Service 906.333 3.449 133
No Code Prev Close Change %
1 DWGL 316 394 78 24.68
2 MARI 1,010 1,250 240 23.76
3 MDLN 300 370 70 23.33
4 MYOR 2,070 2,500 430 20.77
5 MFMI 650 770 120 18.46
6 CANI 250 294 44 17.60
7 JGLE 98 115 17 17.35
8 ITMA 565 660 95 16.81
9 RELI 374 426 52 13.90
10 SDMU 304 344 40 13.16
No Code Prev Close Change %
1 ASJT 595 515 -80 -13.45
2 KBLV 472 422 -50 -10.59
3 RODA 170 155 -15 -8.82
4 ARII 910 855 -55 -6.04
5 ALKA 334 314 -20 -5.99
6 GTBO 185 175 -10 -5.41
7 MTWI 149 141 -8 -5.37
8 IBST 8,550 8,100 -450 -5.26
9 BUMI 272 258 -14 -5.15
10 PORT 390 370 -20 -5.13
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 354 374 20 5.65
2 INKP 5,200 5,200 0 0.00
3 BUMI 272 258 -14 -5.15
4 AISA 480 492 12 2.50
5 BBRI 3,460 3,390 -70 -2.02
6 PBRX 498 520 22 4.42
7 BMTR 575 580 5 0.87
8 TLKM 4,250 4,230 -20 -0.47
9 DWGL 316 394 78 24.68
10 MNCN 1,280 1,295 15 1.17