Portal Berita Ekonomi Kamis, 18 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:21 WIB. WSKT - Pendapatan Waskita naik 47% yoy menjadi Rp22,89 triliun.
  • 20:40 WIB. BTN - BTN tengah mengajukan penambahan kuota penjualan ORI seri ORI015 kepada Kemenkeu.
  • 20:38 WIB. WSKT - Penundaan pembayaran proyek tol Batang-Semarang dan Semarang-Solo tidak berpengaruh bagi arus kas Waskita.
  • 20:35 WIB. BNI - BNI akan menghentikan penyaluran KPR untuk produk apartemen Meikarta bagi nasabah baru.
  • 17:18 WIB. UMKM - Ada sekitar 54.000 UMKM yang ada di Kabupaten Klaten.
  • 17:17 WIB. UMKM - Pemkab Klaten siapkan anggaran yang disiapkan untuk pinjaman UMKM tersebut sekitar Rp3-5 miliar.
  • 09:21 WIB. Youtube - Youtube bakal beri sanki untuk konten video duplikat.

Elektabilitas Emil Unggul Tapi Masih Riskan

Foto Berita Elektabilitas Emil Unggul Tapi Masih Riskan
Warta Ekonomi.co.id, Bandung -

Hasil survei dari lembaga survei Indocon menyatakan elektabilitas M Ridwan Kamil atau Emil unggul dibandingkan kandidat lainnya yakni mencapai 34,6 persen namun posisinya masih riskan atau belum aman karena masih banyak pemilih yang belum mantap dalam menentukan pilihannya di Pilgub Jawa Barat.

"Strong voters lima kandidat potensial juga relatif rendah (di bawah 20 persen). Ridwan Kamil memiliki sekitar 15 persen pendukung loyal, Dedy Mulyadi 7 persen. Seharusnya, jumlah strong voters yang cukup aman di angka 40% ke atas," kata Direktur Eksekutif Indocon Fajar Nursahid, di Bandung, Minggu (12/11/2017).

Ia mengatakan Indocon melakukan survei dari tanggal 10-22 Oktober dengan jumlah responden sebanyak 971 orang.

Sampel ditentukan secara proporsional terhadap populasi penduduk yang tersebar di 27 kabupaten/kota dan tingkat kesalahan pada survei ini sebesar 3,1 persen dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

Sementara itu, lanjut Fajar, tiga kandidat lain Dedy Mizwar, Dede Yusuf dan Aa Gym angka strong voters-nya (pemilih setia) tidak berbeda secara nyata karena berada dalam selang margin of error.

Dalam hasil survei Indocon ini, elektabilitas Emil berada di posisi teratas dengan meraih 34,6 persen, disusul Dedi Mulyadi (15,3 persen), dan Deddy Mizwar (11,9 persen).

Kemudian elektabilitas calon wakil gubernur, Desy Ratnasari berada di posisi teratas dengan meraih 17 persen, disusul Uu Ruzhanul Ulum 8 persen, dan Netty Prasetiyani 7 persen.

Menurut dia, perolehan strong voters ini masih jauh untuk mengamankan posisi Emil dalam Pilgub Jawa Barat 2018.

"Terlebih dari hasil Pilgub Jabar 2008 dan 2013, kandidat yang elektabilitasnya tertinggi, ternyata kalah," ujarnya.

Selain itu, kata Fajar, semua kandidat calon gubernur Jawa Barat 2018 yang kini muncul belum dalam posisi aman, termasuk Ridwan Kamil. Pasalnya sejauh ini para calon belum memiliki pemilih setia atau strong voters.

Sosok Ridwan Kamil atau Emil, Dedi Mulyadi, dan Deddy Mizwar yang berada di peringkat teratas belum memiliki pemilih loyal yang banyak yakni masih di angka 15 persen.

Sementara itu, Pengamat Ilmu Politik dan Pemerintahan dari Universitas Padjajaran Bandung, Firman Manan, menilai, setiap calon gubernur memerlukan sosok wakil gubernur yang mampu melengkapi kekurangannya.

"Hal ini sangat penting jika ingin meraih kemenangan pada kontestasi tersebut," kata Firman Manan.

Salah satunya, kata dia, latar belakang calon gubernur harus dilengkapi oleh latar belakang calon wakil gubernurnya.

Sebagai contohnya ialah calon gubernur yang identik nasionalis harus menggandeng calon wakil gubernur yang kental dengan kultur religi.

"Harus memilih calon wakil gubernur yang tepat. Memperkuat basis religi, jika dia citranya nasionalis," katanya.

Terlebih, menurutnya di Jawa Barat sangat banyak pemilih tradisional yang mengedepankan aspek agamais dalam memilih pemimpin.

"Ini terlihat dari pilgub sebelumnya (2008 dan 2013), Aher yang kental religiusitasnya bisa menang dua kali. Juga dilihat dari fenomena aksi 212, massanya paling banyak dari Jawa Barat," ujarnya. (Ant)

Tag: Ridwan Kamil, Pilgub

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Fajar Sulaiman

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,068.72 4,027.56
British Pound GBP 1.00 19,989.95 19,789.37
China Yuan CNY 1.00 2,203.25 2,181.31
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,263.00 15,111.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,877.94 10,768.10
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,947.23 1,927.82
Dolar Singapura SGD 1.00 11,073.79 10,961.92
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,549.40 17,371.61
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,674.29 3,634.20
Yen Jepang JPY 100.00 13,565.91 13,424.84

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5845.242 -23.378 610
2 Agriculture 1577.028 54.568 20
3 Mining 1916.200 -17.317 47
4 Basic Industry and Chemicals 752.704 6.245 70
5 Miscellanous Industry 1214.126 0.053 45
6 Consumer Goods 2489.884 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 408.106 -0.132 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1047.831 -27.064 70
9 Finance 1059.438 -5.179 91
10 Trade & Service 796.896 -3.311 147
No Code Prev Close Change %
1 SURE 1,210 1,510 300 24.79
2 ABMM 1,935 2,190 255 13.18
3 MAYA 6,200 6,950 750 12.10
4 LSIP 1,155 1,270 115 9.96
5 VINS 88 96 8 9.09
6 CTTH 113 123 10 8.85
7 MTDL 680 740 60 8.82
8 PBRX 510 555 45 8.82
9 FISH 3,300 3,590 290 8.79
10 GOOD 2,350 2,550 200 8.51
No Code Prev Close Change %
1 DNAR 336 296 -40 -11.90
2 KBLM 284 252 -32 -11.27
3 SMDM 149 133 -16 -10.74
4 AGRS 256 236 -20 -7.81
5 GMFI 308 284 -24 -7.79
6 ABBA 116 107 -9 -7.76
7 CSIS 400 370 -30 -7.50
8 MLPL 88 82 -6 -6.82
9 BAYU 2,450 2,290 -160 -6.53
10 RBMS 172 161 -11 -6.40
No Code Prev Close Change %
1 ISSP 98 96 -2 -2.04
2 TLKM 3,900 3,760 -140 -3.59
3 KPIG 135 136 1 0.74
4 PGAS 2,310 2,230 -80 -3.46
5 SRIL 320 332 12 3.75
6 SMCB 1,625 1,725 100 6.15
7 PNLF 290 294 4 1.38
8 INKP 13,525 13,675 150 1.11
9 BHIT 80 82 2 2.50
10 MNCN 775 790 15 1.94