Portal Berita Ekonomi Kamis, 22 Februari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:12 WIB. Wokee - Bank Bukopin membidik tambahan raihan fee based income mencapai Rp30 miliar melalui Wokee.
  • 20:52 WIB. AP I - Angkasa Pura I menawarkan sejumlah insentif bagi maskapai yang berminat membuka rute penerbangan baru.
  • 20:40 WIB. SMF - Sarana Multigriya Finansial mencatatkan laba bersih unaudited mencapai Rp400 miliar pada 2017.
  • 20:38 WIB. SMF - Sarana Multigriya Finansial menargetkan pendapatan tahun ini mencapai Rp1,3 triliun.
  • 20:37 WIB. HRTA - Hartadinata Abadi mengatakan akan memperbesar pendapatan dari wholesale.
  • 20:35 WIB. MEDC - Medco Energi Internasional mengusulkan pajak bunga surat utang luar negeri diturunkan menjadi 15%.
  • 20:34 WIB. HRTA - Hartadinata Abadi berhasil meningkatkan kapasitas produksi menjadi 730 kilogram per bulan.
  • 20:32 WIB. Manufaktur - Pemerintah menargetkan produksi aluminium nasional menembus angka 2 juta ton setiap tahun.

Krisis Rohingya: Militer Myanmar Bantah Segala Tudingan Miring

Foto Berita Krisis Rohingya: Militer Myanmar Bantah Segala Tudingan Miring
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Tentara Myanmar telah merilis hasil penyelidikan internal di mana dirinya membebaskan diri dari kesalahan menyangkut krisis Rohingya.

Militer Myanmar menyangkal telah membunuh orang Rohingya, membakar desa mereka, memperkosa wanita dan anak perempuan, dan mencuri harta benda.

Pernyataan tersebut bertentangan dengan bukti yang dilihat oleh koresponden BBC tentang krisis yang oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa disebut "contoh buku teks tentang pembersihan etnis".

Amnesty International mengatakan bahwa laporan tentara tersebut merupakan upaya "menutupi kesalahan". Organisasi hak asasi manusia meminta pencari fakta PBB untuk diizinkan masuk ke wilayah tersebut, sebagaimana dikutip dari BBC, Selasa (14/11/2017).

Akses media ke daerah tersebut sangat dibatasi namun pada satu perjalanan yang dikontrol ketat, koresponden BBC Asia Tenggara Jonathan Head melihat pria Buddhis setempat mendirikan sebuah desa Rohingya di depan polisi bersenjata.

Lebih dari setengah juta orang minoritas Rohingya tanpa kewarganegaraan telah melarikan diri dari Myanmar yang mayoritas beragama Buddha sejak Agustus tahun ini, setelah sebuah operasi kontra-pemberontakan dalam menanggapi militan Rohingya yang menyerang pos polisi dan membunuh anggota pasukan keamanan Myanmar .

Banyak yang mencapai Bangladesh beberapa dengan luka akibat timah panas yang bersarang di tubuh mereka atau luka lainnya. Kemudian, laporan tersebut juga mengatakan bahwa tentara Burma yang didukung oleh massa Buddhis setempat telah membakar desa mereka dan menyerang dan membunuh warga sipil.

Namun dalam sebuah pernyataan yang diposting ke Facebook, militer Myanmar mengatakan telah mewawancarai ribuan penduduk desa yang mendukung bantahannya. Penduduk desa, jelasnya, sepakat bahwa pasukan keamanan:

  •      tidak menembak pada "penduduk desa yang tidak bersalah"
  •      tidak melakukan "kasus kekerasan seksual dan pemerkosaan terhadap perempuan"
  •      tidak "menangkap, memukul dan membunuh penduduk desa"
  •      tidak mencuri perak, emas, kendaraan atau binatang dari penduduk desa
  •      tidak membakar masjid
  •      tidak "mengancam, menggertak dan mengusir penduduk desa"
  •      tidak membakar rumah

Laporan tentara Myanmar mengatakan "teroris" dari dalam komunitas Rohingya (yang disebut Bengali) bertanggung jawab atas rumah yang terbakar, dan ratusan ribu orang yang melarikan diri melakukannya karena mereka diinstruksikan untuk melakukan hal tersebut dan mengkhawatirkan para teroris.

Tag: Muslim Rohingya, Krisis Kemanusiaan Rohingya, Rohingya, Aung San Suu Kyi, Myanmar

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Reuters/Danish Siddiqui

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,639.71 3,603.35
British Pound GBP 1.00 19,103.18 18,908.79
China Yuan CNY 1.00 2,152.05 2,130.60
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,650.00 13,514.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,753.47 10,639.57
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,744.57 1,727.16
Dolar Singapura SGD 1.00 10,355.03 10,247.97
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,842.74 16,672.22
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,496.41 3,458.92
Yen Jepang JPY 100.00 12,681.16 12,552.48

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6643.400 -19.476 572
2 Agriculture 1668.809 20.811 19
3 Mining 2008.314 22.080 44
4 Basic Industry and Chemicals 761.066 2.970 69
5 Miscellanous Industry 1368.989 -17.055 43
6 Consumer Goods 2837.898 -13.003 47
7 Cons., Property & Real Estate 538.221 -6.696 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1173.358 2.504 62
9 Finance 1218.657 -5.065 90
10 Trade & Service 944.811 -5.448 133
No Code Prev Close Change %
1 BBRM 50 67 17 34.00
2 DEWA 50 65 15 30.00
3 BMSR 188 228 40 21.28
4 BOSS 935 1,120 185 19.79
5 AKPI 720 820 100 13.89
6 TRUS 300 338 38 12.67
7 AGRS 620 695 75 12.10
8 TIRA 252 280 28 11.11
9 MBAP 3,650 3,960 310 8.49
10 INRU 900 975 75 8.33
No Code Prev Close Change %
1 TALF 430 344 -86 -20.00
2 JSPT 2,110 1,710 -400 -18.96
3 ATIC 775 665 -110 -14.19
4 MFMI 710 615 -95 -13.38
5 VICO 312 272 -40 -12.82
6 BPFI 715 625 -90 -12.59
7 IKAI 404 354 -50 -12.38
8 BRNA 1,330 1,190 -140 -10.53
9 TRST 430 396 -34 -7.91
10 WOMF 266 246 -20 -7.52
No Code Prev Close Change %
1 ENRG 262 268 6 2.29
2 DEWA 50 65 15 30.00
3 MEDC 1,275 1,365 90 7.06
4 BUMI 328 340 12 3.66
5 IKAI 404 354 -50 -12.38
6 BRMS 85 90 5 5.88
7 GDST 93 92 -1 -1.08
8 PGAS 2,630 2,720 90 3.42
9 BMTR 650 655 5 0.77
10 ELTY 50 50 0 0.00