Portal Berita Ekonomi Kamis, 22 Februari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:36 WIB. MWC 2018 - Samsung, Nokia, Motorola, Sony, Asus, LG, dan Xiaomi bakal pamer smartphone baru di Mobile World Congress 2018.
  • 14:04 WIB. iSIM - Perusahaan teknologi microprocessor ternama asal Inggris ARM tengah kembangkan iSIM, sebuah kartu SIM yang ditanamkan ke dalam prosesor.
  • 14:03 WIB. Tinder - Modal nomor telepon, hacker bisa jebol akun Tinder.
  • 14:03 WIB. Telkomsel - Telkomsel imbau pelanggannya untuk segera melakukan registrasi nomor prabayar.
  • 14:02 WIB. Jeff Bezos - Bos Amazon Jeff Bezos umumkan proyek pembangunan jam raksasa 10.000 tahun yang bernilai Rp611 miliar.
  • 14:02 WIB. SpaceX - SpaceX tunda peluncuran satelit pemancar internet kencang.
  • 14:02 WIB. Oppo - Ponsel teranyar Oppo, A83, dibanderol dengan harga sekitar Rp3 juta di Indonesia.
  • 14:01 WIB. Samsung - Apple kurangi produksi iPhone X, Samsung sebagai pemasok layar OLED-nya pun ikut kurangi target produksi jadi 20 juta unit.
  • 14:00 WIB. Apple - Pasar lesu, Apple akan kurangi separuh target produksi iPhone X untuk 3 bulan pertama tahun ini.
  • 11:06 WIB. Ghouta - Warga Ghouta, Suriah pasrah seiring dengan serangan bom tanpa henti di wilayahnya.

Madiun Butuh Ribuan PNS, Loh Kok Bisa?

Foto Berita Madiun Butuh Ribuan PNS, Loh Kok Bisa?
Warta Ekonomi.co.id, Madiun -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, Jawa Timur hingga kini masih kekurangan ribuan orang pegawai negeri sipil (PNS) untuk bekerja di lingkup organisasi perangkat daerah setempat guna melayani masyarakat.

Sesuai data Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Madiun, kekurangan PNS di pemda setempat mencapai 2.700 pegawai. Hal itu dihitung dari analisis beban kerja di lingkup Pemkab Madiun.

"Kekurangan pegawai di Pemkab Madiun masih cukup banyak. Untuk itu, kami terus melaporkan ke pemerintah pusat, khususnya kepada Kementerian Pedayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi," ujar Sekretaris BKD Kabupaten Madiun Sigit Budiharto kepada wartawan di Madiun, Selasa.

Menurut dia, kekurangan pegawai terbanyak berada di bidang struktural, fungsional, tenaga pendidik dan tenaga medis.

Adapun kekurangan PNS tersebut disebabkan karena beberapa faktor. Di antaranya karena penerapan moratorium PNS oleh pemerintah pusat maupun banyaknya PNS setempat yang telah memasuki masa pensiun.

Pihak BKD Kabupaten Madiun tidak dapat berbuat banyak tentang hal itu sebab perekrutan PNS merupakan wewenang pemerintah pusat.

Untuk mengatasi kekurangan tenaga di lingkungan Pemkab Madiun tersebut, pihaknya melakukan pengangkatan tenaga kontrak atau non-PNS. Adapun pengangkatan tenaga kontrak tersebut merupakan kewenangan dari masing-masing OPD karena masing-masing OPD yang mengetahui kebutuhan dinasnya.

Selain itu, guna meminimalkan beban kerja, pihaknya juga menerapkan sistem pemerintahan elektronik atau "e-government". Dengan e-government pemkab menggunakan teknologi informasi untuk memberikan informasi dan pelayanan bagi warganya sehingga menunjang kinerja masing-masing OPD.

Meski dari jumlah masih sangat kekurangan, Sigit memastikan pelayanan masyarakat dapat berjalan lancar. Pihaknya berharap moratorium PNS segera dihapus sehingga segera ada penambahan jumlah pegawai negeri sipil.

Sementara rata-rata jumlah PNS Kota Madiun yang memasuki masa pensiun setiap tahunnya mencapai kisaran 150-160 orang.

 

Tag: Pegawai Negeri Sipil (PNS)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Galih Pradipta

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,661.84 3,625.48
British Pound GBP 1.00 19,108.10 18,914.79
China Yuan CNY 1.00 2,161.66 2,140.25
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,733.00 13,597.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,714.49 10,607.02
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,754.86 1,737.37
Dolar Singapura SGD 1.00 10,374.71 10,271.19
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,868.24 16,699.84
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,510.48 3,473.05
Yen Jepang JPY 100.00 12,803.47 12,674.31

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6643.400 -19.476 572
2 Agriculture 1668.809 20.811 19
3 Mining 2008.314 22.080 44
4 Basic Industry and Chemicals 761.066 2.970 69
5 Miscellanous Industry 1368.989 -17.055 43
6 Consumer Goods 2837.898 -13.003 47
7 Cons., Property & Real Estate 538.221 -6.696 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1173.358 2.504 62
9 Finance 1218.657 -5.065 90
10 Trade & Service 944.811 -5.448 133
No Code Prev Close Change %
1 BBRM 50 67 17 34.00
2 DEWA 50 65 15 30.00
3 BMSR 188 228 40 21.28
4 BOSS 935 1,120 185 19.79
5 AKPI 720 820 100 13.89
6 TRUS 300 338 38 12.67
7 AGRS 620 695 75 12.10
8 TIRA 252 280 28 11.11
9 MBAP 3,650 3,960 310 8.49
10 INRU 900 975 75 8.33
No Code Prev Close Change %
1 TALF 430 344 -86 -20.00
2 JSPT 2,110 1,710 -400 -18.96
3 ATIC 775 665 -110 -14.19
4 MFMI 710 615 -95 -13.38
5 VICO 312 272 -40 -12.82
6 BPFI 715 625 -90 -12.59
7 IKAI 404 354 -50 -12.38
8 BRNA 1,330 1,190 -140 -10.53
9 TRST 430 396 -34 -7.91
10 WOMF 266 246 -20 -7.52
No Code Prev Close Change %
1 ENRG 262 268 6 2.29
2 DEWA 50 65 15 30.00
3 MEDC 1,275 1,365 90 7.06
4 BUMI 328 340 12 3.66
5 IKAI 404 354 -50 -12.38
6 BRMS 85 90 5 5.88
7 GDST 93 92 -1 -1.08
8 PGAS 2,630 2,720 90 3.42
9 BMTR 650 655 5 0.77
10 ELTY 50 50 0 0.00