Portal Berita Ekonomi Kamis, 18 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:45 WIB. PKS - Usulan kaca antipeluru di DPR, buang-buang duit.
  • 13:45 WIB. PKS - Tidak perlu memasang kaca antipeluru di gedung DPR.
  • 13:43 WIB. Prasetio Edi Marsudi - Saat ini tengan diselidiki pemasang videotron Jokowi-Ma'ruf.
  • 13:43 WIB. TKD Jokowi-Ma'ruf - Bisa saja videotron dipasang oleh relawan pendukung.
  • 13:43 WIB. TKD Jokowi-Ma'ruf - Tidak pernah memerintahkan pemasangan videotron.
  • 13:20 WIB. Bursa - XSBC tambahan 5 juta unit penyertaan untuk mulai diperdagangkan per tanggal 18/10/2018. 
  • 13:17 WIB. BEI - M. Noor Rachman direkomendasikan menjadi Komisaris (pengganti) BEI untuk masa jabatan 2017-2020. 
  • 12:52 WIB. Obligasi - KSEI terima pembayaran bunga obligasi sebesar Rp16,8 miliar dari Astra Sedaya Finance hari ini. 
  • 12:52 WIB. Telkom - 125 unit Gowes Bike Sharing dihadirkan Telkom dan STP di Telkom University. 
  • 12:51 WIB. AISA - Direksi imbau Dewan Komisaris berhenti menjatuhkan direksi AISA dengan cara yang tidak benar. 
  • 12:51 WIB. AISA - Direksi dan Komisaris AISA duel di PN Jaksel soal RUPSLB. 
  • 11:44 WIB. PKS - Jika ditotal untuk dana saksi Parpol, maka partai mengeluarkan sekitar Rp160 M.
  • 11:44 WIB. PKS - Jika negara mampu berikan dana saksi Parpol maka itu lebih baik, kalau tidak jangan dipaksa.
  • 11:44 WIB. PKS - Usulan dana saksi Parpol sepertinya dapat memberatkan negara.
  • 11:41 WIB. Partai Berkarya - Prabowo punya karakter kepemimpinan, berbeda dengan pemimpin yang lain.

Sulit Kirim Bantuan, Polri Minta Kelompok Kriminal Papua Buka Akses

Foto Berita Sulit Kirim Bantuan, Polri Minta Kelompok Kriminal Papua Buka Akses
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Polri meminta kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua agar memberikan akses kepada Pemkab untuk mengirimkan bantuan makanan bagi ribuan warga di Kampung Banti dan Kimbeli, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika.

"Kami harapkan diberikan akses untuk menyalurkan bahan makanan. Kami harap KKB melihat bahwa di sana ada ibu-ibu, ibu hamil dan anak-anak yang memerlukan makanan tambahan, asupan gizi yang cukup," kata Kadivhumas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto, di Jakarta, Selasa (15/11/2017).

Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua sebelumnya telah memberikan bantuan berupa bahan makanan kepada 1.300 warga yang menjadi korban penyanderaan KKB. Namun KKB tidak memberikan akses kepada warga untuk menerima bantuan makanan tersebut.

"Tidak bisa diakses oleh penduduk setempat, jadi hanya sebagian yang bisa diambil," katanya.

Polri dan TNI berupaya mengedepankan langkah perundingan dengan melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk membebaskan para sandera dari tangan KKB.

Namun hingga saat ini pimpinan KKB yang menyandera ribuan warga di dua kampung tersebut belum memberikan kesempatan untuk melakukan perundingan.

Satgas gabungan TNI-Polri telah berupaya menghubungi pimpinan KKB, kendati demikian belum terjalin komunikasi yang baik diantara kedua belah pihak.

"Kami sudah berupaya berkomunikasi dengan mereka tapi tak disambut," katanya.

Hingga saat ini polisi telah menetapkan 21 anggota KKB masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polda Papua. Mereka diduga terlibat dalam sejumlah aksi teror di Tembagapura, Mimika.

Berdasarkan nama DPO yang dipublikasikan oleh akun media sosial Instagram Divisi Humas Polri pada Minggu (12/11), mereka adalah Ayuk Waker, Obeth Waker, Ferry Elas, Konius Waker, Yopi Elas, dan Jack Kemong.

Kemudian Nau Waker, Sabinus Waker, Joni Botak, Abu Bakar alias Kuburan Kogoya, Tandi Kogoya, Tabuni, Ewu Magai, Guspi Waker, dan Yumando Waker alias Ando Waker.

Selanjutnya Yohanis Magai alias Bekas, Yosep Kemong, Elan Waker, Lis Tabuni, Anggau Waker, serta Gandi Waker. 

Tag: Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Argo Yuwono, Papua

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Spedy Paereng

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,068.72 4,027.56
British Pound GBP 1.00 19,989.95 19,789.37
China Yuan CNY 1.00 2,203.25 2,181.31
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,263.00 15,111.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,877.94 10,768.10
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,947.23 1,927.82
Dolar Singapura SGD 1.00 11,073.79 10,961.92
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,549.40 17,371.61
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,674.29 3,634.20
Yen Jepang JPY 100.00 13,565.91 13,424.84

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5868.620 67.803 610
2 Agriculture 1522.460 22.946 20
3 Mining 1933.517 25.132 47
4 Basic Industry and Chemicals 746.459 12.246 70
5 Miscellanous Industry 1214.073 6.640 45
6 Consumer Goods 2489.664 17.513 49
7 Cons., Property & Real Estate 408.238 3.862 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1074.895 28.399 70
9 Finance 1064.617 9.032 91
10 Trade & Service 800.207 9.982 147
No Code Prev Close Change %
1 ISSP 73 98 25 34.25
2 SURE 970 1,210 240 24.74
3 MLPL 71 88 17 23.94
4 TRIO 188 228 40 21.28
5 KBLM 242 284 42 17.36
6 ABBA 99 116 17 17.17
7 DIGI 1,005 1,130 125 12.44
8 KARW 82 92 10 12.20
9 APEX 1,600 1,780 180 11.25
10 TPMA 258 286 28 10.85
No Code Prev Close Change %
1 IBFN 420 330 -90 -21.43
2 CITY 545 478 -67 -12.29
3 INCF 143 127 -16 -11.19
4 MKPI 24,000 22,000 -2,000 -8.33
5 AKPI 970 890 -80 -8.25
6 BCAP 157 145 -12 -7.64
7 SMCB 1,750 1,625 -125 -7.14
8 TMPO 140 130 -10 -7.14
9 MPOW 134 125 -9 -6.72
10 LMAS 78 73 -5 -6.41
No Code Prev Close Change %
1 CPRO 50 50 0 0.00
2 MNCN 730 775 45 6.16
3 ABBA 99 116 17 17.17
4 PGAS 2,200 2,310 110 5.00
5 TLKM 3,780 3,900 120 3.17
6 BHIT 79 80 1 1.27
7 DOID 755 805 50 6.62
8 ISSP 73 98 25 34.25
9 TRAM 199 200 1 0.50
10 TKIM 10,300 11,200 900 8.74