Portal Berita Ekonomi Senin, 16 Juli 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:35 WIB. MBTO - Martina Berto menargetkan pertumbuhan pendapatan sekitar 7%-10% pada 2018.
  • 21:35 WIB. MBTO - Martina Berto menargetkan laba bersih sebesar Rp9 miliar pada tahun ini.
  • 21:34 WIB. MBTO - Martina Berto akan membuka dua gerai baru pada semester II-2018 dengan total nilai investasi Rp2 miliar.
  • 21:31 WIB. PET - Kemenkeu menunggu langkah lanjutan KADI sebelum menetapkan besaran bea masuk produk polietilena tereftalat.
  • 21:29 WIB. PLN - PLN mendesak tim penyidik KPK transparan dalam melakukan penggeledahan di kediaman Dirut PLN Sofyan Basir.
  • 21:29 WIB. BPJS - BPJS Kesehatan menggandeng Kejati Bali untuk menangani masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara.
  • 20:09 WIB. BBNI - BNI mencatat penyaluran kredit tumbuh 12,36% menjadi Rp421,38 triliun per Mei 2018.
  • 20:07 WIB. BBNI - BNI mencatat rasio kredit macet perbankan ke sektor pertambangan sebesar 0,4% per Mei 2018.
  • 20:04 WIB. BBNI - BNI mencatat penyaluran kredit ke sektor pertambangan turun 15,7% menjadi Rp11,5 triliun per Mei 2017.
  • 19:02 WIB. DFSK - Dong Feng Sokonindo mencatatkan penjualan mobil sebanyak 394 unit per Juni 2018.
  • 18:56 WIB. Central - Central Retail Indonesia mengatakan belum akan melakukan ekspansi gerai pada tahun ini.
  • 18:59 WIB. Wuling - Wuling mencatatkan penjualan mobil sebanyak 8.120 unit sampai semester I-2018.
  • 18:51 WIB. Pelindo II - Pelindo II mengatakan pembangunan Pelabuhan Kijing tahap awal akan selesai pada akhir 2019.

Pencarian Korban Banjir di Magetan Terkendala Faktor Cuaca

Foto Berita Pencarian Korban Banjir di Magetan Terkendala Faktor Cuaca
Warta Ekonomi.co.id, Magetan -

Tim pencari korban banjir di Magetan, Jawa Timur, Fabustam Abu Amar, menghadapi kendala cuaca di wilayah hulu sungai yang sering mendung dan hujan, sehingga tim menghentikan pencarian karena khawatir terjadi banjir mendadak.

Petugas Badan Search And Rescue Nasional (Basarnas) Pos SAR Trenggalek, Andris Dwi Prasetya yang memimpin operasi pencarian di Sungai Gandong, Sabtu menuturkan setiap sore kawasan hulu sungai itu mendung dan hujan.

"Karena sudah sore dan cuaca mendung, bisa mengakibatkan hujan dan air sungai naik, sehingga bisa membahayakan tim "rescue" yang melakukan kegiatan pencarian, maka kami menghentikan kegiatan ini dan akan melanjutkan lagi besok pagi," kata Andris.

Selain faktor cuaca, Andris menambahkan, kontur sungai berbatu juga menyebabkan tim tidak bisa bergerak cepat, sehingga menyisir sungai dengan berjalan kaki dan tidak bisa menggunakan perahu karet.

"Kontur bebatuan seperti ini ditambah banyaknya rumpun bambu di tepi sungai menyebabkan tim sulit bergerak untuk melakukan manuver. Seharusnya kita bisa bermanuver menggunakan perahu karet. Dengan kontur sungai seperti ini, maka kami harus turun langsung ke sungai secara manual," jelasnya.

Hingga Sabtu sore sekitar pukul 15.00 WIB, tim gabungan BPBD Magetan, Basarnas, TNI, Polri, PMI, Tagana, Paguyuban Giri Lawu (PGL), dan relawan lain telah melakukan penyisiran gorong-gorong dan sungai sepanjang sekitar 15 kilometer.

"Hingga Sabtu sore tim telah melakukan operasi pencarian sejauh sekitar 15 kilometer dari titik menghilangnya korban. Menurut logika dan pengalaman yang kita alami, arus sungai yang cukup deras korban kemungkinan sudah jauh, lebih dari 15 kilometer," ujar Andris.

Diberitakan sebelumnya, banjir di Magetan itu mengakibatkan dua orang anak, Arega Rafasta Fifa (11) pelajar SD dan Fabustam Abu Amar (16) pelajar SMA 3 Magetan hanyut terseret arus melewati gorong gorong saat bermain air, Kamis (16/11).

Jenazah Arega ditemukan di gorong-gorong berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi hilangnya korban. Sedangkan Fabustam hingga kini belum ditemukan. (ANT)

Tag: Banjir

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Gito Adiputro Wiratno

Foto: Andi Aliev

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5944.074 36.202 597
2 Agriculture 1442.299 -2.397 19
3 Mining 2025.622 17.548 46
4 Basic Industry and Chemicals 781.407 1.463 70
5 Miscellanous Industry 1190.799 16.425 45
6 Consumer Goods 2475.480 19.771 46
7 Cons., Property & Real Estate 449.738 -0.448 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1084.437 -9.615 70
9 Finance 1034.503 11.557 91
10 Trade & Service 881.887 6.475 143
No Code Prev Close Change %
1 CSIS 432 540 108 25.00
2 TCPI 560 700 140 25.00
3 MGRO 338 422 84 24.85
4 POLL 1,150 1,435 285 24.78
5 YPAS 600 725 125 20.83
6 MLPT 760 910 150 19.74
7 SQMI 222 260 38 17.12
8 WICO 470 550 80 17.02
9 MFMI 750 850 100 13.33
10 TIRA 145 164 19 13.10
No Code Prev Close Change %
1 CANI 216 162 -54 -25.00
2 PEGE 230 173 -57 -24.78
3 UNIT 324 248 -76 -23.46
4 AIMS 260 202 -58 -22.31
5 LPPS 136 113 -23 -16.91
6 NUSA 254 222 -32 -12.60
7 DNAR 296 260 -36 -12.16
8 MARI 2,350 2,110 -240 -10.21
9 DWGL 145 131 -14 -9.66
10 APII 216 196 -20 -9.26
No Code Prev Close Change %
1 LPPS 136 113 -23 -16.91
2 IMAS 3,090 2,960 -130 -4.21
3 PGAS 1,620 1,685 65 4.01
4 BBTN 2,200 2,410 210 9.55
5 ANTM 860 910 50 5.81
6 TRUK 660 705 45 6.82
7 NFCX 2,770 3,100 330 11.91
8 KREN 725 725 0 0.00
9 SWAT 173 180 7 4.05
10 TLKM 4,100 4,020 -80 -1.95