Portal Berita Ekonomi Senin, 18 Desember 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:13 WIB. Pilgub Jateng - PDIP beri sinyal dukung Ganjar di Pilgub Jateng.
  • 10:12 WIB. Politik - Golkar gelar Rapimnas dan Munaslub hari ini.
  • 10:12 WIB. Pilgub Jabar - Golkar Jabar sebut Dedi Mulyadi calon kuat gantikan Ridwan Kamil.
  • 10:11 WIB. Nelayan - Demiz catat hanya 57 persen Nelayan Jabar yang punya kartu asuransi.
  • 10:10 WIB. DKI Jakarta - Pemprov siagakan pasukan oranye di Pintu Air.
  • 10:04 WIB. Google - Hentikan Project Tango, Google beralih ke ARCore, sistem AR lain yang menitikberatkan pada software.
  • 10:02 WIB. Teknologi - Sistem Augmented Reality (AR) Project Tango akan dimatikan Google pada Maret 2018.
  • 09:50 WIB. Israel - Arab Saudi akui miliki niat perbaiki hubungan dengan Israel.
  • 09:49 WIB. Pakistan - ISIS klaim di balik serangan gereja Pakistan 
  • 09:48 WIB. Korea Utara - Jepang sebut Indonesia adalah mitra penting dalam masalah Korea Utara.
  • 09:47 WIB. Jepang - Hubungan bilateral RI-Jepang masuk usia ke-60.
  • 09:45 WIB. India - Interpol tolak permintaan India soal Zakir Naik.
  • 09:44 WIB. Israel - Palestina tolak akui tembok ratapan bagian dari Israel.
  • 09:43 WIB. Zakir Naik - Zakir Naik apresiasi respons Interpol karena tolak permintaan Red Notice India.
  • 09:41 WIB. Jepang - Jepang: Indonesia adalah sahabat kami.

BPS Gorontalo: Penduduk Bekerja Didominasi Karyawan

Foto Berita BPS Gorontalo: Penduduk Bekerja Didominasi Karyawan
Warta Ekonomi.co.id, Gorontalo -

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo merilis dari seluruh penduduk bekerja pada Agustus 2017 di Provinsi Gorontalo didominasi karyawan, buruh atau pegawai sebanyak 36,13 persen.

Kepala Bidang Statistik Sosial BPS Provinsi Gorontalo Mohammad Fadlian Syah, Minggu (19/11/2017), mengatakan karyawan merupakan status pekerjaan utama yang terbanyak di Gorontalo diikuti oleh status usaha sendiri sebesar 25,12 persen. "Sedangkan berusaha dibantu buruh tidak tetap atau buruh tidak dibayar sebesar 14,65 persen dan pekerja keluarga 11,47 persen," katanya.

Sementara penduduk yang bekerja dengan status berusaha dibantu buruh tetap memiliki persentase yang paling kecil yaitu sebesar 3,63 persen. "Dalam setahun terakhir dari bulan Agustus 2016 hingga bulan Agustus 2017, persentase penduduk bekerja dengan status berusaha sendiri meningkat dari 24,13 persen menjadi 25,12 persen," ujar dia.

Peningkatan juga terjadi pada status buruh, karyawan atau pegawai sebesar 0,15 persen, pekerja pertanian 0,07 persen poin dan pekerja non pertanian 0,71 persen poin. "Secara sederhana kegiatan formal dan informal dari penduduk bekerja dapat diidentifikasi berdasarkan status pekerjaan," ungkap dia.

Pekerja formal mencakup status berusaha dengan dibantu buruh tetap dan buruh, karyawan atau pegawai, sedangkana sisanya termasuk pekerja informal.

Berdasarkan identifikasi tersebut, pada Agustus 2017 sebanyak 39,49 persen penduduk bekerja pada kegiatan formal dan sebanyak 60,51 persen bekerja pada kegiatan informal, "Selama setahun terakhir pekerja informal mengalami peningkatan 0,20 persen poin dari 60,31 persen pada bulan Agustus 2016 menjadi 60,51 persen pada bulan Agustus 2017," tutupnya. (FNH/Ant)

Tag: Badan Pusat Statistik (BPS), Gorontalo, Mohammad Fadlian Syah

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Antara/M Agung Rajasa

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,637.41 3,601.05
British Pound GBP 1.00 18,337.60 18,152.07
China Yuan CNY 1.00 2,063.29 2,042.71
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,641.00 13,505.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,464.01 10,356.98
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,746.41 1,728.88
Dolar Singapura SGD 1.00 10,135.23 10,030.45
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,084.10 15,922.40
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,346.66 3,310.86
Yen Jepang JPY 100.00 12,163.17 12,038.69

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6119.419 5.766 567
2 Agriculture 1615.559 6.106 19
3 Mining 1564.401 1.285 43
4 Basic Industry and Chemicals 672.709 -3.081 69
5 Miscellanous Industry 1382.572 -1.885 43
6 Consumer Goods 2705.365 24.718 45
7 Cons., Property & Real Estate 486.014 3.440 66
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1145.607 -2.150 60
9 Finance 1081.116 -5.142 89
10 Trade & Service 906.333 3.449 133
No Code Prev Close Change %
1 DWGL 316 394 78 24.68
2 MARI 1,010 1,250 240 23.76
3 MDLN 300 370 70 23.33
4 MYOR 2,070 2,500 430 20.77
5 MFMI 650 770 120 18.46
6 CANI 250 294 44 17.60
7 JGLE 98 115 17 17.35
8 ITMA 565 660 95 16.81
9 RELI 374 426 52 13.90
10 SDMU 304 344 40 13.16
No Code Prev Close Change %
1 ASJT 595 515 -80 -13.45
2 KBLV 472 422 -50 -10.59
3 RODA 170 155 -15 -8.82
4 ARII 910 855 -55 -6.04
5 ALKA 334 314 -20 -5.99
6 GTBO 185 175 -10 -5.41
7 MTWI 149 141 -8 -5.37
8 IBST 8,550 8,100 -450 -5.26
9 BUMI 272 258 -14 -5.15
10 PORT 390 370 -20 -5.13
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 354 374 20 5.65
2 INKP 5,200 5,200 0 0.00
3 BUMI 272 258 -14 -5.15
4 AISA 480 492 12 2.50
5 BBRI 3,460 3,390 -70 -2.02
6 PBRX 498 520 22 4.42
7 BMTR 575 580 5 0.87
8 TLKM 4,250 4,230 -20 -0.47
9 DWGL 316 394 78 24.68
10 MNCN 1,280 1,295 15 1.17