Portal Berita Ekonomi Senin, 18 Desember 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:04 WIB. Google - Hentikan Project Tango, Google beralih ke ARCore, sistem AR lain yang menitikberatkan pada software.
  • 10:02 WIB. Teknologi - Sistem Augmented Reality (AR) Project Tango akan dimatikan Google pada Maret 2018.
  • 09:50 WIB. Israel - Arab Saudi akui miliki niat perbaiki hubungan dengan Israel.
  • 09:49 WIB. Pakistan - ISIS klaim di balik serangan gereja Pakistan 
  • 09:48 WIB. Korea Utara - Jepang sebut Indonesia adalah mitra penting dalam masalah Korea Utara.
  • 09:47 WIB. Jepang - Hubungan bilateral RI-Jepang masuk usia ke-60.
  • 09:45 WIB. India - Interpol tolak permintaan India soal Zakir Naik.
  • 09:44 WIB. Israel - Palestina tolak akui tembok ratapan bagian dari Israel.
  • 09:43 WIB. Zakir Naik - Zakir Naik apresiasi respons Interpol karena tolak permintaan Red Notice India.
  • 09:41 WIB. Jepang - Jepang: Indonesia adalah sahabat kami.
  • 09:40 WIB. Turki - Erdogan sebut Turki akan segera buka Kedutaan Besar di Yerusalem Timur.
  • 09:39 WIB. Palestina - Arab Saudi bebaskan miliarder asal Palestina, Sabih al-Masri.
  • 09:02 WIB. Tol - Jasamarga Jalan Layang Cikampek memacu konstruksi Jakarta-Cikampek II Layang agar mencapai target pada 2019.
  • 09:01 WIB. PTIS -  Indo Straits menargetkan pendapatan di atas US$10 juta pada tahun depan.
  • 09:00 WIB. DOID - Delta Dunia Makmur menyiapkan belanja modal sebesar US$180-190 juta pada 2018.

Produsen SKM Diminta Jujur Ungkap Kandungan Produknya

Foto Berita Produsen SKM Diminta Jujur Ungkap Kandungan Produknya
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Arif Hidayat Ketua Pengurus Harian YAICI mengatakan, saat ini banyak perusahaan yang memanfaatkan anak-anak dalam iklan produk mereka. Padahal, produk tersebut tidak diperuntukan untuk anak-anak. Misalnya, iklan dan label susu kental manis (SKM). Hal tersebut diungkapkan Arif dalam rangka Peringatan hari kesehatan nasional dan hari anak internasional di Museum Olahraga Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Minggu (19/11/2017).

"Label dan iklan ini sudah tentu menyesatkan para orang tua. SKM diperuntukan sebagai topping makanan dan minuman sekarang beralih menjadi minuman menyehatkan, padahal kandungan gulanya melebihi 50%," terang Arif dalam konferensi pers. 

Terkait iklan susu kental manis, Direktur Kesehatan Keluarga Kemenkes RI dr. Erni Gustina mengakui bahwa iklan-iklan yang ada, sasaran utamanya saat ini adalah anak-anak. Dia menambahkan, konsumsi gula, garam, dan lemak dalam jumlah tinggi pada anak akan mengakibatkan berbagai penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, dan obesitas. Sementara itu, batas konsumsi gula maksimal adalah 4 sendok makan dalam satu hari. Di atas itu (konsumsi gula 4 sendok), pada seorang anak meningkatkan diabetes dan hipertensi," tambah Erni dalam kesempatan yang sama. 

Senada dengan Erni, Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat Dewi Setyarini mengakui aduan tentang iklan SKM banyak masuk ke KPI. Banyak aduan yang masuk, tetapi kami belum mempunyai sumber daya untuk menilai kandungan produk dari SKM. Perlu kerja sama dengan BPOM, jelas Dewi.

Indonesia pada periode 2015-2035 diprediksi mengalami potensi kerugian hingga Rp71 ribu triliun akibat penyakit tidak menular. Evidence & Analitycs, lembaga riset kesehatan yang berbasis di Manchester, Inggris, menyebutkan kerugian itu merupakan akumulasi dari biaya pengobatan dan berbagai pengeluaran sebagai dampak penyakit, termasuk hilangnya produktivitas penderita di usia kerja.

Beban kerugian tersebut seharusnya dapat ditekan hingga Rp16.900 triliun bila pemerintah bisa mengatasi angka kematian akibat penyakit tidak menular seperti jantung dan diabetes. Data Riskesdas 2013 menunjukan prevalensi diabetes di Indonesia cenderung meningkat, yaitu dari 5,7% tahun 2007 menjadi 6,9% tahun 2013. Diabetes juga tercatat sebagai pembunuh nomor 3 di Indonesia.

Ketua Yayasan Abiphraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI) dr. Winny Gunarti mengatakan, kerugian akibat penyakit tidak menular tidak hanya ditanggung oleh orang per orang, tetapi juga berdampak pada kerugian bangsa secara umum. Kerugian materi akibat biaya berobat serta kerugian yang diakibatkan berkurangnya produktivitas warga Negara yang turut berdampak terhambatnya pembangunan.

Untuk menekan potensi kerugian Negara tersebut, yang perlu dilakukan adalah melindungi anak-anak dari risiko terkena penyakit tidak menular. Karena anak-anak hari ini yang akan menjadi generasi penggerak Indonesia di masa mendatang. Dengan melindungi anak-anak hari ini, kita turut melindungi generasi emas Indonesia 2045, jelas Winny Gunarti. 

Kekhawatiran serupa juga diungkap oleh Wakil Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sudaryatmo yang menyoroti gaya hidup anak-anak sekarang yang sangat kental dengan merek-merek makanan dan minuman siap saji. Jika mereka lapar, langsung yang dicari nama restoran fast food, jelasnya.

Terkait dengan SKM, Yatmo menilai saat ini produsen SKM masih menutupi kandungan gula yang terkandung dalam SKM tersebut. Produsen harus membuka kandungan gula yang sebenarnya dari SKM, saat ini para orang tua menjadi korban dari iklan yang ada, tambahnya.

Komisioner KPAI bidang kesehatan Sity Hikmawati menjelaskan, asupan gizi yang masuk ke anak tergantung dari orang tuanya. Jika orang tuanya tidak mempunyai referensi makanan dan minuman maka asupan gizi kepada anak-anaknya juga dipertanyakan. "Termasuk banyaknya kandungan gula yang dikonsumsi setiap hari," jelas Siti.

Tag: Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Arif Hidayat, Susu Kental Manis (SKM), Erni Gustina

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Ning Rahayu

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,637.41 3,601.05
British Pound GBP 1.00 18,337.60 18,152.07
China Yuan CNY 1.00 2,063.29 2,042.71
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,641.00 13,505.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,464.01 10,356.98
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,746.41 1,728.88
Dolar Singapura SGD 1.00 10,135.23 10,030.45
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,084.10 15,922.40
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,346.66 3,310.86
Yen Jepang JPY 100.00 12,163.17 12,038.69

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6119.419 5.766 567
2 Agriculture 1615.559 6.106 19
3 Mining 1564.401 1.285 43
4 Basic Industry and Chemicals 672.709 -3.081 69
5 Miscellanous Industry 1382.572 -1.885 43
6 Consumer Goods 2705.365 24.718 45
7 Cons., Property & Real Estate 486.014 3.440 66
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1145.607 -2.150 60
9 Finance 1081.116 -5.142 89
10 Trade & Service 906.333 3.449 133
No Code Prev Close Change %
1 DWGL 316 394 78 24.68
2 MARI 1,010 1,250 240 23.76
3 MDLN 300 370 70 23.33
4 MYOR 2,070 2,500 430 20.77
5 MFMI 650 770 120 18.46
6 CANI 250 294 44 17.60
7 JGLE 98 115 17 17.35
8 ITMA 565 660 95 16.81
9 RELI 374 426 52 13.90
10 SDMU 304 344 40 13.16
No Code Prev Close Change %
1 ASJT 595 515 -80 -13.45
2 KBLV 472 422 -50 -10.59
3 RODA 170 155 -15 -8.82
4 ARII 910 855 -55 -6.04
5 ALKA 334 314 -20 -5.99
6 GTBO 185 175 -10 -5.41
7 MTWI 149 141 -8 -5.37
8 IBST 8,550 8,100 -450 -5.26
9 BUMI 272 258 -14 -5.15
10 PORT 390 370 -20 -5.13
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 354 374 20 5.65
2 INKP 5,200 5,200 0 0.00
3 BUMI 272 258 -14 -5.15
4 AISA 480 492 12 2.50
5 BBRI 3,460 3,390 -70 -2.02
6 PBRX 498 520 22 4.42
7 BMTR 575 580 5 0.87
8 TLKM 4,250 4,230 -20 -0.47
9 DWGL 316 394 78 24.68
10 MNCN 1,280 1,295 15 1.17