Portal Berita Ekonomi Senin, 22 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:38 WIB. Iran - Iran tunjuk Menteri Ekonomi baru untuk hadapi sanksi AS.
  • 19:37 WIB. Siemens - Pejabat tinggi Jerman mendesak bos Siemens agar tak hadir dalam konferensi Saudi.
  • 19:37 WIB. Amerika Serikat - Menkeu AS: terlalu dini untuk mengomentari sanksi terhadap Arab Saudi.
  • 19:36 WIB. Saudi - Di tengah skeptisisme, pejabat Saudi memberikan versi lain dari kematian Khashoggi.
  • 19:35 WIB. Eropa - Uni Eropa minta transparansi penyelidikan pembunuhan Khashoggi.
  • 19:34 WIB. China - 22 pekerja terjebak dalam ledakan tambang batu bara di China.
  • 19:34 WIB. Sulawesi Tengah - Kerugian dan kerusakan bencana Sulteng capai Rp13,82 triliun.
  • 19:33 WIB. Khashoggi - Khashoggi diduga tewas akibat cekikan di leher.
  • 19:33 WIB. UNESCO - Kepala UNESCO: Kasus Khashoggi tidak dapat dinegosiasikan.
  • 19:32 WIB. AJI - AJI desak dunia hentikan cara Saudi bungkam kritik.
  • 19:32 WIB. Riyadh - Parlemen AS tuntut duta besar untuk Riyadh ditarik.
  • 19:31 WIB. Turki - Turki janji beberkan detail pembunuhan Khashoggi.
  • 19:31 WIB. Khashoggi - Inggris: penjelasan Saudi tentang kematian Khashoggi tidak dapat dipercaya.
  • 19:30 WIB. Venezuela - Trump: Demokrat ingin jadikan AS seperti Venezuela.

Menteri Yohana Kaget Pelaku Pelecehan Seksual di Kaltim Baru Terungkap

Foto Berita Menteri Yohana Kaget Pelaku Pelecehan Seksual di Kaltim Baru Terungkap
Warta Ekonomi.co.id, Balikpapan -

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise mengaku kaget terjadi kasus pelecehan seksual anak yang dilakukan oknum Fasilitator anak di Kaltim. Ia yang membuatnya kaget karena penyimpangan ini sudah berlangsung lama dan baru terungkap belum lama ini.

Terkuaknya kasus ini setelah ada laporan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) Kota Balikpapan ke Polda Kaltim 7 November lalu. Sampai akhirnya P, diringkus di tim gabungan Polda Kaltim dan Polda DI Yogyakarta, Jumat lalu (16/11).

Dia meminta kasus ini dikawal dan dituntaskan. "Kami tidak menyangka kasus ini disembunyikan dan tidak dilaporkan, dan kasus ini akan menjalani proses hukum," Ujarnya dalam kunjungan ke Balikpapan mengikuti Perkemahan Putri Nasional III 2017 di pantai Manggar Sari, (19/11/2017).

Menurutnya kasus pencabulan yang dilakukan oleh P, dikatakan Yohana merupakan satu dari jutaan kasus kekerasan seksual yang menimpa anak-anak Indonesia.

"Dari penelitian, 1 dari 3 perempuan pernah mengalami kekerasan seksual. Sedangkan dari 230 juta penduduk Indonesia, 8 juta perempuan masih menerima kekerasan," bebernya.

Data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyebutkan angka kekerasan yang terjadi pada perempuan dan anak meningkat selama lima tahun terakhir sejak 2012 dari 18.718 menjadi 54.041 kasus pada Juni 2017. 

Lanjutnya kekerasan seksual pada anak sebenarnya sudah terjadi sejak dahulu. Namun, faktor berpikir masyarakat mulai terbuka dan akses yang terbuka mendorong masyarakat mulai berani melaporkan.

"Ini seperti fenomena gunung es. Banyak masyarakat yang melaporkan sekarang. Dulu orang melapor malu, karena dianggap sebagai aib," ujarnya.

Katanya pentingnya dukungan orang sekitar terutama orangtua untuk membantu melindungi dan melaporkan jika mendapati persoalan kekerasan seksual pada anak.

"Semakin lama, akan semakin meningkat, diharapkan akan turun angka kekerasan dan berasa sadar bahwa kita harus melindungi anak perempuan," tukasnya.

Tag: Yohana Susana Yembise, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, kekerasan anak

Penulis: Andi Aliev

Editor: Vicky Fadil

Foto: Andi Aliev

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,077.46 4,036.30
British Pound GBP 1.00 19,921.28 19,721.82
China Yuan CNY 1.00 2,204.59 2,182.69
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,297.00 15,145.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,868.52 10,759.01
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,951.30 1,931.74
Dolar Singapura SGD 1.00 11,083.98 10,971.46
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,528.83 17,353.14
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,679.82 3,638.00
Yen Jepang JPY 100.00 13,610.64 13,474.20

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5837.291 -7.951 610
2 Agriculture 1574.400 -2.628 20
3 Mining 1909.966 -6.234 47
4 Basic Industry and Chemicals 757.451 4.747 70
5 Miscellanous Industry 1254.992 40.866 45
6 Consumer Goods 2471.957 -17.927 49
7 Cons., Property & Real Estate 409.115 1.009 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1046.955 -0.876 70
9 Finance 1054.067 -5.371 91
10 Trade & Service 792.965 -3.931 147
No Code Prev Close Change %
1 MAYA 6,950 8,150 1,200 17.27
2 NICK 138 159 21 15.22
3 APEX 1,780 2,000 220 12.36
4 HELI 85 94 9 10.59
5 DUCK 1,370 1,515 145 10.58
6 SMDM 133 145 12 9.02
7 RODA 350 378 28 8.00
8 MPRO 236 254 18 7.63
9 ACST 1,495 1,600 105 7.02
10 TBIG 5,050 5,375 325 6.44
No Code Prev Close Change %
1 MFMI 875 730 -145 -16.57
2 JAWA 160 138 -22 -13.75
3 CNTX 545 472 -73 -13.39
4 PNSE 875 770 -105 -12.00
5 RELI 256 228 -28 -10.94
6 LPLI 148 132 -16 -10.81
7 JKSW 68 62 -6 -8.82
8 RMBA 378 348 -30 -7.94
9 BISI 1,520 1,400 -120 -7.89
10 PSDN 208 192 -16 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 332 344 12 3.61
2 BHIT 82 81 -1 -1.22
3 KPIG 136 135 -1 -0.74
4 PGAS 2,230 2,270 40 1.79
5 MNCN 790 780 -10 -1.27
6 TLKM 3,760 3,730 -30 -0.80
7 SCMA 1,785 1,725 -60 -3.36
8 ADRO 1,730 1,700 -30 -1.73
9 TARA 890 890 0 0.00
10 INKP 13,675 13,475 -200 -1.46