Portal Berita Ekonomi Minggu, 22 Juli 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 05:50 WIB. INCO - Vale Indonesia menganggarkan belanja modal sebesar US$95 juta pada 2018.
  • 05:49 WIB. INCO - Vale Indonesia menargetkan produksi nikel bisa mencapai 77.000 ton pada 2018.
  • 05:47 WIB. INCO - Vale Indonesia mencatat produksi nikel mencapai 37.331 ton selama periode Januari-Juni 2017.
  • 05:44 WIB. INCO - Vale Indonesia mencatat total produksi nikel terkoreksi 3,59% menjadi 36.034 ton sepanjang semester I-2018.
  • 05:42 WIB. INCO - Vale Indonesia mencatat volume produksi turun 4% menjadi sebesar 18.000 metrik ton pada kuartal II-2018.
  • 05:37 WIB. ACP - Adhi Commuter Properti menargetkan posisi landbank menjadi 200 ha di jalur LRT pada tahun ini.
  • 05:36 WIB. ACP - Adhi Commuter Properti menargetkan penjualan pemasaran sebesar Rp1 triliun pada 2018.
  • 05:30 WIB. ACP - Adhi Commuter Properti akan melakukan pengembangan di empat proyek baru pada semester II-2018.
  • 05:28 WIB. ADHI - Adhi Karya resmi memiliki anak usaha baru yang diberi nama PT Adhi Commuter Properti (ACP).
  • 19:42 WIB. CRP Group - Cita Rasa Prima Indonesia Berjaya siap merilis enam kemitraan brand kuliner.
  • 19:40 WIB. INTP - Indocement Tunggal Prakasa menargetkan pertumbuhan volume penjualan semen sebesar 5%–6% tahun ini.
  • 19:39 WIB. SMGR - Semen Indonesia menargetkan volume penjualan semen tumbuh 4%–6% pada tahun ini.
  • 19:38 WIB. SMGR - Semen Indonesia mencatat volume penjualan semen turun 11,1% menjadi 3,31 juta ton pada Juni 2018.
  • 18:27 WIB. UNSP - Bakrie Plantations mencatat produksi kelapa sawit sekitar 244.000 ton hingga paruh pertama 2018.
  • 18:25 WIB. UNSP - Bakrie Plantations menargetkan volume produksi tumbuh sebesar 10% pada tahun ini.

Pengacara Sebut Kondisi Novanto Masih Lemah

Foto Berita Pengacara Sebut Kondisi Novanto Masih Lemah
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Otto Hasibuan, kuasa hukum Setya Novanto mengungkapkan kondisi kliennya yang saat ini menghuni Rutan Negara Kelas 1 Jakarta Timur Cabang KPK masih lemah. Hal tersebut dikatakannya setelah dirinya bersama dengan Fredrich Yunadi menjenguk Ketua DPR RI itu.

"Kondisinya Pak Novanto tadi terus terang saja saya tidak bisa lama ya karena dia masih lemah. Saya lihat juga luka-luka di kiri tangannya dan saya bilang sama Pak Fredrich, saya kira kami tidak dulu berdiskusi. Lebih bagus kami tunda," kata Otto di gedung KPK, Jakarta, Senin (20/11/2017).

Rutan Negara Kelas 1 Jakarta Timur Cabang KPK sendiri berada tepat di belakang gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Dalam kunjungannya kali ini, Otto ingin membutuhkan informasi akurat dari Setya Novanto terkait kasus yang menjeratnya itu.

"Saya butuh informasi yang akurat dari beliau. Saya tidak mau sebagai 'lawyer' mendapat informasi yang salah. Tadi kami belum bicara dokumen, kami hanya "interview". Nanti tentunya besok-besok saya akan bawa dokumen akan mengkonfirmasi semuanya tuduhan-tuduhan ini," tuturnya.

Ia pun berjanji bahwa Setya Novanto akan kooperatif menjalani proses hukum sebagai tersangka kasus KTP-e itu.

"Kami berjanji akan kooperatif termasuk juga kepada media akan berikan informasi-informasi yang seimbang, tepat sesuai dengan fakta yang paling sebenarnya," kata Otto.

Menurutnya, kasus yang menjerat Ketua Umum Partai Golkar itu jangan sampai dicampuradukan dengan urusan politik.

"Saya terus terang saja, ada yang bilang ini diwarnai politik, saya tahu, saya 'lawyer'. Saya tidak mau campur-campur politik lah. Saya lihat secara hukum itu yang akan saya lihat nanti di persidangan," ucap Otto.

Sebelumnya, Setya Novanto telah menunjuk Otto Hasibuan sebagai anggota tim kuasa hukum barunya.

Tag: Setya Novanto, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Rosa Panggabean

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Jun
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10