Portal Berita Ekonomi Senin, 23 Juli 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:06 WIB. iTunes - Akun pengguna iTunes di Singapura dibobol Rp70 juta.
  • 18:35 WIB. Sri Lanka - China siapkan dana segar US$295 juta untuk Sri Lanka.
  • 18:34 WIB. Belanda - Mahasiswi Indonesia jadi korban pemerkosaan di Belanda.
  • 18:33 WIB. Israel - Indonesia kecam UU Negara Bangsa Yahudi.
  • 18:32 WIB. Pilot - Maskapai penerbangan Australia krisis pilot.
  • 18:31 WIB. Israel - Militer Israel serang titik militer di Suriah.
  • 18:30 WIB. G20 - Menteri Keuangan Turki: KTT G20 sangat membuahkan hasil.
  • 18:30 WIB. Serangan Bom - Nigeria: 7 tewas, 8 luka-luka akibat serangan bom di masjid.
  • 18:29 WIB. Suriah - Konvoi evakuasi kedua dari Quneitra tiba di Idlib.
  • 18:28 WIB. White Helmets - Otoritas Kanada beri izin tinggal kepada 50 keluarga White Helmets.
  • 18:27 WIB. Freeport - Perpanjangan izin IUPK Freeport tergantung proses divestasi.
  • 17:33 WIB. Telkom - Satelit Telkom 4 alias satelit Merah Putih direncanakan mengangkasa awal Agustus 2018.
  • 17:33 WIB. JD.com - Raksasa e-commerce asal China, JD.com, berencana ekspansi bisnis ke Eropa.
  • 17:33 WIB. Nasional - Menteri PPPA: Jangan ada lagi kekerasan pada anak.
  • 17:31 WIB. e-Commerce - Transaksi e-commerce naik 25% selama Piala Dunia 2018.

DJP Temukan Wajib Pajak Kurang Bayar Sebesar Rp5,7 Miliar

Foto Berita DJP Temukan Wajib Pajak Kurang Bayar Sebesar Rp5,7 Miliar
Warta Ekonomi.co.id, Manado -

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan menemukan tujuh wajib pajak tercatat kurang bayar senilai Rp5,7 miliar setelah melakukan pemeriksaan pascapemberlakuan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2017 mulai September lalu.

"Sudah diterbitkan SKPKB (surat ketetapan pajak kurang bayar) tujuh wajib pajak (WP)," kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Hestu Yoga Saksama dalam acara media gathering di Manado, Rabu (22/11/2017).

Upaya pemeriksaan tersebut, kata Hestu, demi penegakan kepatuhan sesuai dengan PP No. 36/2017 dan tercatat 770.000 WP belum melaporkan harta maupun aset dengan benar serta kebanyakan tidak mengikuti program amnesti pajak. Dari jumlah tersebut, Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak menyampaikan data prioritas mencakup 27.777 WP kepada pihak kantor pelayanan maupun kantor wilayah untuk pemeriksaan pajak setelah melalui validasi.

"Dari angka itu, sebanyak 6.830 sudah diteliti dan ditindaklanjuti untuk masuk kesimpulan, valid atau tidak? Kemudian 951 instruksi pemeriksaan telah diusulkan KPP kepada Kanwil, dan yang sudah ditindaklanjuti sebanyak 811. Dari jumlah itu, sudah ada 68 laporan hasil pemeriksaan," ujarnya.

Hestu menjelaskan jumlah kurang bayar tersebut dapat bertambah karena pemeriksaan DJP kepada WP terus berlangsung dan tidak ada batas waktu.

Sebelumnya, Pemerintah menerbitkan PP No. 36/2017 yang merupakan tindak lanjut dari penerapan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak dan konsekuensi lanjutan dari penerapan program amnesti pajak yang telah berakhir di akhir Maret 2017. Garis besar dari peraturan ini adalah mengenai pengenaan pajak penghasilan atas penghasilan tertentu berupa harta bersih yang diperlakukan atau dianggap sebagai penghasilan yang diberlakukan terhadap tiga jenis kategori WP.

Wajib pajak tersebut, antara lain, peserta program amnesti pajak yang belum melaporkan seluruh harta dalam surat pernyataan harta (SPH) dan peserta program amnesti pajak yang gagal melaksanakan komitmen repatriasi atau investasi dalam negeri. Selain itu, peraturan ini juga berlaku kepada para WP yang bukan peserta amnesti pajak dan belum mengungkapkan seluruh harta yang harus disampaikan dalam surat pemberitahuan (SPT) tahunan pajak penghasilan.

Tag: Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Tax Amnesty

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5915.796 43.012 597
2 Agriculture 1462.841 6.526 19
3 Mining 2021.162 3.200 46
4 Basic Industry and Chemicals 770.397 -3.397 70
5 Miscellanous Industry 1171.956 0.529 45
6 Consumer Goods 2451.513 35.743 46
7 Cons., Property & Real Estate 449.734 1.384 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1106.201 16.801 70
9 Finance 1037.096 10.081 91
10 Trade & Service 853.507 -1.919 143
No Code Prev Close Change %
1 TCPI 1,380 1,650 270 19.57
2 MICE 418 470 52 12.44
3 NIPS 356 396 40 11.24
4 MITI 84 93 9 10.71
5 JPFA 2,000 2,210 210 10.50
6 MAMI 66 72 6 9.09
7 DSSA 21,100 22,900 1,800 8.53
8 CMNP 1,310 1,420 110 8.40
9 ERTX 125 135 10 8.00
10 BSIM 580 625 45 7.76
No Code Prev Close Change %
1 TRIO 800 605 -195 -24.38
2 TIRA 169 135 -34 -20.12
3 GOLD 462 410 -52 -11.26
4 NUSA 296 266 -30 -10.14
5 SAFE 160 146 -14 -8.75
6 TKIM 14,350 13,150 -1,200 -8.36
7 RODA 500 460 -40 -8.00
8 TALF 316 292 -24 -7.59
9 INKP 19,750 18,275 -1,475 -7.47
10 PBSA 615 570 -45 -7.32
No Code Prev Close Change %
1 BKSL 127 125 -2 -1.57
2 TKIM 14,350 13,150 -1,200 -8.36
3 WAPO 95 98 3 3.16
4 BBTN 2,250 2,310 60 2.67
5 BBRI 2,980 3,040 60 2.01
6 INKP 19,750 18,275 -1,475 -7.47
7 PTBA 4,260 4,310 50 1.17
8 TLKM 3,990 4,060 70 1.75
9 TNCA 159 170 11 6.92
10 MABA 730 740 10 1.37