Portal Berita Ekonomi Sabtu, 21 Juli 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:27 WIB. UNSP - Bakrie Plantations mencatat produksi kelapa sawit sekitar 244.000 ton hingga paruh pertama 2018.
  • 18:25 WIB. UNSP - Bakrie Plantations menargetkan volume produksi tumbuh sebesar 10% pada tahun ini.
  • 17:49 WIB. Pelindo IV - Pelindo IV sedang bentuk konsorsium untuk kapal tunda.
  • 17:36 WIB. JSMR - Jasa Marga rekonstruksi rigid pavement ruas Jalan Tol Japek pada 21-26 Juli 2018.
  • 17:31 WIB. BNI - BNI kucurkan kredit investasi maksimum Rp735 miliar untuk Jalan Tol Ruas Kunciran-Serpong.
  • 17:28 WIB. Pelindo IV - Pelindo IV dan IKI bangun kemitraan untuk perbaikan dan pemeliharaan kapal.
  • 17:23 WIB. PLTU - Progres pengerjaan proyek PLTU unit II milik Cirebon Energi sudah 15,7%.
  • 17:21 WIB. PLN - ESDM sarankan PLN gunakan 100% minyak sawit pada PLTD miliknya.
  • 17:20 WIB. PLN - PLN jamin puncak musim kemarau tak akan ganggu kinerja pasokan listrik di Sumsel.
  • 17:18 WIB. Bio Farma - Musem Bio Farma bidik 10 besar destinasi wisata kesehatan di Jawa Barat.
  • 17:17 WIB. Bio Farma - PT Bio Farma (Persero) kembangkan wisata sehat Museum Bio Farma.
  • 17:16 WIB. KAI - PT KAI gelar pesta rakyat di Situbondo untuk sambut Obor Asian Games 2018.
  • 15:29 WIB. DMAS - Puradelta Lestari mencatat penggunaan capex sekitar Rp260 miliar untuk infrastruktur selama semester I-2018.
  • 13:00 WIB. PLN - PGN dan PLN kerja sama pengiriman LNG.
  • 10:40 WIB. PBB - Rusia-China minta PBB tunda sanksi minyak Korut.

Di Indonesia, 77 Persen Pembelian Rumah Melalui KPR

Foto Berita Di Indonesia, 77 Persen Pembelian Rumah Melalui KPR
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -
PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) terus mendorong perbankan dan lembaga pembiayaan alias multifinance untuk turut terlibat dalam penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Toh, prospek pembelian rumah melalui KPR di Indonesia sangat menjanjikan. Lebih dari separuh proses pembelian rumah di Tanah Air dilakukan memanfaatkan program KPR. 
 
"KPR masih menjadi pilihan utama pembelian rumah di Indonesia. Statistik mencatat 77 persen pembelian rumah melalui KPR. Sisanya 7 persen pembelian hard cash (tunai keras) dan 16 persen cara lainnya," kata Direktur SMF, Heliantopo, di Makassar, belum lama ini. 
 
Besarnya prospek KPR tidak lepas lantaran tingginya angka kelangkaan kepemilikan rumah alias back log di Indonesia. Pada 2016, tercatat back log menembus 11,6 juta unit. Bila dihitung mempertimbangkan laju pertumbuhan penduduk dan estimasi waktu, total kebutuhan rumah di Indonesia berkisar 1,46 juta unit per tahun. Ironisnya, realiasi per tahun hanya 400 ribu unit. 
 
Berdasarkan data yang dihimpun Warta Ekonomi, outstanding KPR di Indonesia hingga Mei 2017 menembus Rp362,23 triliun. Bila dilihat sebarannya, BTN masih mendominasi selaku penyalur KPR terbesar dengan market share 33,57 persen atau setara Rp121,6 triliun. Disusul BCA (17,46 persen atau setara Rp63,25 persen) dan BNI (10,21 persen atau setara Rp36,98 triliun). 
 
Bila ditelisik lebih dalam, Heliantopo menyebut pemberian fasilitas KPR didominasi bank pemerintah dengan share mencapai 56 persen. Disusul bank swasta nasional (37 persen), Bank Pembangunan Daerah (6 persen) serta bank asing dan campuran (1 persen). 
 
Heliantopo mengungkapkan pada masa mendatang, pihaknya mendorong BPD untuk meningkatkan kontribusi dalam hal penyaluran KPR. Untuk itu, pihaknya siap membantu dan telah meneken perjanjian kerjasama dengan sejumlah BPD di Tanah Air. Menurut dia, BPD cocok untuk menyalurkan KPR lantaran memiliki infrastruktur yang kuat dan mengetahui kondisi daerah. 
 
Langkah SMF mendorong pembiayaan perumahan, Heliantopo menambahkan memang dimaksudkan juga untuk mendongkrak rasio KPR Indonesia. Harus diakui rasio KPR Indonesia sebesar 2,85 persen merupakan yang terendah di ASEAN. Dicontohkan dia, rasio KPR negara tetangga yang terbilang tinggi seperti Malaysia yang mencapai 38,8 persen. 

Tag: PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) - SMF, Heliantopo, Properti

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Tri Yari Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Jun
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10