Portal Berita Ekonomi Jum'at, 20 Juli 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:25 WIB. 1MDB - Malaysia harap dana dari korupsi 1MDB bisa dipulihkan.
  • 18:27 WIB. Nuklir - AS: Denuklirisasi Korut tidak bisa rampung dalam 1 tahun.
  • 20:12 WIB. Aprobi - Asosiasi Produsen Biofuels Indonesia memperkirakan ekspor biodiesel tahun ini bisa mencapai 800.000 kiloliter.
  • 18:28 WIB. TKI - RI-Brunei sepakat MoU perlindungan TKI selesai akhir tahun.
  • 18:27 WIB. ISIS - WNI terduga ISIS di Malaysia akan dipulangkan ke Indonesia.
  • 18:25 WIB. Palestina - Abbas: UU Yahudi Israel tak surutkan perjuangan Palestina.
  • 18:23 WIB. Catalonia - Spanyol batalkan surat perintah penangkapan bagi separatis Catalonia.
  • 18:23 WIB. Suriah - Kelompok teror serahkan ladang minyak ke rezim Assad.
  • 18:22 WIB. Korea Utara - Karena sanksi PBB, perekonomian Korea Utara merosot.
  • 18:21 WIB. Korsel - Eks Presiden Korsel, Park Geun-hye, dijatuhi hukuman tambahan 8 tahun penjara.
  • 18:21 WIB. Google - Trump kritik Uni Eropa karena denda Google USD5 miliar.
  • 17:37 WIB. Politik - Fahri Hamzah: Pemerintah bohongi publik soal Freeport.
  • 17:36 WIB. Pilpres - Gerindra klaim Demokrat cenderung ke Prabowo ketimbang Jokowi
  • 17:36 WIB. Energi - Luhut nilai HoA Freeport bentuk komitmen.
  • 17:35 WIB. Politik - MPR sosialisasi empat pilar di pesantren NTB

Mantan Sekretaris Kabinet Ingatkan Bahaya Serangan Siber...

Foto Berita Mantan Sekretaris Kabinet Ingatkan Bahaya Serangan Siber...
Warta Ekonomi.co.id, Yogyakarta -

Dosen Ilmu Hubungan Internasional Universitas Indonesia Andi Wijayanto mengatakan hingga saat ini tingkat keamanan siber Indonesia masih lemah sehingga data-data penting nasional masih rentan dicuri.

"Yang rentan dicuri bermacam-macam, ada yang sifatnya data transaksi keuangan atau bisa juga data kita yang kita masukkan melalui aplikasi online, seperti tanggal lahir, nomor induk kependudukan, hingga pengamanan kartu kredit kita," kata Andi seusai acara Pembahasan Policy Paper "Diplomasi Siber Indonesia: Kini dan Nanti" di Yogyakarta, Kamis (23/11/2017).

Menurut dia, mengacu indeks kesiapan jejaring atau Networked Readiness Index (NRI), Indonesia masih menempati urutan ke-76. Malaysia sendiri menempati urutan 30, dan urutan pertama ditempati Singapura. "Dari indeks itu kita masih jauh di bawah," kata mantan Sekretaris Kebinet (Seskab) ini.

Hal itu, kata dia, belum termasuk keamanan dari sisi komunikasi antarlembaga pemerintah yang idealnya memiliki infrastruktur yang sifatnya privat dan tidak terkoneksi dengan situs umum.

"Namun itu belum terjadi. Sebagian besar lembaga pemerintah masih menggunakan domain email umum, seperti yahoo atau gmail," kata mantan Sekretaris Kabinet Kerja tersebut.

Ia mengakui serangan siber yang ditujukan ke Indonesia sudah sangat serius. Data Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII) menyebutkan pada medio Januari hingga Juli 2017, Indonesia mengalami 177,3 juta serangan siber. Artinya, setiap hari terjadi 836.200 serangan siber.

Oleh sebab itu, kata Andi, Pemerintah perlu segera merampungkan pemembentukan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Menurut Andi, jika BSSN sudah terbentuk akan sangat efektif menangkal serangan siber kareba badan itu akan memiliki sejumlah fungsi khusus, meliputi penanganan diplomasi pertahanan siber, pidana siber, signal intelijen, peroteksi siber, hingga internet filterring.

"Sedangkan objek yang akan dikelola BSSN ada tiga mulai jejaring komunikasi dan infrastruktur kritikal, serta melakukan standarisasi untuk pengembangan e-commerce dan digital inovation," kata dia.

Tag: Andi Widjajanto, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Agus Aryanto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Jun
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10