Portal Berita Ekonomi Rabu, 13 Desember 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:14 WIB. Korea Utara - Korea Utara kembangkan senjata biologi.
  • 10:11 WIB. Trump - Rusia: kicauan Trump di Twitter adalah pernyataan resmi.
  • 10:10 WIB. Israel - Oposisi Turki minta Ankara putuskan hubungan dengan Israel.
  • 10:08 WIB. Kamboja - Uni Eropa tangguhkan bantuan untuk pemilu Kamboja.
  • 10:07 WIB. Bangladesh - Kepolisian Bangladesh interogasi istri pelaku bom bunuh diri di New York.
  • 10:06 WIB. Turki - Otoritas Turki kritik negara Arab terkait dengan isu Yerusalem.
  • 10:04 WIB. Arab Saudi - BBM dan listrik naik, Saudi siapkan kompensasi tunai ke warganya.
  • 09:46 WIB. Politik - JK: Titiek tak bisa kalahkan Airlangga.
  • 09:45 WIB. Kesehatan - Aher imbau warga Jabar untuk vaksin cegah Difteri.
  • 09:45 WIB. Kesehatan - 18 Wilayah Jabar berstatus Difteri
  • 09:44 WIB. Nasional - JK: Laporan kekayaan cegah korupsi.
  • 08:58 WIB. Teknologi - Indonesia raih 17 medali di ajang Kaohsiung International Invention and Design Expo (KIDE), Taiwan, 8-10 Desember 2017.
  • 05:43 WIB. Blok Cepu - Exxon Mobil Cepu Limited menargetkan konstruksi fasilitas produksi Lapangan Kedung Keris bisa dimulai pada 2018.

Pemerintah Bakal Larang Proyek Desa Pakai Kontraktor

Foto Berita Pemerintah Bakal Larang Proyek Desa Pakai Kontraktor
Warta Ekonomi.co.id, Medan -

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Eko Putro Sandjojo menegaskan pemerintah akan mengeluarkan kebijakan yang melarang pembangunan desa dengan Dana Desa tidak boleh menggunakan jasa kontraktor.

"Aparat desa harus menggunakan dana desa secara swakelola atau padat karya untuk semua proyek pembangunan yang menggunakan Dana Desa," katanya di Medan, Minggu (26/11/2017).

Menteri mengatakan itu pada acara pembukaan Rakernas Asosiasi Pemerintah Desa seluruh Indonesia (APDESI) di Asrama Haji Medan.

Menurut Eko, penggunaan dana desa yang dilakukan secara swakelola akan mengurangi jumlah penggangguran dan kemiskinan di perdesaan.

Proyek yang dilakukan secara swakelola akan menyerap tenaga kerja sehingga dampaknya pada peningkatan pendapatan masyarakat.

Dia mengakui, masih terdapat kendala terkait aturan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) yang menyebutkan bahwa proyek di atas Rp200 juta atau yang pekerjaannya kompleks tidak boleh swakelola.

Menurut menteri, aturan LKPP itu sudah diminta Presiden di dalam rapat terbatas untuk bisa diubah pada bulan November ini juga.

Agar larangan penggunaan kontraktor itu berjalan maksimal, maka akan ada SKB Empat Menteri atau Peraturan Presiden.

"Jadi tahun 2018, peraturan itu atau pembangunan secara swakelola bisa dilakukan maksimal," katanya.

Menteri menjelaskan, pembayaran upah para pekerja dari masyarakat desa yang mengerjakan proyek pembangunan desa bisa minimal 30 persen dari Dana Desa itu.

Ketua Umum APDESI Suhardi Buyung menyebutkan, pihaknya siap menggunakan Dana Desa dengan cara padat karya atau swakelola.

"APDESI siap mendukung program padat karya di Dana Desa. APDESI akan menyosialisasikan dan termasuk melakukan MoU dengan pihak kepolisian," katanya.

Nota kesepahaman dengan pihak kepolisian agar program itu bisa berjalan maksimal.

"Meski kerja sama, tetapi tidak langsung ada tindak pidana kalau ada kesalahan administrasi. Kepolisian diminta "meluruskan" kesalahan lebih dulu, " katanya. (Ant)

Tag: Dana Desa, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Fajar Sulaiman

Foto: Twitter @EkoSandjojo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,631.27 3,594.91
British Pound GBP 1.00 18,167.77 17,980.94
China Yuan CNY 1.00 2,058.28 2,037.73
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,618.00 13,482.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,258.44 10,153.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,744.18 1,726.69
Dolar Singapura SGD 1.00 10,079.19 9,976.32
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,027.02 15,861.57
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,340.20 3,304.41
Yen Jepang JPY 100.00 12,001.41 11,878.41

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6032.371 5.738 565
2 Agriculture 1603.259 1.846 19
3 Mining 1542.252 33.258 43
4 Basic Industry and Chemicals 641.451 11.006 68
5 Miscellanous Industry 1368.555 -29.983 43
6 Consumer Goods 2667.623 -0.762 45
7 Cons., Property & Real Estate 473.223 -0.913 66
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1131.662 11.000 60
9 Finance 1080.763 -0.979 89
10 Trade & Service 880.468 -6.122 132
No Code Prev Close Change %
1 INAF 3,280 4,030 750 22.87
2 NIKL 2,900 3,520 620 21.38
3 SDPC 100 120 20 20.00
4 INRU 252 300 48 19.05
5 CARS 930 1,085 155 16.67
6 DOID 670 770 100 14.93
7 CSIS 720 805 85 11.81
8 INDY 2,700 3,010 310 11.48
9 BUMI 218 242 24 11.01
10 BSSR 2,010 2,230 220 10.95
No Code Prev Close Change %
1 GTBO 260 195 -65 -25.00
2 BGTG 85 69 -16 -18.82
3 AISA 460 378 -82 -17.83
4 PEGE 298 252 -46 -15.44
5 KONI 288 252 -36 -12.50
6 SONA 2,580 2,340 -240 -9.30
7 ITMA 690 630 -60 -8.70
8 CNTX 500 458 -42 -8.40
9 BMSR 220 202 -18 -8.18
10 BUVA 500 462 -38 -7.60
No Code Prev Close Change %
1 BUMI 218 242 24 11.01
2 PBRX 490 482 -8 -1.63
3 AISA 460 378 -82 -17.83
4 INDY 2,700 3,010 310 11.48
5 INKP 4,910 4,910 0 0.00
6 TLKM 4,140 4,170 30 0.72
7 SIMA 216 234 18 8.33
8 DOID 670 770 100 14.93
9 SRIL 374 370 -4 -1.07
10 WIKA 1,570 1,505 -65 -4.14