Portal Berita Ekonomi Senin, 22 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:42 WIB. IHSG - Perdagangan Senin 22/10/2018, IHSG diperkirakan cenderung menguat pada kisaran 5.759-5.980. 
  • 10:42 WIB. Bursa - 21 ribu saham TOTL di PT Total Pola Persada beralih ke empat pemegang saham yang baru.
  • 10:18 WIB. KAEF - Kimia Farma kulakan bahan baku sekaligus untuk periode dua tahun.
  • 09:42 WIB. PKPU - Produsen Big Cola jalani sidang PKPU hari ini di PN Jakpus.
  • 07:33 WIB. KAEF - Kimia Farma tahun 2018 mengalokasikan capex hingga Rp3,5 triliun.
  • 07:30 WIB. KRAS - Krakatau Steel meminta revisi aturan Permendag 22/2018.
  • 07:26 WIB. AP II - AP II berhasil meraih tiga penghargaan pada ajang Stevie Awards 2018.
  • 05:26 WIB. Selandia Baru - Imbas kematian Khashoggi, Selandia Baru tidak akan menghadiri KTT investasi Saudi.
  • 05:24 WIB. FCA - Fiat Chrysler setuju untuk menjual Magneti Marelli ke Calsonic Kansei.
  • 05:23 WIB. Saudi - Menteri Luar Negeri Arab Saudi meminta maaf atas kematian Khashoggi.
  • 05:22 WIB. Emas - Emas membukukan kenaikan mingguan ketiga karena saham merosot.
  • 05:19 WIB. Amerika Latin - Brasil dan Chili akan menandatangani kesepakatan perdagangan bebas pada akhir tahun.
  • 05:18 WIB. Iran - Menkeu AS, Steve Mnuchin, mengatakan akan lebih sulit bagi importir minyak Iran untuk mendapatkan keringanan
  • 05:17 WIB. Saudi - Pihak Saudi tidak tahu bagaimana Khashoggi terbunuh.
  • 05:16 WIB. Uni Eropa - Italia mengharapkan keputusan Uni Eropa tentang anggaran pada Selasa (23/10).

Ingin Diperhatikan, Bulog Diminta Tangani Pasokan Ikan

Foto Berita Ingin Diperhatikan, Bulog Diminta Tangani Pasokan Ikan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo) meminta Perum Bulog untuk menangani pasokan ikan seperti komoditas pangan lainnya yang sudah dilakukan oleh BUMN tersebut yakni beras, gula, daging dan minyak goreng.

Ketua Umum Asparindo Y Joko Setyanto di Jakarta, Senin mengatakan, selama ini Bulog hanya memperhatikan stok dari daging, sedangkan ikan sangat jarang sekali mendapatkan perhatian dari perusahaan negara tersebut padahal jumlahnya melimpah.

"Kami tidak tahu apakah Bulog bisa menangani ikan, kami selalu bingung kenapa selalu soal daging (yang diperhatikan), tapi ikan sedang melimpah (tidak diperhatikan)," ujarnya di sela penandatanganan Nota Kesepahaman Pendistribusian Komoditi Pangan Pokok Dalam Rangka Stabilisasi Harga Pangan antara Perum Bulog bersama Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) dan Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo).

Melalui kerja sama tersebut, Bulog, Aprindo dan Asparindo berupa untuk menjaga pasokan dan melakukan stabilisasi harga pangan khususnya menjelang hari-hari besar keagamaan seperti Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru.

Joko melanjutkan, secara kesehatan, manfaat dari ikan lebih bagus jika dibandingkan dengan daging. Selain itu, harganya juga relatif lebih murah daripada daging baik sapi maupun ayam.

"Harganya murah Tuna bisa sampai Rp20.000 per kg ini yang saya kaget, Ikan kita melimpah kita ekspor terus. Kebutuhan nasional tinggi tapi tidak tersosialisasi dengan bagus, sehingga orang kalau acara (konsumsinya) selalu ayam dan daging. Ada barang yang kualitas bagus tapi harganya murah," katanya.

Segera realisasikan Menanggapi hal itu, Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti mengaku pihaknya akan segera merealisasikan harapan kalangan pengelola pasar untuk menangani pasokan ikan, namun hal tersebut akan dilakukan secara bertahap.

"Ikan, sepanjang itu kita bisa lakukan ya kita akan jalan. Saat ini beberapa Bulog divre daerah sudah membangun kerja sama pasokan ikan ini dengan Perusahaan Perikanan Indonesia (Perindo)," katanya.

Djarot mengakui jika selama ini komoditas ikan kurang diperhatikan, karena pihaknya hanya berfokus kepada 11 komoditi pangan utama khususnya beras, daging, gula dan minyak.

"Produk pangan pokok, kita mengenal bahan pangan pokok ada 11, tapi ada empat yang menjadi prioritas yaitu beras, daging, gula, dan minyak," katanya.

 

Tag: Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog), Asosiasi Pengelola Pasar Tradisional Indonesia (Asparindo), Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Cahyo Prayogo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,077.46 4,036.30
British Pound GBP 1.00 19,921.28 19,721.82
China Yuan CNY 1.00 2,204.59 2,182.69
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,297.00 15,145.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,868.52 10,759.01
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,951.30 1,931.74
Dolar Singapura SGD 1.00 11,083.98 10,971.46
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,528.83 17,353.14
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,679.82 3,638.00
Yen Jepang JPY 100.00 13,610.64 13,474.20

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5837.291 -7.951 610
2 Agriculture 1574.400 -2.628 20
3 Mining 1909.966 -6.234 47
4 Basic Industry and Chemicals 757.451 4.747 70
5 Miscellanous Industry 1254.992 40.866 45
6 Consumer Goods 2471.957 -17.927 49
7 Cons., Property & Real Estate 409.115 1.009 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1046.955 -0.876 70
9 Finance 1054.067 -5.371 91
10 Trade & Service 792.965 -3.931 147
No Code Prev Close Change %
1 MAYA 6,950 8,150 1,200 17.27
2 NICK 138 159 21 15.22
3 APEX 1,780 2,000 220 12.36
4 HELI 85 94 9 10.59
5 DUCK 1,370 1,515 145 10.58
6 SMDM 133 145 12 9.02
7 RODA 350 378 28 8.00
8 MPRO 236 254 18 7.63
9 ACST 1,495 1,600 105 7.02
10 TBIG 5,050 5,375 325 6.44
No Code Prev Close Change %
1 MFMI 875 730 -145 -16.57
2 JAWA 160 138 -22 -13.75
3 CNTX 545 472 -73 -13.39
4 PNSE 875 770 -105 -12.00
5 RELI 256 228 -28 -10.94
6 LPLI 148 132 -16 -10.81
7 JKSW 68 62 -6 -8.82
8 RMBA 378 348 -30 -7.94
9 BISI 1,520 1,400 -120 -7.89
10 PSDN 208 192 -16 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 332 344 12 3.61
2 BHIT 82 81 -1 -1.22
3 KPIG 136 135 -1 -0.74
4 PGAS 2,230 2,270 40 1.79
5 MNCN 790 780 -10 -1.27
6 TLKM 3,760 3,730 -30 -0.80
7 SCMA 1,785 1,725 -60 -3.36
8 ADRO 1,730 1,700 -30 -1.73
9 TARA 890 890 0 0.00
10 INKP 13,675 13,475 -200 -1.46