Portal Berita Ekonomi Senin, 20 Agustus 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 05:49 WIB. Youtube - Youtube hapus iklan film horor The Nun karena mengandung kekerasan.
  • 05:44 WIB. Apple - Seorang remaja asal Melbourne curi data 90 GB dari server Apple.
  • 05:38 WIB. Google - Gmail hadirkan fitur mode rahasia untuk perangkat Android.
  • 05:35 WIB. Galaxy Note 9 - Caviar umunkan Galaxy Note 9 "Fine Gold" backplate emas seharga Rp900 juta.
  • 05:30 WIB. Ransomware - Ransomware masih jadi tren serangan siber.
  • 23:52 WIB. GEMS - Golden Energy Mines mengatakan proses akuisisi Barasentosa Lestari sudah mencapai 95%-96%.
  • 23:44 WIB. Afghanistan - Presiden Afghanistan mengumumkan gencatan senjata dengan Taliban untuk menghormati Idul Adha.
  • 23:42 WIB. Palawija - Jumlah produksi palawija di Lebak menembus 19.118 ton hingga Juli 2018.
  • 23:40 WIB. NTB - Gubernur Zainul Majdi mengimbau masyarakat NTB agar tetap tenang pascagempa tektonik 7 SR pada Minggu malam.
  • 23:39 WIB. CSR - Taspen Life memberikan perlindungan asuransi ke seluruh peserta dalam rangkaian pelaksanaan BUMN Hadir untuk Negeri 2018.
  • 23:38 WIB. Sarinah - Sarinah berharap dapat lebih mempererat hubungan bisnis antara Indonesia dan China melalui perdagangan produk industri kreatif.

Anggaran Pembangunan Infrastruktur 2018 Capai Rp400 Triliun

Foto Berita Anggaran Pembangunan Infrastruktur 2018 Capai Rp400 Triliun
Warta Ekonomi.co.id, Bandung -

Pemerintah menggelontorkan angaran pembangunan infrastruktur pada 2018 sebesar Rp400 triliun. Hal ini dilakukan untuk menurunkan biaya logistik di Indonesia agar dapat meningkatkan daya saing ekonomi, serta mengurangi kemiskinan dan kesenjangan.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan program pembangunan infrastruktur yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah itu kini mulai terasa dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Sekarang kita bisa melihat pembangunan infrastruktur karena alokasi anggaran itu tepat sasaran, penggunaannya juga benar, subsidi yang tidak perlu dicabut," kata Menko Luhut kepada wartawan di Bandung, belum lama ini

Selain itu, sambung Luhut pemerintah juga tengah fokus membangun Indonesia Sentris. Pasalnya, pertumbuhan ekonomi di wilayah Indonesia Tengah, di Timur tumbuh lebih cepat dibandingkan bagian barat. Akibatnya porsi Produk Domestik Bruto (PDB) wilayah Indonesia Timur dan Tengah (kecuali Kalimantan) meningkat cukup signifikan.

"Ini menunjukkan pemerataan pembangunan antar-wilayah di Indonesia," ujar Luhut

Terkait utang negara, Menko menilai Indonesia masih ada cukup ruang untuk pembiayaan melalui utang selama digunakan untuk pembiayaan kegiatan yang produktif. Rasio utang Indonesia terhadap PDB masih relatif rendah dibandingkan negara-negara maju dan berkembang lainnya. Berdasarkan catatan IMF, OECD, utang negara Indonesia termasuk yang paling rendah. 

"Kita masih punya ruh sampai 60%. Kita baru 27,8 % dan masih tersisa lebih dari 30%, tapi kita belum perlu," katanya.

Adapun, rasio utang dibandingkan pendapatan pajak juga masih relatif lebih baik dibandingkan negara tetangga seperti Malaysia.

"Kita boleh berutang sepanjang utang itu produktif, artinya utang itu bisa menghasilkan dana untuk membayar utang itu sendiri, dan sampai hari ini kita sangat bagus dalam hal itu," pungkasnya.

Tag: Infrastruktur, Luhut Binsar Pandjaitan, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Aug
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading

Senin, 20/08/2018 03:42 WIB

Minyak Tumpah di Ambon, Apa Kata Pertamina?

Minggu, 19/08/2018 23:04 WIB

Rex Marindo: Jangan Jadi Pengusaha

Minggu, 19/08/2018 22:20 WIB

Google Hapus Layanan Pencarian Gambar

Minggu, 19/08/2018 18:28 WIB

DPR Akan Panggil OJK Soal Regulasi Fintech

Minggu, 19/08/2018 08:58 WIB

Apa Itu Merdeka Finansial?

Jum'at, 17/08/2018 17:08 WIB

Indeks Merosot 4,83% Sepanjang Pekan Ini

Jum'at, 17/08/2018 16:51 WIB

Ahok Dapat Remisi Dua Bulan, 2019 Bebas