Portal Berita Ekonomi Kamis, 18 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:31 WIB. Saudi - Intelijen AS yakin putra mahkota Saudi terlibat dalam kasus Khashoggi.
  • 21:31 WIB. Arab Saudi - Menlu Arab Saudi kunjungi Indonesia pekan depan.
  • 21:30 WIB. Jamal Khashoggi - Washington Post terbitkan kolom terakhir Khashoggi.
  • 21:27 WIB. BNI - BNI mencatat laba bersih sebesar Rp11,44 triliun pada kuartal III-2018.
  • 21:26 WIB. BNI - Kredit BNI tumbuh 15,6% di kuartal III-2018.
  • 21:24 WIB. WSKT - Laba bersih Waskita tetap naik signifikan 133% menjadi Rp2,99 triliun.
  • 21:23 WIB. WSKT - Beban pokok pendapatan Waskita naik 41% yoy menjadi Rp18,17 triliun.
  • 21:21 WIB. WSKT - Pendapatan Waskita naik 47% yoy menjadi Rp22,89 triliun.
  • 20:40 WIB. BTN - BTN tengah mengajukan penambahan kuota penjualan ORI seri ORI015 kepada Kemenkeu.
  • 20:38 WIB. WSKT - Penundaan pembayaran proyek tol Batang-Semarang dan Semarang-Solo tidak berpengaruh bagi arus kas Waskita.
  • 20:35 WIB. BNI - BNI akan menghentikan penyaluran KPR untuk produk apartemen Meikarta bagi nasabah baru.
  • 09:21 WIB. Youtube - Youtube bakal beri sanki untuk konten video duplikat.

Jabar Targetkan 2 Juta Lowongan Kerja

Foto Berita Jabar Targetkan 2 Juta Lowongan Kerja
Warta Ekonomi.co.id, Bandung -

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan dua juta kesempatan kerja hingga Juni 2018 mendatang. Tercatat, sebanyak 1.821.655 tenaga kerja telah mengisi kesempatan kerja yang ada per tanggal 13 Juni 2013-30 November 2017.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengatakan jumlah angkatan kerja di Jawa Barat sangat tinggi per tahun. Hal ini karena jumlah penduduk di Jawa Barat merupakan yang terbesar dibanding provinsi lain di Indonesia. Untuk itu, Pemprov Jawa Barat mendorong berbagai pihak salah satunya lembaga pendidikan agar turut serta dalam meningkatkan kompetensi angkatan kerja.

Berbagai program magang juga digagas serta kerja sama dengan lembaga sertifikasi dengan SMK. Dengan demikian, para siswa SMK yang lulus sekolah tak hanya mendapat surat kelulusan, namun juga sertifikat kompetensi.

"Kerja sama dengan berbagai stakeholder, pemeritah provinsi, dan seluruh dunia usaha yang ada di Jawa Barat ini. Ini dihitung dari berbagai sektor sudah 1,8 juta. Berarti masih 180 ribuan lagi," kata Aher kepada wartawan di Bandung, Jumat (1/12/2017).

Selain itu, berbagai upaya juga terus dilakukan dalam meningkatkan jumlah kesempatan kerja, seperti program kewirausahaan, membuka peluang investasi, serta mendorong UKM kecil agar bisa memiliki prospek usaha yang bisa menjanjikan peluang kerja.

"Kemudian juga dengan pemerataan pendidikan karena dengan pemerataan pendidikan sehingga ketika seseorang telah terdidik dengan baik, skill-nya dimiliki dan mendapatkan pekerjaan jadi lebih mudah," tutur Aher.

Aher menjelaskan program serapan dua juta kesempatan kerja dan pencetakan 100 ribu wirausaha baru (WUB) Jawa Barat tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jawa Barat. "Dengan salah satu isu strategisnya adalah pengangguran dan masalah ketenagakerjaan," ujar Aher.

Adapun, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Jawa Barat Ferry Sofwan Arief mengungkapkan bahwa berdasarkan data BPS Agustus 2016 ketenagakerjaan di Jawa Barat terdiri dari tingkat pengangguran terbuka sebesar 8,89 persen dengan angkatan kerja Jawa Barat berjumlah 21.075.899 orang. Ada penambahan sebesar 489.543 orang pada kurun waktu satu tahun, setelah sebelumnya pada Agustus 2015 tercatat sebanyak 20.586.356 orang.

Tingkat partisipasi angkatan kerja naik 0,31% dari 60,34% pada Agustus 2015 menjadi 60,65% pada Agustus 2016. Jumlah penduduk yang bekerja di Jawa Barat pada Agustus 2016 juga mengalami peningkatan dibandingkan dengan Agustus 2015.

Pada Agustus 2016 penduduk yang bekerja tercatat sebanyak 19.202.038 orang atau mengalami kenaikan 2,18%, yaitu 410.556 orang dibandingkan Agustus tahun lalu sebanyak 18.791.482 orang.

"Penyumbang terbesar penyerapan tenaga kerja di Provinsi Jawa Barat pada Agustus 2016, tercatat adalah lapangan usaha perdagangan (27,80%) diikuti lapangan usaha industri manufaktur (20,23%) dan lainnya (18,36%)," jelas Ferry.

Disnakertrans Jabar juga melakukan berbagai upaya melalui untuk membuka peluang kerja. Selain membuka gerai layanan informasi kerja di dalam informasi kerja online dan offline juga melakukan bursa kerja secara online.

"Kami telah membuka gerai online ini tersambung langsung dengan loker online Kementerian Tenaga Kerja RI. Kami juga menyiapkan bursa kerja secara online yang tersambung ke kabupaten/kota. Ada juga aplikasi yang memuat database pelamar dan perusahaan," pungkasnya.

Tag: Jawa Barat (Jabar), Ahmad Heryawan (Aher), Ferry Sofwan Arief

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Antara/Andreas Fitri Atmoko

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,068.72 4,027.56
British Pound GBP 1.00 19,989.95 19,789.37
China Yuan CNY 1.00 2,203.25 2,181.31
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,263.00 15,111.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,877.94 10,768.10
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,947.23 1,927.82
Dolar Singapura SGD 1.00 11,073.79 10,961.92
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,549.40 17,371.61
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,674.29 3,634.20
Yen Jepang JPY 100.00 13,565.91 13,424.84

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5845.242 -23.378 610
2 Agriculture 1577.028 54.568 20
3 Mining 1916.200 -17.317 47
4 Basic Industry and Chemicals 752.704 6.245 70
5 Miscellanous Industry 1214.126 0.053 45
6 Consumer Goods 2489.884 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 408.106 -0.132 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1047.831 -27.064 70
9 Finance 1059.438 -5.179 91
10 Trade & Service 796.896 -3.311 147
No Code Prev Close Change %
1 SURE 1,210 1,510 300 24.79
2 ABMM 1,935 2,190 255 13.18
3 MAYA 6,200 6,950 750 12.10
4 LSIP 1,155 1,270 115 9.96
5 VINS 88 96 8 9.09
6 CTTH 113 123 10 8.85
7 MTDL 680 740 60 8.82
8 PBRX 510 555 45 8.82
9 FISH 3,300 3,590 290 8.79
10 GOOD 2,350 2,550 200 8.51
No Code Prev Close Change %
1 DNAR 336 296 -40 -11.90
2 KBLM 284 252 -32 -11.27
3 SMDM 149 133 -16 -10.74
4 AGRS 256 236 -20 -7.81
5 GMFI 308 284 -24 -7.79
6 ABBA 116 107 -9 -7.76
7 CSIS 400 370 -30 -7.50
8 MLPL 88 82 -6 -6.82
9 BAYU 2,450 2,290 -160 -6.53
10 RBMS 172 161 -11 -6.40
No Code Prev Close Change %
1 ISSP 98 96 -2 -2.04
2 TLKM 3,900 3,760 -140 -3.59
3 KPIG 135 136 1 0.74
4 PGAS 2,310 2,230 -80 -3.46
5 SRIL 320 332 12 3.75
6 SMCB 1,625 1,725 100 6.15
7 PNLF 290 294 4 1.38
8 INKP 13,525 13,675 150 1.11
9 BHIT 80 82 2 2.50
10 MNCN 775 790 15 1.94