Portal Berita Ekonomi Senin, 18 Desember 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:58 WIB. Pilgub Jabar - Ridwan Kamil akan umumkan wakilnya¬†lusa.
  • 16:57 WIB. Energi - Pertamina ajak pelaku UMKM stop gunakan gas 3kg.
  • 16:55 WIB. Bela Palestina - MUI: Terima Kasih untuk para demonstran yang bela Palestina.
  • 16:54 WIB. Hukum - Istri dari tersangka kasus e-KTP jenguk Novanto di KPK.
  • 16:53 WIB. Bisnis - Jokowi sedih anaknya pilih berjualan Martabak.
  • 16:53 WIB. Nasional - Menag minta masyarakat rangkul kaum LGBT dan ajak ke jalan yang benar.
  • 16:52 WIB. Nasional - Menag: Agama untuk memanusiakan manusia.
  • 16:51 WIB. Energi - DPR: Gas bumi energi yang vital.
  • 16:50 WIB. Politik - Partai Golkar benarkan telah memutuskan tidak dukung Ridwan Kamil.
  • 16:49 WIB. Go Green - JK minta laporkan perusahaan yang rusak lingkungan.
  • 16:49 WIB. Politik - Presiden Jokowi akan hadiri Munaslub partai Golkar di Jakarta.
  • 16:27 WIB. Palestina¬†- Kim Jong-un dukung Palestina, restoran di Gaza berikan diiskon bagi warga Korea Utara.
  • 16:26 WIB. Rodrigo Duterte - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, diwartakan dukung pernikahan sesama jenis.
  • 16:25 WIB. China - Eks Jenderal China: perang Korea Utara bisa pecah sekarang hingga maret 2018.
  • 16:24 WIB. UFO - AS akui jet tempurnya pernah kejar UFO di dekat wilayah California, AS.

Ekspor Ikan Hias Air Laut Indonesia Ranking 3 Dunia

Foto Berita Ekspor Ikan Hias Air Laut Indonesia Ranking 3 Dunia
Warta Ekonomi.co.id, Bandung -

Keanekaragaman ikan hias Indonesia menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara eksportir ikan hias dunia. Potensi pasar dan trend produksi ikan hias Indonesia memiliki prospek yang cukup menjanjikan jika ditinjau secara ekonomi. Pada tahun 2015 kontribusi Indonesia untuk nilai ekspor ikan hias air laut menduduki posisi ke 3 dunia, dengan nilai mencapai sekitar US$5,43 Juta. Sementara nilai ekspor ikan hias air tawar menduduki posisi ke 5 besar dunia, dengan nilai mencapai US$14,16 Juta.

"Pemanfaatan potensi ikan hias tersebut, tentunya dapat memberikan kontribusi nyata apabila dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat," kata Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman, Agung Kuswandono kepada wartawan, Jumat (1/12/2017).

Agung mengungkapkan hal ini didukung juga dengan tersebarnya wilayah sentra produksi ikan hias Indonesia di 18 Provinsi di seluruh Indonesia. Potensi lainnya terlihat dari trend produksi ikan hias yang terus meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 2015 produksi ikan hias sekitar 1,31 miliar ekor dan diharapkan menjadi 2,5 miliar ekor pada tahun 2019. 

"Dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir antara 2007–2016, Indonesia terus bersaing dengan Singapura, Spanyol, Jepang, Ceko, Thailand dan Malaysia untuk menguasai pasar ikan hias dunia," jelas Agung

Potensi jenis ikan hias Indonesia sendiri dapat dilihat dari keragaman jenis ikan yang mendiami perairannya. Perairan tawar Indonesia dihuni oleh sedikitnya 1.248 jenis ikan, 243 jenis di antaranya merupakan spesies endemik dan 122 jenis udang hias. Sedangkan di perairan laut Indonesia, terdapat sekitar 3.476  jenis ikan. 

Untuk itu, Agung mengingatkan akan pentingnya mengumpulkan semua pakar dan pelaku ikan hias serta lembaga pemerintah untuk menggelar simposium dalam rangka membuka wawasan tentang budidaya ikan hias untuk menjadikan Indonesia sebagai eksportir sekaligus produsen ikan hias nomor 1 di dunia.

Agung menilai selama ini sentuhan pemerintah di bidang ikan hias relatif kecil, karena hanya Kementerian Kelautan dan Perikanan saja yang mengurusi hal tersebut. 

Dia menegaskan industri ikan hias bukan sekedar mengurusi ikan hiasnya, karena ikan hias ini sudah bersifat internasional, maka industrinya harus benar-benar diurusi pada skala internasional pula.

“Kita mengurusi ikan hiasnya, kita urusi nelayan penangkapnya, kita urusi pembudidayaannya, kita urusi transportasinya karena ikan hias rawan mati dan mengangkutnya harus dengan metode khusus dan tidak bisa lama-lama, maka mengangkutnya menggunakan pesawat terbang," pungkasnya.

Tag: Agung Kuswandono, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya, Perikanan

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Vicky Fadil

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,640.34 3,603.98
British Pound GBP 1.00 18,203.58 18,018.18
China Yuan CNY 1.00 2,063.42 2,042.86
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,652.00 13,516.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,449.24 10,342.44
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,747.39 1,729.96
Dolar Singapura SGD 1.00 10,120.09 10,017.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,053.39 15,892.11
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,341.16 3,305.45
Yen Jepang JPY 100.00 12,120.03 11,997.16

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6133.963 14.544 568
2 Agriculture 1618.499 2.940 19
3 Mining 1560.514 -3.887 43
4 Basic Industry and Chemicals 669.716 -2.993 69
5 Miscellanous Industry 1365.910 -16.662 43
6 Consumer Goods 2743.351 37.986 45
7 Cons., Property & Real Estate 484.954 -1.060 66
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1142.958 -2.649 60
9 Finance 1084.441 3.325 90
10 Trade & Service 905.482 -0.851 133
No Code Prev Close Change %
1 JMAS 140 238 98 70.00
2 DWGL 394 492 98 24.87
3 MABA 885 1,105 220 24.86
4 KPIG 1,195 1,360 165 13.81
5 INTD 400 450 50 12.50
6 ASJT 515 570 55 10.68
7 HOME 79 87 8 10.13
8 PSAB 154 167 13 8.44
9 MAYA 4,150 4,500 350 8.43
10 SKBM 540 580 40 7.41
No Code Prev Close Change %
1 BMSR 195 147 -48 -24.62
2 HOTL 104 86 -18 -17.31
3 PEGE 310 260 -50 -16.13
4 MDLN 370 312 -58 -15.68
5 FORU 180 157 -23 -12.78
6 BSIM 880 770 -110 -12.50
7 AMRT 750 675 -75 -10.00
8 MYOR 2,500 2,260 -240 -9.60
9 LION 720 660 -60 -8.33
10 DNAR 296 272 -24 -8.11
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 374 384 10 2.67
2 BUMI 258 268 10 3.88
3 BBRI 3,390 3,390 0 0.00
4 BMTR 580 565 -15 -2.59
5 PBRX 520 515 -5 -0.96
6 TLKM 4,230 4,240 10 0.24
7 KREN 500 500 0 0.00
8 AISA 492 480 -12 -2.44
9 ASII 8,300 8,175 -125 -1.51
10 BBCA 21,100 21,100 0 0.00