Portal Berita Ekonomi Rabu, 17 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:49 WIB. PP - PT PP memperoleh proyek Pertamina Warehouse senilai Rp933,1 miliar.
  • 22:49 WIB. PP - PT PP mengantongi total kontrak baru sepanjang Januari-September 2018 sebesar Rp32,45 triliun.
  • 22:05 WIB. Jasa Raharja - Laba Jasa Raharja tahun ini bakal mengalami penurunan dibandingkan dengan periode sebelumnya.
  • 22:01 WIB. BNI - BNI dan Traveloka akan mengadakan travel fair pada akhir Oktober 2018.
  • 21:40 WIB. Hukum - Kekayaan bupati Bekasi Dalam setahun naik Rp9,3 miliar.
  • 21:39 WIB. Hukum - Polri: Kaca film antipeluru Gedung DPR perlu dikaji.
  • 21:39 WIB. Olahraga - Kemenpora: Event esports internasional di Indonesia masih terbatas.
  • 21:39 WIB. Politik - Ma'ruf Amin bicara Islam moderat di Singapura.
  • 21:39 WIB. Hukum - KPAI: Video pramuka ganti presiden eksploitasi anak.
  • 21:38 WIB. Hukum - KPK geledah kantor Lippo Group dan rumah Bupati Bekasi.
  • 21:38 WIB. Hukum - Menhub prihatin pegawai Kemenhub tersangka "peluru nyasar".
  • 21:02 WIB. BNI - Nasabah baru BNI akan bertambah 425.000 pada tahun ini.
  • 21:02 WIB. BNI - BNI memproyeksi transaksi kartu kredit pada akhir 2018 naik 12%-15% yoy.
  • 16:53 WIB. Apple - iPhone XR sudah kantongi restu Kemenkominfo.
  • 16:52 WIB. Twitter - Twitter bisa lacak akun penyebar kebencian.

Luhut Fokuskan Sail Sabang untuk Destinasi Wisata

Foto Berita Luhut Fokuskan Sail Sabang untuk Destinasi Wisata
Warta Ekonomi.co.id, Bandung -

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Pandjaitan menghadiri Acara Puncak Sail Sabang 2017 di Pelabuhan BKPS Sabang. Dalam acara yang juga dihadiri oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla ini, Menko Luhut menjelaskan bahwa Sail Sabang yang sudah berlangsung ke-9 kali ini memiliki fokus utama yang berbeda dengan Sail sebelumnya, yakni destinasi wisata, hingga menjadi penghasil devisa nomor 1 di Indonesia.

“Sebagaimana penyelenggaraan 8 Sail sebelumnya, maka Sail ke-9 ini memiliki tujuan utama yang berbeda dari sail sebelumnya, yakni lebih fokus pada pengembangan destinasi wisata,” kata Menko dalam keterangan resminya, Minggu (3/12/2017).

Menko Luhut memaparkan, adapun sail sebelumnya (yakni Sail pertama Sail Bunaken di Manado tahun 2009, Sail Banda 2010, Sail Wakatobi Belitong 2011, Sail Morotai 2012, Sail Komodo 2013, Sail Raja Ampat 2014, Sail Teluk Tomini 2015, Sail Selat Karimata 2016), itu berfokus pada percepatan pembangunan infrastruktur daerah, sehingga pemilihan lokasi acara puncak sail, difokuskan ke daerah wisata yang sudah memiliki relatif infrastruktur cukup, dengan dukungan kegiatan atraksi dan promosi, kawasan ini diharapkan akan berkembang lebih cepat.

Data BPS 2017 menunjukkan bahwa sektor pariwisata masih menjadi penghasil devisa negara nomor 4 (empat) pada tahun 2015. Namun tahun 2017 ini, sektor pariwisata telah meloncat sebagai penghasil devisa nomor 2 (dua) di Indonesia, setelah minyak sawit dan diprediksi sektor ini akan menjadi penghasil devisa nomor 1 (satu) di Indonesia pada tahun 2019, dengan jumlah wisatawan mancanegara mencapai 20 juta orang.

"Pemerintah terus bergerak aktif mengembangkan dan memperkenalkan pariwisata Indonesia melalui program Wonderful Indonesia, dengan memperkuat event nasional yang ada, seperti Sail Sabang 2017," jelas Menko.

Menko Luhut juga memaparkan bahwasannya peserta Sail Sabang 2017 merupakan peserta paling paling banyak dibanding Sail sebelumnya.

“Saya laporkan kepada Bapak Wakil Presiden (Jusuf Kalla), bahwa berkat kerja keras Panitia Nasional Sail Sabang 2017 yang dinahkodai oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya di tingkat Nasional dan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf di tingkat daerah, telah membuat Sail Sabang 2017 sebagai perhelatan terbesar dibandingkan dengan event sail sebelumnya di Indonesia,” kata Menko Luhut.

Adapun jumlah peserta itu sendiri, terdiri dari 13 KRI, 1 Kapal Research Baruna Jaya VII milik LIPI, 2 Tall Ship (KRI Bima Suci dan KRI Dewa Ruci), 1 Cruise Ship (Cruise Costa Victoria), dengan 2200 penumpang, serta 18 yachts dari 7 negara (direncanakan awalnya terdaftar lebih dari 100 yacht dari 18 negara, namun dalam 3 (tiga) hari terakhir ini cuaca kurang bersahabat, mengakibatkan hanya 18 yacht yang dapat tiba di Sabang sebelum acara puncak).

Tak sampai situ, Sail Sabang 2017 juga menghasilkan 3 Karya Nyata yang bermanfaat bagi Sabang pasca Sail Sabang 2017, yakni dicanangkan Diamond-Triangle Regatta Saphula (Sabang-Phuket-Langkawi) pada tahun 2018, International Free-Dive Competition 2018, dan Pengembangan Perikanan Budidaya Laut.

“Jumlah pengunjung terbesar dan Jumlah event terbanyak. Selama Sail Sabang 2017 diperkirakan sebanyak 20.000 pengunjung serta terdapat 26 event pada rangkaian kegiatan Sail Sabang 2017,” tuturnya

Di kesempatan yang sama, Menko Luhut juga memberikan ucapan selamat kepada masyarakat Aceh, atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Tokoh Nasional Aceh.

Dia menilai Laksamana Hayati adalah seorang Muslimah yang menjadi Laksamana perempuan pertama di dunia yang berasal dari Kesultanan Aceh.

“Pada kesempatan yang berharga ini, saya mengucapkan selamat atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Tokoh Nasional Keumalahayati atau lebih dikenal dengan nama Laksamana Malahayati, pada peringatan Hari Pahlawan 2017, oleh Presiden Joko Widodo,” pungkasnya. 

Tag: Luhut Binsar Pandjaitan, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya, Sail Sabang, Pariwisata

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Ampelsa

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,066.22 4,025.16
British Pound GBP 1.00 20,110.87 19,901.42
China Yuan CNY 1.00 2,207.43 2,185.43
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,254.00 15,102.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,883.73 10,773.77
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,946.31 1,926.89
Dolar Singapura SGD 1.00 11,097.05 10,982.47
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,644.30 17,466.97
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,674.78 3,634.66
Yen Jepang JPY 100.00 13,573.59 13,434.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5868.620 67.803 610
2 Agriculture 1522.460 22.946 20
3 Mining 1933.517 25.132 47
4 Basic Industry and Chemicals 746.459 12.246 70
5 Miscellanous Industry 1214.073 6.640 45
6 Consumer Goods 2489.664 17.513 49
7 Cons., Property & Real Estate 408.238 3.862 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1074.895 28.399 70
9 Finance 1064.617 9.032 91
10 Trade & Service 800.207 9.982 147
No Code Prev Close Change %
1 ISSP 73 98 25 34.25
2 SURE 970 1,210 240 24.74
3 MLPL 71 88 17 23.94
4 TRIO 188 228 40 21.28
5 KBLM 242 284 42 17.36
6 ABBA 99 116 17 17.17
7 DIGI 1,005 1,130 125 12.44
8 KARW 82 92 10 12.20
9 APEX 1,600 1,780 180 11.25
10 TPMA 258 286 28 10.85
No Code Prev Close Change %
1 IBFN 420 330 -90 -21.43
2 CITY 545 478 -67 -12.29
3 INCF 143 127 -16 -11.19
4 MKPI 24,000 22,000 -2,000 -8.33
5 AKPI 970 890 -80 -8.25
6 BCAP 157 145 -12 -7.64
7 SMCB 1,750 1,625 -125 -7.14
8 TMPO 140 130 -10 -7.14
9 MPOW 134 125 -9 -6.72
10 LMAS 78 73 -5 -6.41
No Code Prev Close Change %
1 CPRO 50 50 0 0.00
2 MNCN 730 775 45 6.16
3 ABBA 99 116 17 17.17
4 PGAS 2,200 2,310 110 5.00
5 TLKM 3,780 3,900 120 3.17
6 BHIT 79 80 1 1.27
7 DOID 755 805 50 6.62
8 ISSP 73 98 25 34.25
9 TRAM 199 200 1 0.50
10 TKIM 10,300 11,200 900 8.74