Portal Berita Ekonomi Senin, 18 Desember 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:55 WIB. Boikot AS - FPI minta Jokowi usir Dubes AS.
  • 21:54 WIB. Boikot AS - FPI setuju soal boikot produk AS.
  • 21:53 WIB. Pilgub Jabar - Golkar Jabar: Ridwan Kamil bungkam soal pendampingnya.
  • 21:52 WIB. Boikot AS  - MUI ajak masyarakat tidak gunakan produk AS.
  • 21:51 WIB. Nasional - Mensos ajak warga doakan Palestina.
  • 20:49 WIB. CFIN - Clipan Finance Indonesia mencatatkan angka pembiyaan sebesar Rp7,2 triliun per November 2017.
  • 20:48 WIB. BATA - Sepatu Bata mengatakan berencana merenovasi 55 gerai pada tahun depan.
  • 20:46 WIB. BATA - Sepatu Bata mengatakan berencana menambah 25 toko baru pada 2018.
  • 20:45 WIB. Aspal - Wika Bitumen mengatakan bahwa pada saat ini pihaknya fokus dalam pengembangan aspal ekstraksi.
  • 20:44 WIB. Jasindo - Asuransi Jasa Indonesia memenuhi target 1 juta hektare lahan pertanian dalam Asuransi Usaha Tani Padi.
  • 20:35 WIB. Facebook - Fitur Snooze hadir untuk bungkam akun teman, page, atau grup yang unggah postingan menyebalkan selama 30 hari.
  • 20:31 WIB. e-commerce - Vending machine penjual mobil besutan Alibaba akan dibuka pada 2018.
  • 20:27 WIB. Digital - Beroperasi selama 20 tahun, layanan chatting AOL Instant Messaging (AIM) resmi dihentikan.
  • 20:25 WIB. Digital - WiFi Starbucks di Buenos Aires, Argentina diretas hacker untuk menambang bitcoin, Minggu (17/12/2017).
  • 20:22 WIB. Apple - Apple sedang mencari teknisi berlatar belakang psikologi atau konseling guna tingkatkan asisten digital miliknya, Siri.

Pengembangan Perbankan Syariah Indonesia Butuh Komitmen Bersama

Foto Berita Pengembangan Perbankan Syariah Indonesia Butuh Komitmen Bersama
Warta Ekonomi.co.id, Banda Aceh -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan pengembangan perbankan syariah di Tanah Air butuh komitmen bersama berbagai pihak agar pertumbuhannya terus membaik mengingat potensi pasarnya cukup besar.

"Saat ini total aset perbankan syariah di Indonesia hingga Oktober 2017 sebesar Rp406,23 triliun dengan pertumbuhan mencapai 19,79 persen," kata Deputi Direktur Spesialias Review Kebijakan dan Standar Nasional OJK Luci Irawati di Banda Aceh, Rabu (6/12/2017).

Ia menyampaikan hal itu pada pelatihan wartawan kantor regional 5 OJK dengan tema "Perkembangan Terkini Perbankan Syariah di Indonesia".

Luci menyebutkan saat ini dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun perbankan syariah mencapai Rp325,96 triliun dengan total pembiayaan Rp281 triliun. "Sementara jumlah rekening nabasah perbankan syariah sudah mencapai 24 juta nasabah dan pembiayaan sebanyak 5,4 juta nasabah," katanya. 

Ia mengatakan, pada 2016 OJK telah membuat peta jalan pengembangan keuangan syariah sebagai panduan untuk menyinergikan pasar modal syariah, industri keuangan nonbank syariah, dan perbankan syariah. 

Ia mengakui ada sejumlah tantangan yang dihadapi perbankan syariah ke depan, mulai dari sinergi kebijakan antar otoritas pemerintah. "Misalnya, bagaimana pengaturan soal pajak dan ini perlu koordinasi dengan Kementerian Keuangan," katanya.

Kemudian, perlu dilakukan penguatan modal dan melakukan efisiensi. "Kami sudah mendorong agar bank induk memperkuat modal anak perusahaannya yang bergerak di sektor syariah dengan minimal aset 10 sampai 20 persen," kata dia. 

Tidak hanya itu, juga perlu dilakukan penguatan struktur dana permodalan untuk pembiayaan. 

Pada sisi lain, ia memandang juga perlu dilakukan peningkatan kualitas layanan dan produk serta meningkatkan literasi masyarakat. "Lalu perlu dilakukan penguatan pengawasan dan pengaturan terhadap bank syariah," katanya. (FNH/Ant)

Tag: Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Luci Irawati, Perbankan Syariah

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,637.41 3,601.05
British Pound GBP 1.00 18,337.60 18,152.07
China Yuan CNY 1.00 2,063.29 2,042.71
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,641.00 13,505.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,464.01 10,356.98
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,746.41 1,728.88
Dolar Singapura SGD 1.00 10,135.23 10,030.45
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,084.10 15,922.40
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,346.66 3,310.86
Yen Jepang JPY 100.00 12,163.17 12,038.69

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6119.419 5.766 567
2 Agriculture 1615.559 6.106 19
3 Mining 1564.401 1.285 43
4 Basic Industry and Chemicals 672.709 -3.081 69
5 Miscellanous Industry 1382.572 -1.885 43
6 Consumer Goods 2705.365 24.718 45
7 Cons., Property & Real Estate 486.014 3.440 66
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1145.607 -2.150 60
9 Finance 1081.116 -5.142 89
10 Trade & Service 906.333 3.449 133
No Code Prev Close Change %
1 DWGL 316 394 78 24.68
2 MARI 1,010 1,250 240 23.76
3 MDLN 300 370 70 23.33
4 MYOR 2,070 2,500 430 20.77
5 MFMI 650 770 120 18.46
6 CANI 250 294 44 17.60
7 JGLE 98 115 17 17.35
8 ITMA 565 660 95 16.81
9 RELI 374 426 52 13.90
10 SDMU 304 344 40 13.16
No Code Prev Close Change %
1 ASJT 595 515 -80 -13.45
2 KBLV 472 422 -50 -10.59
3 RODA 170 155 -15 -8.82
4 ARII 910 855 -55 -6.04
5 ALKA 334 314 -20 -5.99
6 GTBO 185 175 -10 -5.41
7 MTWI 149 141 -8 -5.37
8 IBST 8,550 8,100 -450 -5.26
9 BUMI 272 258 -14 -5.15
10 PORT 390 370 -20 -5.13
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 354 374 20 5.65
2 INKP 5,200 5,200 0 0.00
3 BUMI 272 258 -14 -5.15
4 AISA 480 492 12 2.50
5 BBRI 3,460 3,390 -70 -2.02
6 PBRX 498 520 22 4.42
7 BMTR 575 580 5 0.87
8 TLKM 4,250 4,230 -20 -0.47
9 DWGL 316 394 78 24.68
10 MNCN 1,280 1,295 15 1.17