Portal Berita Ekonomi Senin, 18 Desember 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:06 WIB. Opera - Opera Software berganti nama menjadi Otello Corporation.
  • 16:27 WIB. Palestina¬†- Kim Jong-un dukung Palestina, restoran di Gaza berikan diiskon bagi warga Korea Utara.
  • 16:26 WIB. Rodrigo Duterte - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, diwartakan dukung pernikahan sesama jenis.
  • 16:25 WIB. China - Eks Jenderal China: perang Korea Utara bisa pecah sekarang hingga maret 2018.
  • 16:24 WIB. UFO - AS akui jet tempurnya pernah kejar UFO di dekat wilayah California, AS.
  • 16:23 WIB. Korea Utara - AS kirim pasukan penghancur nuklir ke Korea Selatan.
  • 16:22 WIB. Inggris - Diplomat asal Inggris tewas di Beirut, diduga dicekik.
  • 16:21 WIB. Yerusalem - DK PBB lakukan 'voting' draft penolakan Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
  • 16:19 WIB. Arab Saudi - Putra Mahkota Arab Saudi diwartakan sebagai pemilik rumah termahal di dunia.
  • 16:18 WIB. Palestina - Seorang bocah Palestina koma setelah terkena tembakan pasukan Israel.
  • 16:17 WIB. Blockchain - PBB mulai gunakan teknologi 'blockchain' untuk salurkan bantuan ke ribuan pengungsi di zona terdampak krisis.

MNC Insurance Akan Menelurkan Produk Asuransi Syariah

Foto Berita MNC Insurance Akan Menelurkan Produk Asuransi Syariah
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

MNC Insurance menyatakan telah mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuanfan (OJK) untuk memasarkan produk asuransi usaha syariah. Dengan demikian, MNC Insurance berencana untuk menelurkan produk asuransi syariah pada 1 Januari 2018 mendatang. 

"Di bulan Desember ini, MNC Insurance akan genap berusia 6 tahun bersamaan dengan diperolehnya izin usaha untuk Unit Syariah MNC Insurance yang akan resmi dioperasikan per 1 Januari 2018," kata Direktur Utama PT MNC Asuransi Indonesia Sylvy Setiawan pada acara syukuran rangkaian HUT MNC Insurance yang ke-6 di MNC News Center, Jakarta, Rabu (06/12/2017). 

Sylvy mengungkapkan, penetrasi pertumbuhan industri asuransi syariah yang masih kecil dinilai menjadi salah satu dasar pertimbangan signifikan dalam pengoperasian Unit Bisnis Syariah oleh MNC Insurance.

"Kami melihat adanya potensi pengembangan untuk bisnis asuransi syariah dari terus bertumbuhnya kontribusi premi bruto. Untuk itu, kami akan terus berusaha untuk mendorong pengembangan, baik dari sisi produk maupun pelayanan yang diberikan oleh unit bisnis syariah kami," ujarnya.  

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Marketing PT MNC Asuransi Indonesia Rinawati menjelaskan, unit bisnis syariah yang akan dioperasikan perusahaan merupakan bentuk komitmen untuk terus melengkapi layanan MNC Insurance. 

"Kami juga telah merencanakan untuk memberikan perlindungan melalui Asuransi Syariah Kebakaran dan Property All Risk serta Asuransi Syariah Mesin dan Peralatan Konstruksi atau Alat Berat," terangnya.

MNC Insurance telah memberikan layanan perlindungan asuransi melalui berbagai produk andalan antara lain MNC Total Care, MNC Home Express, MNC Travel Express, dan MNC Family Care serta berbagai produk asuransi umum lainnya. 

Pada kesempatan yang sama, MNC Insurance juga menggelar Corporate Social Responsibility (CSR) dalam bentuk pemberian uang tunai Rp20 juta dan perlengkapan sekolah kepada Yayasan Yatim Piatu Nurul Imam Jafariah.  

Bantuan ini juga merupakan wujud ungkapan syukur dalam rangkaian HUT MNC Insurance yang ke-6 dan atas diperolehnya izin usaha Unit Syariah MNC Insurance yang akan beroperasi pada 2018.

Tag: PT MNC Asuransi Indonesia, Sylvy Setiawan

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Annisa Nurfitriyani

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,640.34 3,603.98
British Pound GBP 1.00 18,203.58 18,018.18
China Yuan CNY 1.00 2,063.42 2,042.86
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,652.00 13,516.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,449.24 10,342.44
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,747.39 1,729.96
Dolar Singapura SGD 1.00 10,120.09 10,017.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,053.39 15,892.11
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,341.16 3,305.45
Yen Jepang JPY 100.00 12,120.03 11,997.16

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6133.963 14.544 568
2 Agriculture 1618.499 2.940 19
3 Mining 1560.514 -3.887 43
4 Basic Industry and Chemicals 669.716 -2.993 69
5 Miscellanous Industry 1365.910 -16.662 43
6 Consumer Goods 2743.351 37.986 45
7 Cons., Property & Real Estate 484.954 -1.060 66
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1142.958 -2.649 60
9 Finance 1084.441 3.325 90
10 Trade & Service 905.482 -0.851 133
No Code Prev Close Change %
1 JMAS 140 238 98 70.00
2 DWGL 394 492 98 24.87
3 MABA 885 1,105 220 24.86
4 KPIG 1,195 1,360 165 13.81
5 INTD 400 450 50 12.50
6 ASJT 515 570 55 10.68
7 HOME 79 87 8 10.13
8 PSAB 154 167 13 8.44
9 MAYA 4,150 4,500 350 8.43
10 SKBM 540 580 40 7.41
No Code Prev Close Change %
1 BMSR 195 147 -48 -24.62
2 HOTL 104 86 -18 -17.31
3 PEGE 310 260 -50 -16.13
4 MDLN 370 312 -58 -15.68
5 FORU 180 157 -23 -12.78
6 BSIM 880 770 -110 -12.50
7 AMRT 750 675 -75 -10.00
8 MYOR 2,500 2,260 -240 -9.60
9 LION 720 660 -60 -8.33
10 DNAR 296 272 -24 -8.11
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 374 384 10 2.67
2 BUMI 258 268 10 3.88
3 BBRI 3,390 3,390 0 0.00
4 BMTR 580 565 -15 -2.59
5 PBRX 520 515 -5 -0.96
6 TLKM 4,230 4,240 10 0.24
7 KREN 500 500 0 0.00
8 AISA 492 480 -12 -2.44
9 ASII 8,300 8,175 -125 -1.51
10 BBCA 21,100 21,100 0 0.00