Portal Berita Ekonomi Senin, 11 Desember 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:23 WIB. Pangan - Mentan jamin stok 11 komodutas pangan aman jelang akhir tahun.
  • 14:22 WIB. Lawan Korupsi - KPK: Pemberantasan korupsi sudah di jalan yang benar.
  • 14:22 WIB. Politik - Fadel: Penunjukan Aziz penuh kepentingan.
  • 14:21 WIB. Politik - Fraksi Golkar di DPR tolak penunjukan Aziz sebagai ketua.
  • 14:20 WIB. Politik - MKD akui sudah terima surat pengunduran Setnov.
  • 14:20 WIB. Lawan Korupsi - Presiden Jokowi: Indonesia paling aktif lawan Korupsi.
  • 14:02 WIB. PII - Pelabuhan Indonesia Investama membidik dana kelolaan Rp21 triliun dalam lima tahun mendatang.
  • 14:01 WIB. Levante -  Maserati meluncurkan generasi terbaru dari produk andalan di kelas SUV, Levante.
  • 11:05 WIB. Digital - YouTube siapkan pesaing Spotify dan Apple Music.
  • 11:02 WIB. Android - Google rilis daftar jam tangan pintar yang mendukung Android Wear Oreo.
  • 10:36 WIB. LG - LG G7 bakal punya pemindai iris mata canggih.
  • 10:34 WIB. Google - Max Born, pencetus salah satu teori di bidang mekanika kuantum Born Rule hadir di Google Doodle (11/12/2017).
  • 10:31 WIB. Google - Google pernah digugat tiga karyawan wanitanya berkaitan perhitungan gaji yang dinilai diskriminatif.
  • 10:29 WIB. Uber - Oktober 2017, 3 karyawan Uber menggugat perusahaan atas tuduhan diskriminasi gender dan minoritas pekerja tertentu.
  • 10:26 WIB. Vivo - Smartphone V7 siap meluncur dengan edisi eksklusif Mobile Legends: Bang Bang untuk konsumen Indonesia.

Wacana Aturan Penjatahan Saham, BEI Sebut Investor Ritel Dapat Terbantu

Foto Berita Wacana Aturan Penjatahan Saham, BEI Sebut Investor Ritel Dapat Terbantu
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Bursa Efek Indonesia menilai bahwa kajian mengenai aturan untuk meningkatkan alokasi saham bagi investor ritel saat pelaksanaan penawaran umum perdana (initial public offering/ IPO) dapat mendorong penambahan jumlah investor baru.

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Tito Sulistio di Jakarta, Rabu mengatakan bahwa peraturan itu dapat memberikan kesempatan kepada investor ritel untuk memiliki saham perusahaan saat IPO dan menikmati hasilnya.

"Kadang-kadang 'allotment' untuk ritel kecil sekali, maka itu OJK akan buat aturan, namanya 'automatic bookbuilding', diharapkan juga dapat meningkatkan jumlah investor ritel," ujarnya.

Ia menjelaskan automatic bookbuilding merupakan mekanisme alokasi saham IPO untuk ritel sekitar 5-10 persen. Namun, apabila permintaan investor ritel tinggi, penjamin pelaksana emisi (underwriter) harus menyiapkan alokasi hingga 30 persen. Kendati demikian, menurut Tito Sulistio, terdapat risiko terkait peraturan tersebut.

Biasanya, investor ritel suka menjual saham IPO saat perdagangan hari pertama karena biasanya investor ritel memiliki orientasi investasi jangka pendek. Namun, investor institusi yang belum mendapatkan kesempatan memiliki saham IPO, nantinya bisa masuk di pasar sekunder saat ritel menjual kepemilikannya.

Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hoesen mengatakan rencana pengaturan penjatahan saham IPO akan menjadi program OJK pada tahun 2018. Ia menambahkan, pengaturan penjatahan itu dimaksudkan untuk mendorong peningkatan kesempatan bagi investor ritel mendapatkan saham pada pasar primer. Sebab semakin besar kepemilikan investor ritel akan baik bagi pasar.

Tag: Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), Tito Sulistio

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Annisa Nurfitriyani

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,630.21 3,593.85
British Pound GBP 1.00 18,242.76 18,056.48
China Yuan CNY 1.00 2,057.99 2,037.43
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,614.00 13,478.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,236.37 10,131.41
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,743.66 1,726.20
Dolar Singapura SGD 1.00 10,071.02 9,966.72
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,035.93 15,871.69
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,335.13 3,299.39
Yen Jepang JPY 100.00 11,984.15 11,861.30

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6030.958 24.123 565
2 Agriculture 1610.227 -10.603 19
3 Mining 1538.050 -2.472 43
4 Basic Industry and Chemicals 636.241 4.003 68
5 Miscellanous Industry 1376.665 -9.663 43
6 Consumer Goods 2663.715 23.660 45
7 Cons., Property & Real Estate 477.155 1.237 66
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1120.511 -1.862 60
9 Finance 1078.885 7.268 89
10 Trade & Service 893.449 1.729 132
No Code Prev Close Change %
1 OMRE 470 560 90 19.15
2 TALF 326 388 62 19.02
3 GOLD 484 565 81 16.74
4 INAF 3,040 3,520 480 15.79
5 SIPD 620 710 90 14.52
6 BALI 1,285 1,470 185 14.40
7 ARMY 155 177 22 14.19
8 CTTH 101 115 14 13.86
9 INCF 220 248 28 12.73
10 AKKU 52 58 6 11.54
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 785 625 -160 -20.38
2 AKPI 745 615 -130 -17.45
3 RDTX 7,425 6,550 -875 -11.78
4 BTEK 91 81 -10 -10.99
5 BMSR 240 218 -22 -9.17
6 BSSR 2,490 2,270 -220 -8.84
7 ERTX 133 122 -11 -8.27
8 BUVA 525 484 -41 -7.81
9 PSDN 278 258 -20 -7.19
10 TAMU 3,000 2,790 -210 -7.00
No Code Prev Close Change %
1 PBRX 486 482 -4 -0.82
2 SRIL 352 368 16 4.55
3 LMAS 65 65 0 0.00
4 KREN 505 505 0 0.00
5 BBRI 3,380 3,370 -10 -0.30
6 TLKM 4,200 4,140 -60 -1.43
7 BUMI 248 254 6 2.42
8 BMTR 550 580 30 5.45
9 BBCA 20,975 21,125 150 0.72
10 TRAM 150 156 6 4.00