Portal Berita Ekonomi Kamis, 18 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:45 WIB. OONA - Indonesia Aiports adalah cara baru menonton tayangan televisi generasi milenial.
  • 14:45 WIB. OONA - Aplikasi Indonesia Airports memberi pengalaman digital yang unik bagi pengguna dan pengunjung bandara. 
  • 14:33 WIB. Australia - Badan Intelijen Australia beri peringatan soal kebijakan PM Morrison yang ingin pindahkan kedubes ke Yerusalem.
  • 13:45 WIB. PKS - Usulan kaca antipeluru di DPR, buang-buang duit.
  • 13:45 WIB. PKS - Tidak perlu memasang kaca antipeluru di gedung DPR.
  • 13:43 WIB. Prasetio Edi Marsudi - Saat ini tengan diselidiki pemasang videotron Jokowi-Ma'ruf.
  • 13:43 WIB. TKD Jokowi-Ma'ruf - Bisa saja videotron dipasang oleh relawan pendukung.
  • 13:43 WIB. TKD Jokowi-Ma'ruf - Tidak pernah memerintahkan pemasangan videotron.
  • 13:20 WIB. Bursa - XSBC tambahan 5 juta unit penyertaan untuk mulai diperdagangkan per tanggal 18/10/2018. 
  • 13:17 WIB. BEI - M. Noor Rachman direkomendasikan menjadi Komisaris (pengganti) BEI untuk masa jabatan 2017-2020. 
  • 12:52 WIB. Obligasi - KSEI terima pembayaran bunga obligasi sebesar Rp16,8 miliar dari Astra Sedaya Finance hari ini. 
  • 12:52 WIB. Telkom - 125 unit Gowes Bike Sharing dihadirkan Telkom dan STP di Telkom University. 
  • 12:51 WIB. AISA - Direksi imbau Dewan Komisaris berhenti menjatuhkan direksi AISA dengan cara yang tidak benar. 
  • 12:51 WIB. AISA - Direksi dan Komisaris AISA duel di PN Jaksel soal RUPSLB. 
  • 11:44 WIB. PKS - Jika ditotal untuk dana saksi Parpol, maka partai mengeluarkan sekitar Rp160 M.

INDEF: Deal Valuasi, Kunci Menentukan Mekanisme Divestasi Freeport

Foto Berita INDEF: Deal Valuasi, Kunci Menentukan Mekanisme Divestasi Freeport
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Pekan kemarin pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah sukses membentuk Holding BUMN sektor tambang. Salah satu tujuannya tidak lain untuk melakukan divestasi saham Freeport, yakni sebesar 51 persen. Namun, sampai saat ini mekanisme pembelian tersebut masih belum menemui kepastian.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira mengatakan, pemerintah Indonesia harus deal terlebih dahulu mengenai valuasi yang diajukan oleh Freeport. Hal tersebut harus dilakukan agar nantinya pemerintah dapat mengetahui mekanisme seperti apa yang sesuai untuk mengakuisisi saham mayoritas tambang yang berada di Timur Indonesia tersebut.

"Pertama, belum ada deal harga valuasi saham Freeport yang jelas. Lima puluh satu persen yang mau diambil pemerintah, itu value-nya berapa. Artinya, perlu memang negosiasinya ini difinalkan secepat mungkin," ujarnya di kantor Lembaga Administrasi Negara, Jakarta, Rabu (6/12/2017).

Pemerintah optimis perundingan lanjutan dapat selesai pada Desember 2017. Hal ini sejalan dengan keinginan Indonesia yang berharap perundingan dengan Freeport segera selesai.

Sampai sejauh ini, Freeport dan pemerintah masih terus melakukan pembahasan secara intensif. Bhima meyakini mekanisme pelepasan saham ‎sebesar 41,64 persen agar genap menjadi 51 persen tersebut dapat selesai Desember tahun ini.

"Nah, ini waktu yang tepat. Sampai Desember itu pemerintah harus melakukan valuasi. Sebenarnya, potensi emas di Freeport itu angka detailnya enggak ada. Semua hasil klaim sendiri oleh Freeport. Kalau di-mark up gimana. Nah, sekarang waktu yang tepat untuk melakukan valuasi sebenarnya," harapnya.

Dirinya juga mengatakan apabila BUMN dan APBN tidak cukup untuk mengakuisisi saham Freeport, dirinya khawatir yang terjadi pihak asing akan masuk. "Kan, prosedurnya begitu. Ketika pemerintah enggak bisa, kan saham sudah telanjur divestasi. Nanti siapa yang mau beli? Yang saya khawatirkan yang nanti beli adalah pemain asing menggunakan nama perusahaan dari indonesia," ucapnya.

Dirinya kembali menjelaskan agar dapat mencari mekanisme yang tepat dalam divestasi saham Freeport, alangkah baiknya pemerintah harus sepakat mengenai valuasi saham tambang yang berada di bumi cendrawasih tersebut.

"Belum ada kesepakatan. Jadi sampai sekarang mekanisme divestasi saham Freeport belum clear sama sekali, publik dibikin bingung. Selama saya kira belum ada kepastian valuasi, itu nanti akan bingung nyari mekanisme yang bagus seperti apa. Itu dulu sebenernya," pungkas Bhima.

Tag: Holding Tambang, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira Adhinegara

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Freeport Indonesia

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,068.72 4,027.56
British Pound GBP 1.00 19,989.95 19,789.37
China Yuan CNY 1.00 2,203.25 2,181.31
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,263.00 15,111.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,877.94 10,768.10
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,947.23 1,927.82
Dolar Singapura SGD 1.00 11,073.79 10,961.92
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,549.40 17,371.61
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,674.29 3,634.20
Yen Jepang JPY 100.00 13,565.91 13,424.84

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5868.620 67.803 610
2 Agriculture 1522.460 22.946 20
3 Mining 1933.517 25.132 47
4 Basic Industry and Chemicals 746.459 12.246 70
5 Miscellanous Industry 1214.073 6.640 45
6 Consumer Goods 2489.664 17.513 49
7 Cons., Property & Real Estate 408.238 3.862 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1074.895 28.399 70
9 Finance 1064.617 9.032 91
10 Trade & Service 800.207 9.982 147
No Code Prev Close Change %
1 ISSP 73 98 25 34.25
2 SURE 970 1,210 240 24.74
3 MLPL 71 88 17 23.94
4 TRIO 188 228 40 21.28
5 KBLM 242 284 42 17.36
6 ABBA 99 116 17 17.17
7 DIGI 1,005 1,130 125 12.44
8 KARW 82 92 10 12.20
9 APEX 1,600 1,780 180 11.25
10 TPMA 258 286 28 10.85
No Code Prev Close Change %
1 IBFN 420 330 -90 -21.43
2 CITY 545 478 -67 -12.29
3 INCF 143 127 -16 -11.19
4 MKPI 24,000 22,000 -2,000 -8.33
5 AKPI 970 890 -80 -8.25
6 BCAP 157 145 -12 -7.64
7 SMCB 1,750 1,625 -125 -7.14
8 TMPO 140 130 -10 -7.14
9 MPOW 134 125 -9 -6.72
10 LMAS 78 73 -5 -6.41
No Code Prev Close Change %
1 CPRO 50 50 0 0.00
2 MNCN 730 775 45 6.16
3 ABBA 99 116 17 17.17
4 PGAS 2,200 2,310 110 5.00
5 TLKM 3,780 3,900 120 3.17
6 BHIT 79 80 1 1.27
7 DOID 755 805 50 6.62
8 ISSP 73 98 25 34.25
9 TRAM 199 200 1 0.50
10 TKIM 10,300 11,200 900 8.74