Portal Berita Ekonomi Senin, 18 Desember 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:06 WIB. Bekraf - Bekraf mengatakan pihaknya tengah berupaya menekan pajak untuk industri kreatif.
  • 22:05 WIB. IPO - Campina Ice Cream Industry akan mencatatkan saham di BEI dengan kode saham CAMP pada Selasa (19/12/2017).
  • 22:04 WIB. Kemenaker - Kemenaker meresmikan pembangunan 300 unit rumah bagi buruh migran di Ponorogo, Jawa Timur.
  • 22:03 WIB. Wuling - Wuling Motors optimistis penjualan di pasar Indonesia akan mencapai target 5.000 unit sepanjang 2017.
  • 22:03 WIB. Wuling - Wuling Motors secara resmi mengumumkan nama produk MPV kedua untuk pasar Indonesia, yakni Cortez.
  • 22:02 WIB. Kementan - Kementerian Pertanian akan menjajaki ekspor ayam berumur satu hari ke Timor Leste.
  • 22:01 WIB. Telkom Metra - Telkom Metra mengakuisisi 60% saham Nutech Integrasi senilai Rp24 miliar.
  • 21:59 WIB. IPO - OJK akan mendorong perusahaan-perusahaan keuangan nonbank syariah untuk melantai di BEI.
  • 21:58 WIB. BCA Finance - BCA Finance menargetkan penyaluran pembiayaan Rp32,5 triliun sepanjang 2018.
  • 21:58 WIB. JMA Syariah - Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi membukukan premi Rp49 miliar sampai dengan November 2017.
  • 18:06 WIB. Opera - Opera Software berganti nama menjadi Otello Corporation.

BPBD Balikpapan-Pertamina Duet Gelar Simulasi Bencana Kegagalan Teknologi

Foto Berita BPBD Balikpapan-Pertamina Duet Gelar Simulasi Bencana Kegagalan Teknologi
Warta Ekonomi.co.id, Balikpapan -

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Balikpapan bersama Pertamina menggelar simulasi penanggulangan kewagawatan kegagalan teknologi di area perbatasan Kilang Balikpapan dengan pemukiman penduduk kampung Atas Air, Balikpapan Barat, Rabu pagi (6/12/2017).

Simulasi yang mendapat pemantauan langsung dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Skenario yakni kebakaran hebat melanda perkampungan atas air di kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Musibah ini disinyalir karena kebocoran pipa minyak milik Pertamina yang lokasinya berdekatan dengan pemukiman warga.

Hembusan angin kencang di lokasi yang berdekatan demam laut ini mempersulit kerja tim dalam penanganan bencana kebakaran akibatnya banyak warga yang mengalami luka bakar.

Simulasi ini dilakukan mengingat terdapat objek vital nasional seperti kilang minyak Pertamina di kota Balikpapan yang berbatasan dengan rumah penduduk.

Pemantau dari BNPB Budi Sunarso mengatakan seluruh stakeholder bersama pemerintah daerah termasuk masyarakat harus siap terhadap segala kemungkinan yang terjadi termasuk dalam hal penanganan bencana akibat kegagalan teknologi.

Simulasi ini dimaksudkan agar dapat diketahui titik lemah dalam penanganan bencana.

"Semua tempat itu rawan bencana dan kita harus selalu siap siaga seperti menggelar simulasi supaya aparat, relawan dan tim lainnya termasuk masyarakat mengetahui titik lemah dalam berkoordinasi. Ini menjadi PR, bagaimana korban bisa dievakuasi dengan cepat. Kalau jalur darat terhambat maka segera pikirkan jalur lain misal evakuasi lewat air atau udara," bebernya usai simulasi.

Menurutnya daerah-daerah yang memiliki obyek vital nasional harus lebih adap masyarakat dan unsur terkait dalam penanganan bencana.karena  potensi kebencanaan juga berkembang di daerah yang memiliki aktivitas teknologi mulai dari kilang minyak, bandara hingga kawasan perindustrian.

"Saya tidak bisa memastikan data bencana yang terjadi akibat kegagalan teknologi tapi kita harus mengantisipasi karena bencana itu sewaktu-waktu bisa terjadi," tandasnya.

Jelang akhir tahun pemerintah pusat, dan daerah dihadapkan pada bencana alam yang terjadi seperti banjir dan tanah longsor di Aceh serta Pacitan. Termasuk bencana akibat erupsi Gunung Agung di Karangasem, Bali.

Karena itu masyarakat juga harus diberikan akses dan pemahaman dalam proses penanganan bencana.

"Banyak sekali variasi bencana jadi otomatis kita menaruh perhatian di situ tanpa membedakan, harus ditangani atau tidak. Masyarakat juga harus memahami dengan memberikan akses untuk penanganan atau evakuasi korban," tukasnya. 

Tag: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), PT Pertamina (Persero)

Penulis: Andi Aliev

Editor: Vicky Fadil

Foto: Andi Aliev

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,640.34 3,603.98
British Pound GBP 1.00 18,203.58 18,018.18
China Yuan CNY 1.00 2,063.42 2,042.86
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,652.00 13,516.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,449.24 10,342.44
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,747.39 1,729.96
Dolar Singapura SGD 1.00 10,120.09 10,017.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,053.39 15,892.11
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,341.16 3,305.45
Yen Jepang JPY 100.00 12,120.03 11,997.16

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6133.963 14.544 568
2 Agriculture 1618.499 2.940 19
3 Mining 1560.514 -3.887 43
4 Basic Industry and Chemicals 669.716 -2.993 69
5 Miscellanous Industry 1365.910 -16.662 43
6 Consumer Goods 2743.351 37.986 45
7 Cons., Property & Real Estate 484.954 -1.060 66
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1142.958 -2.649 60
9 Finance 1084.441 3.325 90
10 Trade & Service 905.482 -0.851 133
No Code Prev Close Change %
1 JMAS 140 238 98 70.00
2 DWGL 394 492 98 24.87
3 MABA 885 1,105 220 24.86
4 KPIG 1,195 1,360 165 13.81
5 INTD 400 450 50 12.50
6 ASJT 515 570 55 10.68
7 HOME 79 87 8 10.13
8 PSAB 154 167 13 8.44
9 MAYA 4,150 4,500 350 8.43
10 SKBM 540 580 40 7.41
No Code Prev Close Change %
1 BMSR 195 147 -48 -24.62
2 HOTL 104 86 -18 -17.31
3 PEGE 310 260 -50 -16.13
4 MDLN 370 312 -58 -15.68
5 FORU 180 157 -23 -12.78
6 BSIM 880 770 -110 -12.50
7 AMRT 750 675 -75 -10.00
8 MYOR 2,500 2,260 -240 -9.60
9 LION 720 660 -60 -8.33
10 DNAR 296 272 -24 -8.11
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 374 384 10 2.67
2 BUMI 258 268 10 3.88
3 BBRI 3,390 3,390 0 0.00
4 BMTR 580 565 -15 -2.59
5 PBRX 520 515 -5 -0.96
6 TLKM 4,230 4,240 10 0.24
7 KREN 500 500 0 0.00
8 AISA 492 480 -12 -2.44
9 ASII 8,300 8,175 -125 -1.51
10 BBCA 21,100 21,100 0 0.00