Portal Berita Ekonomi Rabu, 13 Desember 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:20 WIB. Indonesia - Indonesia ajak muslim dunia kikis Islamophobia.
  • 10:17 WIB. California - Politikus: kebakaran di California karena Trump tidak takut Tuhan.
  • 10:16 WIB. Palestina - 91 persen warga Palestina menolak status Yerusalem versi Trump 
  • 10:14 WIB. Korea Utara - Korea Utara kembangkan senjata biologi.
  • 10:11 WIB. Trump - Rusia: kicauan Trump di Twitter adalah pernyataan resmi.
  • 10:10 WIB. Israel - Oposisi Turki minta Ankara putuskan hubungan dengan Israel.
  • 10:08 WIB. Kamboja - Uni Eropa tangguhkan bantuan untuk pemilu Kamboja.
  • 10:07 WIB. Bangladesh - Kepolisian Bangladesh interogasi istri pelaku bom bunuh diri di New York.
  • 10:06 WIB. Turki - Otoritas Turki kritik negara Arab terkait dengan isu Yerusalem.
  • 10:04 WIB. Arab Saudi - BBM dan listrik naik, Saudi siapkan kompensasi tunai ke warganya.
  • 09:46 WIB. Politik - JK: Titiek tak bisa kalahkan Airlangga.
  • 09:45 WIB. Kesehatan - Aher imbau warga Jabar untuk vaksin cegah Difteri.
  • 09:45 WIB. Kesehatan - 18 Wilayah Jabar berstatus Difteri
  • 09:44 WIB. Nasional - JK: Laporan kekayaan cegah korupsi.
  • 08:58 WIB. Teknologi - Indonesia raih 17 medali di ajang Kaohsiung International Invention and Design Expo (KIDE), Taiwan, 8-10 Desember 2017.

Menkop Terus Dorong UMKM Kuliner Indonesia Miliki Hak Cipta

Foto Berita Menkop Terus Dorong UMKM Kuliner Indonesia Miliki Hak Cipta
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga menekankan pentingnya pengurusan hak cipta dan hak merek bagi produk-produk UMKM di Indonesia, termasuk bagi pelaku UMKM di bidang kuliner.

"Bila usahanya ingin maju, mengurus hak cipta dan merek merupakan sesuatu yang harus dilakukan. Jangan sampai tahun ini ikut pameran di luar negeri, tapi tahun berikutnya tidak bisa lagi karena produknya sudah dipatenkan orang. Sudah banyak contoh dari perajin UMKM asal Bandung, Yogyakarta, dan Bali yang produknya justru dipatenkan orang lain setelah pameran di luar negeri," ungkap AAGN Puspayoga saat membuka pameran UMKM bertajuk MSP Expo 2017 The Authentic Taste of Indonesia di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (7/12/2017).

Pada pameran yang diselenggarakan Koperasi Jasa Mitra Sarana Perjuangan (MSP) dan diikuti 250 UMKM dari seluruh Indonesia, Puspayoga mengakui bahwa pihaknya sudah bersinergi dengan Kementerian Hukum dan HAM untuk pengurusan hak cipta bagi UMKM. "Saat ini, Kemenkop dan UKM sudah bisa memfasilitasi pengurusan hak cipta secara online dan tanpa biaya alias gratis. Waktu pengurusannya pun tidak terlalu lama. Bila segala persyaratan terpenuhi, pengurusan hak cipta bisa selesai dalam hitungan jam saja," tandas Puspayoga.

Menurut Menkop dan UKM, hingga saat ini sudah ribuan UMKM yang sudah mengurus hak cipta atas produknya melalui Kemenkop dan UKM. Bahkan, tahun ini saja ada sekitar 3.000 UMKM yang sudah memiliki hak cipta. "Dengan begitu, kita sudah melindungi dan mengamankan produk UMKM Indonesia termasuk di bidang kuliner agar tidak diambil orang lain. Saya berharap para UMKM bisa memanfaatkan fasilitas pengurusan hak cipta tersebut untuk mengamankan hasil karya anak bangsa yang luar biasa ini," imbuh Menkop dan UKM.

Di samping itu, Puspayoga mengapresiasi Koperasi Jasa MSP yang baru lahir pada 2013, tapi sudah Go International. "Jadi, jangan selalu under estimate terhadap koperasi. Ada juga koperasi di Jawa Timur dengan omszt Rp18 triliun. Kalau koperasi yang beraset Rp5 triliun hingga Rp10 triliun itu sudah banyak. Dan pada 18 Desember 2017 ini ada sebuah anak usaha bidang asuransi dari koperasi Kospin Jasa masuk lantai bursa BEI. Koperasi itu membuat banyak anak usaha membentuk PT. Banyak juga koperasi yang saya resmikan hotelnya," papar Puspayoga.

Pameran yang diselenggarakan pada 7-9 Desember 2017 itu menampilkan beragam makanan khas halal dari berbagai daerah Sumatera Utara, Papua, Manado, dan daerah lain di Indonesia. Contohnya, Naniura. Makanan khas Sumatera Utara ini memiliki proses pembuatan yang menarik. Ikan mas mentah atau disebut Dekke, dibersihkan terlebih dahulu dari duri dan lendir. Kemudian, dimatangkan dengan merendamnya di air asam Jungga atau jeruk purut. Jadi, tidak melalui proses digoreng, dibakar, atau direbus sehingga kualitas protein ikan mas menjadi lebih utuh karena tidak terkena api sama sekali.

Dalam kesempatan yang sama, Pembina Koperasi Jasa MSP Emir Moeis menjelaskan, Indonesia begitu kaya akan keragaman kulinernya. Setiap daearah memiliki kuliner unggulan. Tak terhitung ragam maupun bahan baku kuliner khas daerah. Tak sedikit makanan unik dan khas tersebut diproduksi UMKM. Mulai dari usaha mikro yang menjajakan makanan tersebut di pinggir jalan hingga usaha menengah yang membuka restoran. "Tak sekadar mengangkat kuliner khas Indonesia, pameran ini juga mengangkat UMKM agar cepat naik kelas,” kata Emir Moeis.

Sementara itu, Ketua Koperasi MSP Febri Wibawa Parsa menambahkan, pameran ini merupakan rangkaian kegiatan untuk memamerkan produk-produk UMKM di dalam dan luar negeri. Sebelumnya, Koperasi Jasa MSP juga menyelengarakan acara sejenis, MSP Expo 2016 Indonesian Gift. "Kami juga mengajak UMKM pameran di Jepang dan Moskow di tahun ini," pungkas Febri.

Tag: Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop-UKM), Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), kuliner

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Ning Rahayu

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,631.27 3,594.91
British Pound GBP 1.00 18,167.77 17,980.94
China Yuan CNY 1.00 2,058.28 2,037.73
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,618.00 13,482.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,258.44 10,153.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,744.18 1,726.69
Dolar Singapura SGD 1.00 10,079.19 9,976.32
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,027.02 15,861.57
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,340.20 3,304.41
Yen Jepang JPY 100.00 12,001.41 11,878.41

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6032.371 5.738 565
2 Agriculture 1603.259 1.846 19
3 Mining 1542.252 33.258 43
4 Basic Industry and Chemicals 641.451 11.006 68
5 Miscellanous Industry 1368.555 -29.983 43
6 Consumer Goods 2667.623 -0.762 45
7 Cons., Property & Real Estate 473.223 -0.913 66
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1131.662 11.000 60
9 Finance 1080.763 -0.979 89
10 Trade & Service 880.468 -6.122 132
No Code Prev Close Change %
1 INAF 3,280 4,030 750 22.87
2 NIKL 2,900 3,520 620 21.38
3 SDPC 100 120 20 20.00
4 INRU 252 300 48 19.05
5 CARS 930 1,085 155 16.67
6 DOID 670 770 100 14.93
7 CSIS 720 805 85 11.81
8 INDY 2,700 3,010 310 11.48
9 BUMI 218 242 24 11.01
10 BSSR 2,010 2,230 220 10.95
No Code Prev Close Change %
1 GTBO 260 195 -65 -25.00
2 BGTG 85 69 -16 -18.82
3 AISA 460 378 -82 -17.83
4 PEGE 298 252 -46 -15.44
5 KONI 288 252 -36 -12.50
6 SONA 2,580 2,340 -240 -9.30
7 ITMA 690 630 -60 -8.70
8 CNTX 500 458 -42 -8.40
9 BMSR 220 202 -18 -8.18
10 BUVA 500 462 -38 -7.60
No Code Prev Close Change %
1 BUMI 218 242 24 11.01
2 PBRX 490 482 -8 -1.63
3 AISA 460 378 -82 -17.83
4 INDY 2,700 3,010 310 11.48
5 INKP 4,910 4,910 0 0.00
6 TLKM 4,140 4,170 30 0.72
7 SIMA 216 234 18 8.33
8 DOID 670 770 100 14.93
9 SRIL 374 370 -4 -1.07
10 WIKA 1,570 1,505 -65 -4.14