Portal Berita Ekonomi Kamis, 19 Juli 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:35 WIB. PBID - Panca Budi Idaman mencatat kenaikan pendapatan 20,67% menjadi Rp985,95 miliar per kuartal I-2018.
  • 20:34 WIB. PBID -┬áPanca Budi Idaman menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 12% pada 2018.
  • 18:14 WIB. Olahraga - Presiden Jokowi siapkan Badan Manajemen Strategis Talenta.
  • 18:14 WIB. Politik - Aburizal Bakrie sebut SBY sakit infeksi ginjal.
  • 18:14 WIB. Politik - DPR sarankan menteri mundur ketika jadi caleg.
  • 18:13 WIB. Politik - Rizal Ramli kritik Perindo uji materi UU.
  • 18:13 WIB. Politik - Presiden Jokowi doakan kesembuhan SBY.
  • 18:13 WIB. Pilpres - Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago sebut lawan Jokowi baru #2019gantipresiden.
  • 17:02 WIB. Malaysia - Tiga WNI ditangkap di Malaysia karena kasus terorisme.
  • 17:02 WIB. PBB - AS: Dewan HAM kegagalan besar PBB.
  • 17:01 WIB. Arab - Israel sahkan undang-undang pemisahan Yahudi dan Arab.
  • 17:00 WIB. Australia - McDonald's Australia akan berhenti menggunakan sedotan plastik.
  • 16:59 WIB. Rusia - FBI: Rusia berupaya intervensi pilpres AS.
  • 16:58 WIB. Pesawat - Indonesia incar potensi US$88 miliar pasar komponen pesawat dunia.
  • 16:57 WIB. NATO - Georgia kecam komentar presiden Rusia soal keanggotaan NATO.

BI: Ada Capital Outflow Tapi Bukan Dampak Dari Kenaikan FFR

Foto Berita BI: Ada Capital Outflow Tapi Bukan Dampak Dari Kenaikan FFR
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Bank Indonesia (BI) mengakui akan ada dana yang keluar (capital outflow) dari Indonesia di Desember 2017. Namun, hal ini bukan dampak dari rencana The Fed yang menaikkan suku bunganya, Fed Fund Rate (FFR) di akhir tahun ini. 

Adapun wacana kenaikan FFR semakin kuat dilakukan Desember 2017 ini. Ketua  the Fed Janet Yellen dalam komite Ekonomi Gabungan Kongres menilai tepat bagi bank sentral AS untuk melanjutkan kenaikan suku bunga secara bertahap dengan ekspektasi bahwa ekonomi dan pasar kerja akan tetap kuat.

Dia berharap bahwa kenaikan bertahap dalam suku bunga federal fund akan sesuai untuk menopang pasar tenaga kerja yang sehat dan menstabilkan inflasi di sekitar target FOMC (Komite Pasar Terbuka Federal) 2,0 persen.

"Jika kita melihat ada outflow, kami melihat ini lebih karena ini sudah menjelang akhir tahun. Ada investor yang ingin mengambil keuntungan sehingga kemudian ada keputusan untuk keluar dari Indonesia," ujar Gubernur BI Agus Martowardojo di gedung BI, Jakarta, Senin (11/12/2017).

Terkait kenaikan suku bunga The Fed, dirinya menyakini bahwa hal tersebut telah di-price in oleh pasar sehingga stabilitas keuangan tetap dapat terjaga.

"Kami meyakini bahwa komunikasi yang baik dari The Fed perihal mulai dari diturunkannya balance sheet dari The Fed sejak Oktober, lalu menaikan tingkat bunga The Fed di Desember itu sudah di-price in oleh investor sehingga secara umum kami melihat stabilitas akan tetap terjaga di periode akhir tahun," jelasnya.

Meskipun ada dana yang keluar, Agus menuturkan stabilitas keuangan Indonesia masih terjaga dengan baik. Salah satu indikatornya ialah masih tingginya arus modal asing yang masuk ke Indonesia.

"Kalau saya lihat sampai dengan sekarang, ytd (year to date) inflow-nya masih di atas Rp130 triliun dan kalau dibandingkan dengan tahun lalu, tahun lalu ytd di kisaran Rp120 T. Jadi, tahun ini masih lebih baik dibandingkan tahun lalu," kata Agus.

Oleh karena itu, secara umum, Agus melihat capital inflow masih baik dan market masih bisa menerima kondisi stabilitas keuangan Indonesia, dan fundamental dari ekonomi Indonesia.

Tag: Bank Indonesia (BI), Agus Dermawan Wintarto Martowardojo, The Federal Reserve System (The Fed)

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Jun
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10