Portal Berita Ekonomi Jum'at, 20 April 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:01 WIB. BUMN - Menteri Rini dorong penyaluran CSR BUMN merangkul semua kalangan masyarakat.
  • 17:00 WIB. PT KAI - PT KAI sedang pesan rangkaian kereta model baru kepada PT INKA.
  • 16:58 WIB. Pegadaian - Pegadaian jalin kerja sama dengan Dukcapil untuk permudah proses verifikasi identitas.
  • 16:55 WIB. BUMN - Menteri BUMN copot Direktur Utama Pertamina, Elia Massa Manik.
  • 16:48 WIB. Indosat - Sambut Ramadan, Indosat Ooredoo rilis paket unlimited 24 jam.
  • 16:47 WIB. Alibaba - Alibaba Group melebarkan sayap usahanya dengan mengembangkan Rural Taobao.
  • 16:45 WIB. Nubia - Nubia resmi luncurkan smartphone gaming Rp5 jutaan, Red Magic Phone.
  • 16:44 WIB. Asus - Asus belum tertarik bawa laptop berprosesor Qualcomm ke Indonesia.
  • 16:43 WIB. BNI - BNI sedang uji coba kerja sama pembayaran uang elektronik untuk tol Palembang-Indralaya dan Jawa.
  • 14:14 WIB. Bukalapak - Bukalapak cetak entrepeneur dari kalangan santri.
  • 14:12 WIB. Smarthome - Google Assistant dan Amazon Alexa jadi ART rumah pintar LG.
  • 14:11 WIB. POWR - Cikarang Listrindo menargetkan penambahan 100 pelanggan listrik baru sepanjang tahun ini.
  • 14:11 WIB. e-Wallet - Energy Eco Chain (EEC), perusahaan teknologi asal Singapura, meluncurkan dompet digital ET hybrid blockchain.
  • 13:56 WIB. BBTN - BTN menargetkan posisi NIM bakal di jaga di posisi 5% sampai akhir tahun.
  • 13:55 WIB. MCAS - M Cash Integrasi mencatatkan laba sebesar Rp21,8 miliar sepanjang kuartal I-2018. 

Bank Terancam Risiko Soal Pembiayaan Sawit Tak Bersertifikat

Foto Berita Bank Terancam Risiko Soal Pembiayaan Sawit Tak Bersertifikat
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Sektor jasa keuangan Indonesia terancam menghadapi risiko reputasi, regulasi, dan keuangan yang cukup besar jika terus mendukung perusahaan-perusahaan sawit yang tidak berkelanjutan. Oleh karena itu, tindakan untuk mengelola dampak buruk lingkungan dan sosial yang dihasilkan oleh-oleh praktik-praktik kelapa sawit tidak berkelanjutan hendaknya juga diikuti oleh sektor ini.

Demikian rangkuman Laporan Studi Institusi Keuangan Indonesia Hadapi Risiko dari Produksi Kelapa Sawit yang Tidak Berkelanjutan yang diterbitkan The Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) di Jakarta, Selasa (12/12/2017).

"Laporan ini menjelaskan hubungan antara praktik-praktik produksi kelapa sawit yang tidak berkelanjutan dengan peningkatan risiko bagi bank dan investor yang membiayai kegiatan tersebut. Laporan ini juga menunjukkan langkah-langkah yang dapat diambil oleh bank yang ingin mengalihkan portofolio kelapa sawit mereka ke bisnis kelapa sawit yang lebih mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan di Indonesia," kata Agus Sari, CEO Landscape sekaligus salah satu penyusun laporan tersebut.

Lebih lanjut dikatakan Agus bahwa saat ini sektor kelapa sawit sedang berubah. Para pemangku kepentingan utama, termasuk pemerintah dan perusahaan penyulingan tengah mengambil langkah-langkah untuk mengelola isu-isu berkelanjutan. Situasi ini jelas menimbulkan risiko bagi bank-bank yang memiliki produsen tidak berkelanjutan dalam portofolio mereka.

"Bank-bank yang mendanai produsen kelapa sawit yang tidak berkelanjutan juga menghadapi beberapa risiko di antaranya reputasi yang cukup serius. Ketika kemampuan masyarakat untuk memantau kontribusi perusahaan terhadap perusakan lingkungan maka reputasi bank tersebut bisa terancam," tegas Agus.

Sementara itu, Country Director RSPO Indonesia Tiur Rumondang menambahkan bahwa bank telah berperan penting dalam lajunya pertumbuhan sektor kelapa sawit selama ini. Untuk itu lembaga-lembaga keuangan termasuk bank melalui keputusan pendanaan yang diambilnya hendaknya juga dapat mendorong perusahaan untuk memenuhi tanggung jawab lingkungan dan sosial mereka.

"Di saat yang sama keputusan bisnis yang memperhatikan isu-isu berkelanjutan akan menciptakan stabiltas dan kemakmuran bagi bank dengan membatasi eksposur mereka terhadap risiko," kata Tiur.

Tag: Perbankan, Sawit, The Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), Tiur Rumondang

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Boyke P. Siregar

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6337.695 -18.206 575
2 Agriculture 1721.541 -3.312 19
3 Mining 1958.128 -0.646 44
4 Basic Industry and Chemicals 794.507 -3.199 70
5 Miscellanous Industry 1293.151 -17.847 44
6 Consumer Goods 2633.301 -33.845 45
7 Cons., Property & Real Estate 510.814 0.450 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1076.189 -0.378 64
9 Finance 1148.751 1.106 90
10 Trade & Service 942.468 5.729 134
No Code Prev Close Change %
1 INPS 2,430 3,030 600 24.69
2 RELI 330 400 70 21.21
3 IBST 7,200 8,600 1,400 19.44
4 TRIL 83 99 16 19.28
5 PDES 1,125 1,320 195 17.33
6 AKPI 750 850 100 13.33
7 YPAS 795 900 105 13.21
8 CENT 110 124 14 12.73
9 KICI 198 218 20 10.10
10 GEMA 1,245 1,350 105 8.43
No Code Prev Close Change %
1 TIFA 266 212 -54 -20.30
2 PBSA 1,280 1,080 -200 -15.62
3 TRUS 250 218 -32 -12.80
4 INAI 490 434 -56 -11.43
5 BINA 775 705 -70 -9.03
6 FINN 145 132 -13 -8.97
7 ABBA 74 68 -6 -8.11
8 ALMI 324 298 -26 -8.02
9 DPNS 458 424 -34 -7.42
10 GOLD 472 440 -32 -6.78
No Code Prev Close Change %
1 TIFA 266 212 -54 -20.30
2 SRIL 356 356 0 0.00
3 MNCN 1,405 1,445 40 2.85
4 BHIT 106 110 4 3.77
5 HELI 300 280 -20 -6.67
6 PGAS 2,190 2,320 130 5.94
7 BMTR 565 580 15 2.65
8 IKAI 610 615 5 0.82
9 CENT 110 124 14 12.73
10 TRIL 83 99 16 19.28